Ustaz Dr. Faisol Nasar Bin Madi, M.A. (batik coklat) terpilih kembali sebagai Ketua Umum Al Irsyad Al Islamiyyah. Kemudian Ustaz Ir. Syarif Baasir (jaket biru) terpilih menjadi Ketua Dewan Syuro Al Irsyad Al Islamiyyah menggantikan Ustaz KH. Abdullah Djai | Dok Al Irsyad Al Islamiyah

Khazanah

Ustaz Faisol Nasar Kembali Nahkodai Al Irsyad

Al Irsyad akan menggenjot bidang pendidikan dan memperbanyak amal usaha.

PURWOKERTO – Muktamar ke-41 Al Irsyad Al Islamiyyah secara resmi ditutup pada Jumat (25/11) setelah berlangsung selama tiga hari sejak Rabu (23/11) di Purwokerto, Jawa Tengah. Dalam muktamar itu, Ustaz Dr Faisol Nasar bin Madi MA ditetapkan sebagai ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Al Irsyad Islamiyyah periode 2022-2027.

Ini merupakan kedua kalinya Ustaz Faisol dipercaya memimpin organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemanusiaan itu. Sebelumnya, Ustaz Faisol mengemban jabatan yang sama untuk periode 2017-2022.

 
Pemilihan ketua umum dilakukan secara voting atau pemungutan suara
MUHAMMAD HALIM BAKHABAZY Ketua OC Muktamar ke-41 Al Irsyad Al Islamiyah
 

Ketua Organizing Committee Muktamar ke-41 Al Irsyad Al Islamiyyah, Muhammad Halim Bakhabazy, mengatakan, pemilihan ketua umum tersebut dilaksanakan dalam musyawarah paripurna yang berlangsung pada Kamis (24/11) malam hingga Jumat (25/11) dini hari. "Pemilihan ketua umum dilakukan secara voting atau pemungutan suara," ujar anggota Majelis Pendidikan dan Pengajaran PP Al Irsyad Al Islamiyyah itu.

Menurut dia, dalam pemilihan ketua umum terdapat sembilan kandidat, yakni Prof Dr Misri AG, Dr Faisol Nasar bin Madi, Fauzi Askar, Asnawi, Lutfi Baktir, Irvan Sungkar, Muhammad Halim Bakhabazy, Syarif Baasir, dan Ali Umar Basamalah. Setelah dilakukan pemungutan suara, Faisol Nasar bin Madi memperoleh 124 suara dari total 150 suara yang masuk.

"Dengan demikian, Pak Faisol Nasar kembali memimpin Al Irsyad Al Islamiyyah untuk periode 2022-2027," kata Halim.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Al Irsyad Purwokerto (@lppalirsyadpwt)

Selain memilih ketua umum, kemudian digelar pemilihan ketua Dewan Syura Al Irsyad Al Islamiyyah yang juga melalui pemungutan suara. Dari 12 kandidat ketua Dewan Syura, kata dia, Ir Syarif Baasir memperoleh 90 suara dari total 150 suara, tiga di antaranya absen dan satu suara tidak sah.

"Dengan demikian, Pak Syarif Baasir terpilih sebagai ketua Dewan Syura PP Al Irsyad Al Islamiyyah periode 2022-2027 menggantikan KH Abdullah Djaidi," katanya. Dalam musyawarah paripurna tersebut juga ditetapkan lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-42 Al Irsyad Al Islamiyyah pada tahun 2027 yakni di Karawang, Jawa Barat.

Setelah ditetapkan sebagai ketua umum PP Al Irsyad Al Islamiyyah periode 2022-2027, Ustaz Faisol mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk kedua kalinya itu. Ia pun meminta kepada pengurus cabang dan warga Al Irsyad untuk bersatu-padu membangun organisasi melalui karya nyata demi umat Islam dan negara Indonesia.

Untuk masa kepemimpinannya yang kedua ini, Ustaz Faisol telah menyiapkan berbagai program, khususnya untuk mendorong bidang pendidikan. "Pendidikan akan digenjot lebih cepat lagi," ujar dia.

Adapun salah satu upaya yang akan didorong dalam bidang pendidikan yakni dengan mendirikan sebuah perguruan tinggi yang rencananya dibangun di Purwokerto. Perguruan tinggi itu adalah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Irsyad. "Sementara ini, baru di Cilacap yang sudah ada perguruan tinggi Al Irsyad," katanya.

Universitas Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap didirikan pada tahun 2021. Universitas itu merupakan pengembangan dari Akademi Keperawatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap yang berdiri pada tahun 1995.

Menurut Ustaz Faisol, melalui pendidikan, Al Irsyad akan berupaya mendidik kader-kader bangsa terbaik demi mempersiapkan Indonesia maju dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia serta bercirikan nilai-nilai keislaman substantif.

Selain menggenjot program pendidikan, lanjut dia, Al Irsyad juga akan meningkatkan kegiatan sosial kemanusiaan. Sebelumnya, Al Irsyad telah banyak melakukan kegiatan sosial, seperti saat terjadi bencana di Lombok, Palu, Sulawesi Barat, Kalimatan Selatan, Banten, Lampung, dan saat ini ke Cianjur.

"Ke depan, kita akan memperbanyak amal usaha dan tidak memperbanyak perdebatan. Jika posisi kita saat ini belum banyak dilihat oleh pihak luar, di mana saat menyebut ormas sering kali hanya Muhammadiyah dan NU, maka langkah kita adalah memperbesar amal usaha," ujar Ustaz Faisol.

Ketua Dewan Syura terpilih, Ir Syarif Baasyir, berharap pengurus dan pemimpin yang terpilih dalam muktamar dapat menghasilkan aksi-aksi yang baik untuk umat. "Ke depan, insya Allah, Al Irsyad akan meningkatkan kualitas di segala bidang. Kita harus meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan, dakwah, sosial ekonomi, dan kaderisasi," ujar dia. 

Siti Walidah Dahlan, Perempuan Pejuang dari Aisyiyah

Menantang zaman mengangkat derajat perempuan.

SELENGKAPNYA

Wapres Apresiasi Kontribusi Al Irsyad

Muktamar ke-41 diharapkan menjadi penanda kebangkitan Al Irsyad.

SELENGKAPNYA

Pendapatan Suami tidak Cukup, Apakah Istri Harus Bekerja?

Peran istri yang bekerja tetap dikategorikan sebagai ihsan seorang istri dan bukan menjadi kewajiban.

SELENGKAPNYA