Presiden Joko Widodo. | ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Ekonomi

Pemerintah Siapkan Larangan Ekspor Bauksit

Hilirisasi bauksit perlu dilakukan untuk memberikan nilai tambah yang tinggi.

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menyampaikan, pemerintah akan melarang ekspor bahan mentah bauksit. Jokowi menegaskan, pemerintah akan terus melanjutkan hilirisasi industri di Tanah Air. Kegiatan hilirisasi akan berkaitan erat dengan investasi di dalam negeri yang diperlukan dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita telah berbicara mengenai bauksit dan segera kita putuskan kapan akan kita larang ekspor bahan mentah dari bauksit. Segera akan kita umumkan,” ujar Jokowi dalam sambutannya di sidang kabinet paripurna tentang kondisi perekonomian 2023, evaluasi penanganan Covid-19, serta ketahanan pangan dan energi, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Jokowi menekankan, peningkatan investasi tidak bisa ditawar karena sangat berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menegaskan, komitmen hilirisasi industri akan terus dilakukan. Menurut dia, pentingnya investasi hilirisasi industri ini untuk memperluas dan membuka lapangan kerja yang sangat diperlukan masyarakat saat ini.

Sebelumnya, Jokowi juga sudah beberapa kali menyampaikan akan tetap melanjutkan hilirisasi bahan mentah meskipun kalah dalam sengketa larangan ekspor bahan mentah nikel di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Jokowi menekankan tidak akan berhenti melarang ekspor mineral mentah setelah nikel. “Tidak hanya berhenti di nikel tapi terus yang lain,” kata Jokowi.

Pemerintah menyampaikan, larangan ekspor bahan mentah nikel selama ini telah meningkatkan nilai tambah bagi Indonesia. Tujuh tahun yang lalu, nilai ekspor nikel hanya mencapai 1,1 miliar dolar AS dalam setahun atau sekitar Rp 20 triliun.

Akan tetapi, setelah hilirisasi industri dengan membangun industri smelter di dalam negeri, nilai ekspor nikel pada 2021 mengalami peningkatan menjadi 20,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp 300 triliun. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Zulkifli Hasan (@zul.hasan)

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, pemerintah berencana menjalankan hilirisasi bauksit pada tahun depan. Ia mengatakan, hilirisasi bauksit perlu dilakukan untuk memberikan nilai tambah yang tinggi.

“Bauksit itu harus ada hilirisasi. Kalau tidak, nanti lingkungannya akan sangat terganggu, tidak memberikan nilai tambah yang tinggi. Oleh karena itu, akan dijadikan hilirisasi seperti nikel. Mungkin akan dijalankan tahun depan,” ujar Zulkifli.

SIPRI: Penjualan Senjata Global Naik 2021

Pada 2021 CSSC Cina menjadi pembuat kapal militer terbesar di dunia.

SELENGKAPNYA

Bandara Lombok dan Bali tak Terpengaruh Semeru

Personel terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya kemungkinan lain erupsi.

SELENGKAPNYA

Injourney Kebut Infrastruktur F1H2O

Injourney akan mengupayakan tidak ada lonjakan harga akomodasi agar efek terhadap sektor pariwisata tetap berlanjut.

SELENGKAPNYA