Wukuf artinya berhenti, Ini mengisyaratkan segala yang semula bergerak suatu saat akan berhenti. Semua yang hidup akan mati. | REPUBLIKA

Kabar Tanah Suci

Arafah Simbol Padang Mahsyar

Wukuf artinya berhenti, diam tak bergerak

Oleh FUJI EKA dan AGUNG SASONGKO dari ARAB SAUDI

MAKKAH -- Ratusan ribu jamaah haji Indonesia sudah berada di Arafah pada Selasa (27/6/2023) atau 9 Dzulhijjah 1444H/2023. Mereka melaksanakan wukuf selepas melakukan shalat jamak qashar (Zhuhur dengan Ashar) berjamaah saat tergelincirnya matahari hingga matahari terbenam.

Mereka berkumpul di Arafah yang merupakan kawasan datar dengan dikelilingi pegunungan berbentuk busur raksasa. Sementara, tali busurnya adalah Lembah Uranah.

Arafah terletak di bagian tenggara Makkah al-Mukarramah. Jaraknya sekitar 17 kilometer dari Masjidil Haram. Dikutip dari buku Keutamaan Negeri Al-Haram oleh Prof DR Mahmud Al-Dausary, Arafah terletak di lokasi halal (tidak termasuk wilayah haram--Red), ia hanya dipisahkan oleh Lembah Uranah dengan kawasan haram. Luasnya mencapai 17,95 kilometer persegi.

photo
Umat Islam mengunjungi Jabal Rahmah, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (26/10/2022). Jabal Rahmah adalah bukit yang mempertemukan Adam dan Hawa di Arafah yang letaknya dekat dengan Masjid Namirah yaitu berada di antara Mekkah dan Thaif, Arab Saudi. - (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Arafah termasuk tempat ibadah yang diagungkan di sekitar Negeri al-Haram, tempat Allah memerintahkan untuk mendatanginya saat menunaikan ibadah haji, bahkan wukuf di dalamnya merupakan salah satu rukun haji. Sehingga siapa yang terluputkan dari wukuf di Arafah maka ia telah terluput dari ibadah haji.

Hal ini berdasarkan apa yang diriwayatkan dari Abdurrahman bin Yamar al-Daily radhiyallahu anhu, ia berkata: “Aku telah menyaksikan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdiri di Arafah, lalu beliau didatangi oleh sejumlah orang dari penduduk Nejd, mereka bertanya, 'Wahai Rasulullah! Bagaimana haji itu?' Beliau pun menjawab, 'Haji itu Arafah'.‟ (HR Ibnu Majah (2/1003), no 3015. Dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Shahih Sunan Ibn Majah (3/44), no 2459)

Di Arafah, jamaah haji melakukan wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah. Mereka mengerjakan shalat Zhuhur dan Ashar secara jamak-qashar. Jamaah  berdoa kepada Allah hingga matahari terbenam, lalu mereka pun bertolak menuju Muzdalifah kemudian ke Mina.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah, Zulkarnain Nasution, menyampaikan wukuf artinya berhenti, diam tanpa bergerak. Wukuf mengisyaratkan bahwa segala yang ada di dunia yang semula bergerak, suatu saat akan berhenti.

"Jantung manusia suatu saat akan berhenti berdetak, matanya akan berhenti berkedip, kaki dan tangannya akan berhenti melangkah, terjadilah kematian dan manusia pada saatnya nanti akan dikumpulkan di Padang Mahsyar," kata dia saat diwawancarai Republika.id, Senin (26/6/2023).

 
Jantung manusia suatu saat akan berhenti berdetak, matanya akan berhenti berkedip, kaki dan tangannya akan berhenti melangkah, terjadilah kematian dan manusia pada saatnya nanti akan dikumpulkan di Padang Mahsyar
ZULKARNAIN NASUTION Kasi Bimbad Daker Makkah
 

Zulkarnain mengingatkan, padang Arafah menjadi simbol dari Padang Mahsyar. Di tempat ini, manusia diam, cemas, dan penuh harap saat menunggu keputusan Allah SWT, surga atau neraka. Padang Arafah merupakan tempat semua manusia berkumpul dalam status yang sama sebagai hamba Allah SWT.

Di padang Arafah tidak ada lagi kesombongan, tidak ada lagi status sosial. Semua berpakaian putih-putih. Setiap orang berupaya menunjukkan kesucian jiwa dan kejernihan pikiran untuk menggapai ridha Ilahi.

photo
Seorang pekerja keluar dari tenda yang akan digunakan jamaah saat wukuf di Arafah, Arab Saudi, Rabu (21/6/2023). - (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

"Arafah adalah lambang dari maqam ma’rifah billah. Di Arafah, seluruh jamaah haji dari berbagai penjuru dunia berkumpul dengan bahasa, suku, bangsa, adat istiadat, dan warna kulit yang berbeda-beda, tapi mereka punya satu tujuan yang dilandasi persamaan, tanpa perbedaan. Di situlah tampak nyata persamaan yang hakiki," kata Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja Makkah ini.

Zulkarnain menambahkan, wukuf bermakna pengenalan. Inilah saat seorang Muslim diharapkan bisa lebih mengenali dirinya dan Allah SWT sebagai Tuhannya. Di Arafah, umat Islam diminta untuk berdiam, merenung, berintrospeksi, dan bertobat kepada-Nya.

