Pemain Amerika Serikat Christian Pulisic mencetak gol ke gawang Iran pada saat gelaran Piala Dunia 2022 Qatar. | AP Photo/Luca Bruno

Piala Dunia

Christian Pulisic, Jadi Pahlawan AS, Tapi Terancam Tersisih

Kemenangan 1-0 atas Iran kemudian jadi penentu nasib AS di babak 16 besar.

OLEH EKO SUPRIYADI

Christian Pulisic dipuji rekan-rekan setimnya setelah menjadi pahlawan kemenangan Amerika Serikat atas Iran berkat gol tunggalnya di babak pertama. Namun, gol tersebut harus mengorbankan dirinya yang kemudian membawanya ke rumah sakit akibat cedera perut.

Penyerang Chelsea itu menerobos masuk ke area penalti dan memasukkan bola melewati garis gawang pada menit 38 dalam pertandingan penentu Grup B. Namun, dia bahkan tidak bisa merayakan gol tersebut karena bertabrakan dengan kiper Iran Alireza Beiranvand.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Christian (@cmpulisic)

Pelatih Gregg Berhalter mengonfirmasi Pulisic cedera dan dikirim ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan setelah merasa pusing. Rekan-rekan setimnya kemudian melakukan panggilan video dengannya dari ruang ganti. Mereka memberikan semangat kepada Pulisic agar cepat pulih dari cedera. 

Berhalter mengatakan kalau Pulisic masih dalam semangat yang bagus. Namun, ia belum bisa memberikan informasi pasti bagaimana kondisi pemain berusia 24 tahun tersebut.

"Itulah yang dia lakukan, kualitas spesial yang dia miliki dan segera setelah gawang kosong, dia pergi dengan intensitas. Dia masuk kotak penalti dan menyulitkan bek dengan perubahan kecepatannya," ucap Berhalter, dikutip dari Reuters, Rabu (30/11).

 

 
 
Jelas kami sangat berterima kasih bahwa dia melemparkan tubuhnya ke sana. Tapi, masalahnya kami memiliki 25 orang lain selain Christian yang akan melakukan hal yang sama.
 
 

 

Tidak jelas berapa lama Pulisic akan menepi dan apakah dia bisa pulih dengan tepat waktu. Karena itu, belum bisa dipastikan apakah Pulisic bisa diturunkan saat melawan juara Grup A, Belanda, di babak 16 besar. 

Gelandang AS Weston McKennie memuji penampilan Pulisic. Ia mengatakan, skuad AS sudah seperti saudara, jadi pemain lainnya juga akan melakukan hal yang sama seperti Pulisic.

"Jelas kami sangat berterima kasih bahwa dia melemparkan tubuhnya ke sana. Tapi, masalahnya kami memiliki 25 orang lain selain Christian yang akan melakukan hal yang sama seperti yang saya yakini," ujar McKennie.

 

 
 
Pemain besar bagi kami, jelas. Berdoa untuknya. Berharap semuanya baik-baik saja. Dia akan bertahan di sana.
 
 

 

Di tengah kekhawatiran absen untuk melawan Belanda, Pulisic muncul di media sosial. Pemain berusia 24 tahun itu mengaku siap untuk menghadapi Belanda akhir pekan ini. "Siap untuk Sabtu (vs Belanda—Red). Jangan khawatir," ujar Pulisic, dikutip dari ESPN.

Kapten AS Tyler Adams mendoakan Pulisic agar cepat pulih. Ia mengatakan, timnya membutuhkan pemain sayap tersebut untuk bisa mencetak gol lagi. Apalagi, lawan mereka selanjutnya adalah Belanda yang sedang tampil impresif di Piala Dunia. Adams mengatakan Pulisic punya timing yang bagus di kotak penalti dan siap melakukan segalanya untuk menang.

"Pemain besar bagi kami, jelas. Berdoa untuknya. Berharap semuanya baik-baik saja. Dia akan bertahan di sana. Saya tahu dia akan melakukan apa saja untuk bermain di pertandingan berikutnya," ujar Adams.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by U.S. Soccer MNT (@usmnt)

Jelas, AS butuh pemain sekelas Pulisic untuk bisa menghadapi Belanda. Performa AS di Grup B memang kurang meyakinkan. Mereka hanya bisa bermain imbang di dua laga perdana melawan Wales dan Inggris. 

Kemenangan 1-0 atas Iran kemudian jadi penentu nasib mereka di babak 16 besar. Berbeda dengan AS, Belanda lebih agresif dalam Piala Dunia di Qatar ini dengan mencetak lima gol. Sementara itu, AS hanya mengoleksi dua gol dari tiga pertandingan.

Mengawal Konektivitas Sampai ke Pelosok Indonesia

Dalam 30 tahun terakhir, kapasitas jaringan nirkabel telah berkembang 10 ribu kali lipat.

SELENGKAPNYA

Menjaga Festival Musik Tetap Spesial

Para musisi yang dulu tak bisa tampil di depan penonton, kini lebih leluasa manggung.

SELENGKAPNYA

Penyelenggara Jelaskan Lagi Larangan Ban Kapten ‘One Love’

Al-Thawadi melihat ban kapten tersebut sebagai protes terhadap kepercayaan negara Teluk.

SELENGKAPNYA