Petugas melintas di area kedatangan di Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. | ANTARA FOTO

Ekonomi

Penerbangan Umrah di Bandara Kertajati Belum Reguler

Penerbangan langsung Bandara Kertajati-Jeddah diharapkan dapat menjadi solusi perjalanan yang optimal.

JAKARTA -- Bandara Kertajati, Jawa Barat, sudah mulai melayani penerbangan umrah sejak 20 November 2022. Meskipun begitu, jadwal penerbangan umrah yang dioperasikan dari bandara tersebut belum memiliki jadwal rutin. 

"Untuk jadwal penerbangan (umrah) saat ini di Bandara Kertajati belum reguler," kata VP of Corporate Communications Angkasa Pura II, Cin Asmoro, kepada Republika, Rabu (23/11). 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kertajati Airport (@kertajati_airport)

Cin menjelaskan, pada penerbangan umrah di Bandara Kertajati memang baru dilayani maskapai nasional Garuda Indonesia. Dia menuturkan, maskapai lain yang sudah memiliki rencana untuk membuka penerbangan umrah, yakni Lion Air. 

"Untuk maskapai Lion infonya juga sudah merencanakan untuk penerbangan umrah tersebut," kata Cin. 

Penerbangan umrah di Bandara Kertajati pada 20 November 2022 dilayani oleh Garuda Indonesia. Melalui penerbangan charter, Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan umrah menggunakan pesawat Airbus A330 dengan nomor penerbangan GA 902. Sebelumnya, penerbangan umrah pernah dioperasikan dari Bandara Kertajati, yakni pada 2018 dan 2020. 

Garuda Indonesia menjadi salah satu maskapai nasional yang saat ini melayani penerbangan umrah. Garuda Indonesia juga berharap penerbangan umrah langsung ke Jeddah, Arab Saudi, dari Kertajati dapat berjalan dengan baik. 

 
 
Untuk jadwal penerbangan (umrah) saat ini di Bandara Kertajati belum reguler.
 
 

"Ya, memang sekarang penerbangan umrah dari Kertajati belum rutin," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada Republika, Rabu (23/11). 

Irfan memastikan, pada dasarnya penerbangan umrah dapat menjadi peluang bagi kinerja Garuda Indonesia. Untuk itu, saat ini Garuda Indonesia melakukan perluasan jaringan penerbangan umrah. 

"Kami ingin memaksimalkan penerbangan ini dengan perluasan penerbangan umrah dari sejumlah kota besar. Ke depan, bisa menikmati penerbangan umrah tidak hanya dari Jakarta, tapi dari kota besar lainnya," ungkap Irfan.

 
 
Tentunya layanan penerbangan ke Tanah Suci menjadi salah satu fokus pengembangan jaringan penerbangan internasional yang akan terus kami optimalkan.
 
 

Saat ini, Garuda Indonesia melayani sedikitnya 19 penerbangan per pekan ke Timur Tengah. Penerbangan umrah tersebut terdiri atas 17 penerbangan dari Jakarta dan Kertajati, satu penerbangan dari Surabaya, Jawa Timur, dan satu penerbangan dari Makassar, Sulawesi Selatan.

"Sebagai salah satu negara dengan jumlah umat Muslim terbesar di dunia, tentunya layanan penerbangan ke Tanah Suci menjadi salah satu fokus pengembangan jaringan penerbangan internasional yang akan terus kami optimalkan," ungkap Irfan. 

Direktur Operasi Garuda Indonesia Tumpal Manumpak Hutapea menuturkan, penerbangan langsung Bandara Kertajati-Jeddah diharapkan dapat menjadi solusi perjalanan yang optimal sehingga dapat meningkatkan antusiasme masyarakat Jawa Barat. Khususnya, dalam merencanakan perjalanan ibadah yang nyaman. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Garuda Indonesia (@garuda.indonesia)

Penerbangan langsung Bandara Kertajati-Jeddah yang terkoneksi dengan penerbangan Jakarta-Jeddah pada 20 November mengangkut kurang lebih 224 jamaah, yang berangkat dari Bandara Kertajati pukul 13.45 WIB.

Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Keselamatan dan Konektivitas Maria Kristi memastikan, Kementerian Perhubungan mendorong agar penerbangan umrah dari Bandara Kertajati bisa dilakukan dengan jadwal teratur. "Potensi jamaah umrah asal Jawa Barat dalam satu musim atau delapan bulan dapat mencapai 70 ribu orang," kata Maria. 

GoTo Masih Cetak Kerugian Rp 20 Triliun

Perseroan tetap berfokus pada optimalisasi beban usaha.

SELENGKAPNYA

Muamalat Incar Potensi Haji Khusus

Jumlah pendaftaran haji khusus kini mencapai 1.000 jamaah per tahun.

SELENGKAPNYA

KAI Siapkan 2,1 Juta Tiket untuk Libur Akhir Tahun

Tiket KA tambahan tersebut sudah dapat dipesan mulai 22 November.

SELENGKAPNYA