vp,,rm
A resident wearing a face mask watches a man get his routine COVID-19 throat swab test at a coronavirus testing site in Beijing, Tuesday, Oct. 25, 2022. | AP/Andy Wong

Kabar Utama

Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Pintu Masuk Diperketat

Luhut menyebut puncak gelombang akan terjadi dalam satu hingga dua bulan ke depan.

JAKARTA – Kasus harian Covid-19 dalam sepekan terakhir meningkat cukup signifikan. Pada Jumat (4/11), kasus positif bahkan tercatat 5.303 kasus dan menjadi kasus harian tertinggi sejak 30 Agustus 2022.

Lonjakan kasus akibat penyebaran sub varian XBB ini membuat pemerintah mengambil sejumlah opsi pengetatan. “Kita tetap harus waspada. Kalau memang kenaikan ini signifikan, kita akan menjadikan perhatian khusus. Untuk itu tetap waspada, kita upayakan terutama memperketat di pintu-pintu masuk (Indonesia),” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Muhammad Syahril, di Jakarta, Jumat (4/11).

Dalam empat hari terakhir, kasus positif harian berada di kisaran 5.000 kasus. Kenaikan ini memang terlihat cukup signifikan setelah dalam tiga bulan terakhir tren kasus positif di Tanah Air menunjukkan penurunan. Bahkan, pada rentang April-Mei, kasus positif Covid-19 dalam 25 hari tercatat di bawah 1.000 orang per hari.

Tren kenaikan yang saat ini terjadi sebenarnya telah terlihat sejak pemerintah mengumumkan penemuan terdeteksinya sub varian XBB di Indonesia pada 22 Oktober 2022. Sebelum 22 Oktober, kasus berada di kisaran 1.000-2.000 orang per hari. Tetapi sejak adanya varian XBB, kasus terus meningkat menjadi 3.000-an pada pekan lalu, dan 5.000 lebih kasus pada pekan ini.

Namun, Kemenkes menganggap kenaikan kasus saat ini belum terlalu signifikan. Sebagai antisipasi, pemerintah masih mengandalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). “Untuk pembatasan-pembatasan PPKM tetap diperpanjang sampai dua pekan ke depan,” ujar Syahril. 

Di sisi lain, jumlah harian angka kematian juga menunjukkan tren peningkatan. Sebelum 22 Oktober, angka kematian harian selalu belasan atau bahkan beberapa kali ‘hanya’ satu digit angka. Tetapi setelah pengumuman ditemukannya sub varian XBB, angka kematian harian selalu berada di atas 20 orang, bahkan mencapai 42 orang pada Kamis (3/11).

Syahril menyebut karakteristik sub varian XBB maupun XBB.1 tidak terlalu berat berdampak terhadap pasien jika dibandingkan sub varian Covid-19 sebelumnya. Dia mengatakan, sub varian XBB yang dideteksi di Indonesia per Kamis (3/11) ada 12 orang. Dua orang berasal dari perjalanan luar negeri dan 10 orang transmisi lokal.

“Semuanya tidak ada (gejala) yang berat, isolasi mandiri dan kalau pun dirawat hanya beberapa hari dan sembuh,” kata Syahril.

Tetapi, ada fakta lain yang merisaukan. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi menyebut ada empat dokter wafat akibat infeksi Covid-19 per awal November 2022. “Informasi ini (empat dokter wafat) sekaligus mengingatkan semua pihak, bahwa pandemi belum usai,” kata Adib.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah hingga saat ini masih menerapkan PPKM sebagai upaya pengendalian penularan. Karena itu, Wiku mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk disiplin menggunakan masker di ruang tertutup dan di tempat terbuka jika ada kerumunan.

“Lonjakan kasus akan mereda apabila masyarakat secara kolektif berdisiplin kembali menerapkan protokol kesehatan,” ujar dia.

Akhir tahun

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, puncak gelombang lonjakan kali ini akan terjadi dalam satu hingga dua bulan ke depan. Artinya, libur akhir tahun akan menjadi pertaruhan terkait pengendalian Covid-19 sub varian XBB saat ini.

“Berdasarkan berbagai data yang telah kami amati dan berangkat dari trajectory kasus Covid-19 yang lalu, puncak gelombang berbagai varian baru ini diperkirakan akan terjadi pada satu hingga dua bulan ke depan,” kata Luhut dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya.

Luhut menyebut, khusus untuk wilayah Jawa-Bali, peningkatan kasus konfirmasi harian terlihat di seluruh provinsi di Jawa dan Bali. Sementara angka kematian utamanya di Jawa Tengah dan DIY juga naik cukup signifikan.

“Namun varian baru ini diprediksi akan tetap lebih rendah dibandingkan dengan awal tahun yakni puncak omikron,” ujar dia.

Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Pintu Masuk Diperketat

Luhut menyebut puncak gelombang akan terjadi dalam satu hingga dua bulan ke depan.

SELENGKAPNYA

Negara Muslim Harus Bangun Ketahanan Pangan

Keamanan pangan merupakan masalah yang seharusnya menjadi agenda utama bagi semua negara di dunia.

SELENGKAPNYA

Netanyahu Menang, Palestina Kian Terancam

Saat proses penghitungan suara masih berlangsung, kekerasan antara Israel-Palestina masih terjadi.

SELENGKAPNYA