Haji baru dapat dicapai hakikatnya jika seseorang dapat mengetahui hakikat dirinya di hadapan Tuhannya. "Wukuf di Arafah mengantarkan seseorang mencapai makrifat, pengetahuan tentang status dirinya sebagai hamba Allah SWT," ujar Kiai Zulkarnain.

Menurut dia, ritual wukuf juga mengisyaratkan pentingnya berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan duniawi. Manusia butuh waktu-waktu khusus untuk berhenti dari kerutinan dan aktivitas, berhenti sejenak agar dapat berpikir, menimbang, dan merencanakan agenda kehidupan jangka panjang.

Zulkarnain pun berpesan kepada jamaah haji Indonesia yang akan melaksanakan wukuf di padang Arafah. Selama di Arafah, jamaah haji dianjurkan untuk terus berzikir mengingat Allah SWT dengan membaca talbiyah, kalimat tauhid, atau membaca Alquran.

"Selain berzikir, jamaah haji dianjurkan untuk menyelingi zikir dengan berdoa kepada Allah SWT. Sebab, Arafah adalah tempat mustajab atau terkabulnya doa," kata dia.

photo
Rencana Perjalanan Haji - (Republika)

Dia mengingatkan jika berdoa tidak harus berbahasa Arab. Jamaah haji boleh berdoa dengan membaca terjemahan dari buku doa dan zikir manasik haji atau dengan bahasa sendiri yang dimengerti.

Jamaah haji harus meyakini bahwa doanya selama di Arafah dikabulkan Allah. Jangan sekali-kali menyangka bahwa usaha itu akan gagal. Bagi seseorang yang hadir di Arafah tidak boleh menduga bahwa Allah SWT tidak mengampuni dosanya.

"Jamaah haji selama wukuf dianjurkan tidak menyia-nyiakan waktu yang ada. Jamaah haji dianjurkan untuk kontemplasi atau tafakur merenungi kebesaran Allah, dan merasa dirinya kecil dan tidak berdaya di hadapan Allah, kemudian berserah diri kepada Allah dan mengharap datangnya kekuatan dari Allah, agar bisa terus beribadah dan meningkatkan amal saleh," ujar dia.


Lontar jumrah

Melempar jumrah merupakan salah satu wajib haji. Jumrah Aqabah, merupakan jumrah terbesar. Jumrah yang sedang disebut Wustha, dan terkecil Jumrah Ula. Jumrah Aqabah terletak paling dekat dengan Makkah atau paling jauh dari Mina.

Ritual ini mengingatkan akan permusuhan antara Nabi Ibrahim melawan setan yang menggoda iman beliau ketika akan melaksanakan perintah Allah, mengorbankan putranya Ismail.

Pada 10 Dzulhijjah, jamaah hanya melempar Jumrah Aqabah maka jumrah inilah yang paling dikerumuni orang. Untuk itu, jamaah diminta berhati-hati. Pada 11 sampai 13 Dzulhijjah (atau hanya sampai 12 jika kita memilih nafar awal) ketiga jumrah kita lempar semua. Dimulai dari yang terkecil, sedang, dan terakhir jumrah yang terbesar. Setiap jumrah dilempar dengan tujuh buah batu sebesar biji kedelai, satu per satu. Bukannya tujuh buah batu sekaligus.

Kasi Bimbad Daker Madinah Yendra Al Hamidy mengingatkan jamaah dalam pelaksanaan jumroh agar mengikuti apa yang telah ditetapkan Kementerian Agama melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji. Aturan itu dibuat dengan harapan memberikan kemudahan dalam pelaksanaan jumrah. "Jamaah tinggal mengikuti arah saja," kata dia, Sabtu (24/6/2023).

 
Kadang jamaah ketika terlalu bersemangat, lemparan jumrahnya melintir tidak menemukan target sehingga mengenai orang lain
YENDRA AL HAMIDY Kasi Bimbad Daker Madinah
 

Jamaah, menurut dia, jangan memaksakan diri apabila memang tidak dalam kondisi sehat. Karena, apabila jamaah berhalangan, bisa diwakilkan oleh petugas. Selanjutnya, jamaah juga diminta tak berlebihan dalam melempar jumrah. "Kadang jamaah ketika terlalu bersemangat, lemparan jumrahnya melintir tidak menemukan target sehingga mengenai orang lain," kata dia.

Yang tak kalah penting, disebutkan dia, jamaah harus memetik pelajaran dari pelaksanaan jumrah. Bahwa jumrah tidak hanya secara simbolis melawan setan, sebagai musuh nyata manusia, tetapi juga diingatkan bahaya setan dalam diri sendiri.

"Di samping pada hakikatnya melontar jumrah itu secara simbolis menghadapi setan, tetapi juga melawan hawa nafsu dalam diri, menjauhkan setan dalam diri kita sendiri," kata dia.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Muhammadiyah Siapkan Penyelenggaraan Shalat Idul Adha

Umat Islam diimbau berduyun-duyun mendatangi lokasi shalat Id

SELENGKAPNYA

BNPT: Panji Gumilang Pandai Bersiasat

Dengan sepak terjang Panji Gumilang menjadikan Al-Zaytun seolah-olah menjadi produk intelijen.

SELENGKAPNYA

Sebanyak 358 Calon Jamaah Haji Batal Berangkat ke Tanah Suci

Serapan kuota haji 98,6 persen.

SELENGKAPNYA