Pemain Prancis Olivier Giroud (kanan). | AP/Francisco Seco

Piala Dunia

Giroud, Sang Raja Gol Prancis

Giroud sempat disindir Benzema bahwa kualitas mereka jauh berbeda bak mobil F1 dan gokart.

OLEH ANGGORO PRAMUDYA

Tidak banyak yang memperkirakan Piala Dunia Qatar 2022 akan menjadi panggung pertunjukan Olivier Giroud sebelum turnamen akbar ini dimulai. Semua penggemar dan pengamat sepak bola lebih mengarahkan sorotan kepada Kylian Mbappe dan Karim Benzema.

Nama terakhir tampil mengilap bersama klubnya, Real Madrid, dan meraih Ballon d'Or. Aksi Benzema di turnamen besar juga dinanti setelah ia absen di Rusia 2018 akibat tak dipanggil pelatih Didier Deschamps. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Olivier Giroud (@oliviergiroud)

Giroud hanyalah ban serep. Namun, ia tak memedulikannya. Penyerang AC Milan ini meyakini waktunya bermain di Qatar tetap terbuka. "Ada banyak pertandingan dan pelatih pasti membutuhkan semua pemain. Yang penting saya siap jika dibutuhkan," kata Giroud sebelum Piala Dunia 2022 bergulir, dikutip dari laman FIFA.

Jalan terbuka bagi Giroud. Benzema ternyata tak bisa beraksi di Qatar. Ia menderita cedera otot saat latihan. Alhasil, Deschamps beralih ke sosok kelahiran Chambery, Prancis, sebagai penyerang utama. Sang pelatih berkeras tak memanggil pemain pengganti.

Sejauh ini, ia membayar tuntas kepercayaan Deschamp dan keraguan publik Prancis sepeninggal Benzema. Lakon Giroud bersama Prancis mendulang atensi besar. Selain dari rekan setim, pujian untuk sang penyerang juga turut disampaikan para legenda sepak bola Prancis dan dunia.

Hingga memasuki babak 16 besar Piala Dunia, Giroud tercatat sudah membuat tiga penampilan dengan total kontribusi tiga gol untuk Les Bleus. Penyerang berusia 36 tahun itu menahbiskan diri sebagai pencetak gol terbanyak bagi negaranya, menumbangkan rekor Thierry Henry. 

 
 
Ambisi saya sekarang adalah membantu Prancis melangkah sejauh mungkin.
 
 

Giroud memecahkan rekor baru ketika membantu tim Ayam Jantan menaklukkan Polandia, 3-1 pada babak 16 besar di Stadion Al Thumama, Ahad (4/12) malam WIB. Ia mengumpulkan 52 gol dari 117 penampilan, melewati torehan Henry yang sebelumnya mengemas 51 gol dari 123 penampilan dalam rentang 13 tahun sejak 1997 hingga 2010. Antoine Griezmann berada di posisi ketiga dengan mengumpulkan total 42 gol.

"Saya bahagia karena berhasil mewujudkan mimpi masa kecil untuk mengalahkan rekor Henry dan kini sudah terwujud. Ambisi saya sekarang adalah membantu Prancis melangkah sejauh mungkin," kata Giroud, dilansir Mirror.

Sepanjang karier sepak bolanya, Giroud memang akrab dengan kritikan. Ia bahkan sempat disindir oleh Benzema bahwa kualitas mereka jauh berbeda bak mobil formula satu (F1) dan gokart.

Akan tetapi, sukses Benzema di timnas tak semujur dan semengilap Giroud. Benzema berada jauh di belakang jika menimbang prestasi internasional ketika dibandingkan dengan Giroud. Ketika sang eks penyerang Arsenal dan Chelsea itu empat tahun lalu mengangkat trofi Piala Dunia di Rusia, Benzema hanya bisa menyaksikan dari layar TV.

 
 
Giroud adalah pemain hebat. Dia memberikan kami aspek kekuatan fisik di depan. Dia selalu berjuang untuk memberikan yang terbaik di atas lapangan.
 
 

Pelatih Didier Deschamps turut bangga dengan pencapaian Giroud. Menurut dia, ia memiliki mentalitas yang kuat untuk bangkit dari tekanan dan melewati masa-masa sulit.

"Giroud adalah pemain hebat. Dia memberikan kami aspek kekuatan fisik di depan. Dia selalu berjuang untuk memberikan yang terbaik di atas lapangan," kata Deschamps.

Moncer-nya Giroud bersama Prancis tak luput dari perjalanan hebatnya dengan Milan. Didatangkan pada usia senja, insting mencetak gol Giroud masih terbilang buas. Buktinya, ia membawa Milan menjuarai gelar Liga Italia ke-19 setelah menjalani puasa panjang.

Cerita Giroud di Milan pun terbilang mirip. Ia diproyeksikan menjadi pelapis Zlatan Ibrahimovic. Dalam perjalanannya, Ibra lebih banyak menepi akibat cedera. Alhasil, pelatih Stefano Pioli memberikan kepercayaan lebih kepada Giroud untuk menjadi pilihan utama. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Equipe de France de Football (@equipedefrance)

Musim lalu, ia mencetak 11 gol dan 4 assist dari 29 laga. Musim ini, ia makin tajam. Giroud sudah mencetak lima gol dan tiga assist dari 13 laga di Seri A. Sementara itu, di Liga Champions, ia mencetak empat gol dan dua assist dari enam laga.

Les Bleus sudah melewati babak 16 besar. Salah satu unggulan juara Inggris sudah menanti di perempat besar. Prancis akan semakin membutuhkan Giroud dalam performa terbaiknya. Pengalamannya sembilan tahun berlaga di Liga Primer Inggris diharapkan bakal membantu Prancis untuk mempertahankan gelar juaranya.

Empat Macam Fitnah

Sekelompok pemuda yang berjuang menjaga imannya dan mengajak orang lain agar beriman kepada Allah SWT.

SELENGKAPNYA