Pekerja mengenakan masker saat beraktivitas di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (14/8/2023). Pemerintah menilai kondisi polusi udara di Jakarta sudah berada diangka 156 dengan keterangan tidak sehat. Hal tersebut diakibatkan emisi transportasi, aktivitas | Republika/Thoudy Badai

Medika

Begini Rekomendasi untuk Masyarakat Menghadapi Bahaya Polusi Udara

Gunakan masker atau respirator untuk mengurangi masuknya partikel ke dalam saluran napas dan paru,

Masalah polusi udara adalah masalah bersama yang saat ini harus diatasi bersama oleh masyarakat maupun pemerintah. Melihat besarnya masalah kesehatan yang dapat timbul akibat polusi udara khususnya di kota Jakarta, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) memberikan beberapa saran upaya pencegahan dan penanganan yang dapat dilakukan baik masyarakat maupun pemerintah.

Pada Masyarakat

1. Dr dr Feni Fitriani Taufik, SpP(K) mengungkapkan PDPI menyarankan masyarakat ikut berperan aktif mengurangi sumber polusi udara, seperti beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal, tidak membakar sampah sembarangan, hemat listrik, dan lainnya.

2. Meminimalkan terkena pajanan polusi udara seperti:

photo
Suasana gedung-gedung bertingkat yang tertutup oleh kabut polusi di Jakarta, Selasa (25/7/2023). Berdasarkan data IQAir pukul 16.29 WIB, Jakarta tercatat menjadi kota dengan kualitas udara dan polusi terburuk di dunia dengan nilai indeks 168 atau masuk kategori tidak sehat. Pemprov DKI Jakarta menempuh kebijakan dengan memperbanyak penanaman pohon sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota. - (Republika/Prayogi)

• Memantau kualitas udara secara realtime untuk bisa mengambil keputusan beraktivitas di luar rumah. Informasi terkait hal ini, dapat diakses di internet dan melalui aplikasi kualitas udara di Play Store dengan mengetik kata kunci “kualitas udara”. Contoh: http://ispu.menlhk.go.id

• Mengurangi aktivitas di luar ruangan pada saat kualitas udara tidak sehat (Air Quality Index > 150)

• Hindari aktivitas fisik berat termasuk olah raga apabila berada di luar ruangan pada saat kualitas udara tidak sehat (Air Quality Index > 150).

photo
Warga melintas memakai masker untuk melindungi diri dari debu, di dekat jembatan penyeberangan sepeda (JPS) sekaligus jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (8/8/2023). Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga menggunakan masker untuk mengantisipasi polusi udara di Ibu Kota akibat polusi udara Jakarta dinilai sangat buruk.  - (Antara/Reno Esnir)

Apabila beraktivitas di luar ruangan, hindari kawasan atau area dengan kualitas udara yang tidak sehat dan berbahaya (Air Quality Index > 150).

• Menggunakan masker atau respirator untuk mengurangi masuknya partikel ke dalam saluran napas dan paru, terutama bila beraktivitas di luar ruangan. Disarankan masker atau respirator dengan kemampuan filtrasi partikel yang maksimal (kemampuan filtrasi ≥ 95 persen), misal masker N95, KN95, dan lain. Bila tidak tersedia dapat menggunakan masker bedah.

Perhatikan cara penggunaan masker atau respirator yang benar dan tepat. Penggunaan masker atau respirator yang tidak benar mengurangi efektivitas proteksi memfiltrasi atau menyaring partikel.

photo
Kendaraan terjebak kemacetan di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (14/8/2023). Pemerintah menilai kondisi polusi udara di Jakarta sudah berada di angka 156 dengan keterangan tidak sehat. Hal tersebut diakibatkan emisi transportasi, aktivitas industri di Jabodetabek serta kondisi kemarau panjang sejak tiga bulan terakhir. Presiden Joko Widodo merespons kondisi tersebut dengan menginstruksikan kepada sejumlah menteri dan gubernur untuk segera menangani kondisi polusi udara dengan memberlakukan kebijakan WFH untuk mengatasi emisi transportasi, mengurangi kendaraan berbasi fosil dan beralih menggunakan transportasi massal, memperbanyak ruang terbuka hijau, serta melakukan rekayasa cuaca. - (Republika/Thoudy Badai)

• Apabila berkendaraan mobil, tutup semua jendela mobil dan nyalakan AC dengan mode recirculate.

• Apabila berada di dalam ruangan, jaga kualitas udara dalam ruangan tetap baik dengan tidak menambah polusi di dalam ruangan, misalnya, tidak merokok, tidak menyalakan lilin atau perapian ataupun sumber api lainnya dalam ruangan.

Penggunaan tanaman dalam ruangan yang mempunyai kemampuan memurnikan udara, misal sanseviera alias lidah mertua, Peace lili, atau lidah buaya. Penggunaan peralatan air purifier disarankan untuk menjaga kualitas udara dalam ruangan tetap baik.

• Lakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti makan bergizi, istirahat cukup, cuci tangan, tidak merokok, dan lainnya. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan pada beberapa penelitian dilaporkan dapat mengurangi dampak polusi udara.

3. Mengenali gejala-gejala atau keluhan yang timbul sebagai dampak kesehatan akibat polusi udara. Pada orang dengan penyakit sebelumnya, seperti penyakit jantung, asma, PPOK dan penyakit paru lainnya, mengenali tanda-tanda terjadinya perburukan atau serangan. Hal ini sebagai upaya deteksi dini sehingga pengobatan awal dapat segera dilakukan. Segera ke dokter atau pelayanan kesehatan terdekat apabila terjadi masalah kesehatan yang mengganggu atau terjadi perburukan atau serangan pada orang yang mempunyai penyakit jantung atau paru sebelumnya.

"Demikian pernyataan sikap PDPI terkait polusi udara di Indonesia, semoga menjadi perhatian dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemangku kebijakan di Indonesia umumnya dan DKI Jakarta khususnya," ujarnya dalam konferensi pers Polusi Udara dan Kesehatan Paru, Jumat (18/8/2023).

  

 
Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan pada beberapa penelitian dilaporkan dapat mengurangi dampak polusi udara. 
   
 
 

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Saudi Imbau Jamaah Haji Mengenakan Masker

Sebelum ada imbauan dari Arab Saudi, sosialisasi penggunaan masker sudah disampaikan kepada jamaah haji Indonesia

SELENGKAPNYA

Polusi Kini Ganas, Jangan Dulu Tinggalkan Masker

Polusi udara merupakan salah satu faktor risiko yang menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis.

SELENGKAPNYA