Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin meningitis kepada warga di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Bandung, Jalan Cikapayang, Kota Bandung, Kamis (29/9/2022). | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

Kabar Utama

Saudi Tetap Wajibkan Vaksin Meningitis

Persyaratan vaksin meningitis dikeluhkan karena stoknya tidak memadai.

JAKARTA -- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyatakan masih mewajibkan vaksinasi meningitis bagi jamaah umrah Indonesia yang akan pergi ke Tanah Suci. Pencabutan persyaratan kesehatan bagi jamaah umrah hanya berlaku bagi vaksinasi Covid-19.

Pernyataan tersebut untuk mengklarifikasi informasi yang disampaikan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Fawzan Muhammed Alrabiah saat menggelar pertemuan dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta pada pekan lalu.

"Mendapatkan vaksinasi meningitis adalah wajib bagi jamaah haji yang datang dari Indonesia," demikian keterangan resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang diterima Antara, di Jakarta, Senin (31/10).

Tawfiq sebelumnya mengatakan Saudi memberikan sejumlah kemudahan bagi jamaah umrah, salah satunya tak lagi mewajibkan persyaratan vaksinasi meningitis dan vaksin Covid-19.  Kementerian Agama juga langsung mengumumkan adanya penghapusan syarat tersebut.

Namun, pernyataan terbaru Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan hanya vaksin Covid-19 yang tidak diperlukan lagi bagi jamaah yang akan pergi ke Tanah Suci. Sementara vaksinasi meningitis masih diwajibkan bagi jamaah umrah asal Indonesia.

photo
Warga menunjukkan sertifikat International Certificate of Vaccination or Prophylaxis (ICV) atau kartu kuning usai disuntik vaksin meningitis di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Bandung, Jalan Cikapayang, Kota Bandung, Kamis (29/9/2022). - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

"Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi telah memastikan bahwa jamaah haji yang berasal dari Republik Indonesia wajib mendapatkan vaksin meningitis sebelum datang ke Arab Saudi," bunyi pernyataan tersebut.

Saat kunjungannya ke Indonesia, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Alrabiah menjelaskan ada sejumlah kemudahan yang diberikan kepada jamaah umrah Indonesia. Pertama, Saudi telah menghapus syarat mahram bagi jamaah perempuan. Kedua, masa berlaku visa umrah diperpanjang hingga 90 hari dari yang sebelumnya 30 hari.

Ketiga, visa umrah bisa digunakan untuk mengunjungi seluruh wilayah Saudi, tidak hanya untuk ke Mekah dan Madinah saja. Selain itu, Arab Saudi tidak menerapkan pembatasan usia bagi jamaah umrah Indonesia.

Pemerintah Arab Saudi juga resmi menghadirkan platform layanan umrah terintegrasi Nusuk yang dinilai memudahkan jamaah umrah melakukan perjalanan ke Mekah, Madinah, dan wilayah lainnya di Saudi.

Nusuk merupakan bagian dari Pilgrim Experience Program yakni sebuah inisiatif dari Visi 2030 yang diluncurkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Platform ini memberi para muslim pilihan untuk merencanakan, memesan, dan menjalani pengalaman umrah.

Nusuk memfasilitasi prosedur kedatangan jemaah untuk melakukan umrah mandiri mulai dan mengakses berbagai layanan mencakup fasilitas visa, perizinan, proses dan prosedur pemesanan bersama dengan paket khusus untuk Mekah, Madinah dan sejumlah situs keagamaan bersejarah lainnya di Arab Saudi.

Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie membenarkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sampai saat ini masih mewajibkan jamaah umrah asal Indonesia menjalani vaksinasi meningitis. "Betul, sementara ini peraturannya masih wajib," kata Anna, kemarin.

Menurut dia, pernyataan Menteri Tawfiq saat berkunjung ke Indonesia memang masih harus ditindaklanjuti secara teknis dengan berbagai pihak terkait.  "Tentunya setelah ada ketentuan resmi tertulis dari pihak Kerajaan Saudi Arabia," kata Anna.

Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah Nasrullah Jasam mengatakan, pihaknya sedang melakukan konfirmasi terkait informasi yang mewajibkan jamaah umrah dari Indonesia wajib vaksin meningitis. Dia memastikan segera menyampaikan hasilnya kepada masyarakat Indonesia.

photo
Petugas kesehatan Puskesmas Kopelma mempersiapkan vaksin meningitis untuk para calon jemaah haji di Darussalam, Banda Aceh, Aceh, Selasa (10/5/2022). - (ANTARA FOTO / Irwansyah Putra)

"Sedang kami konfirmasi kepada Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi," kata Nasrullah kepada Republika, Senin siang.

Sekretaris Jenderal Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Ampuh) Tri Winarto mengaku tak percaya Saudi menarik pernyataan terkait penghapusan syarat vaksinasi meningitis. "Ini inkonsistensi dari Pemerintah Saudi. Ucapan seroang menteri tentu mewakili Pemerintah Saudi, apalagi disampaikan saat kunjungan resmi kenegaraan," kata Tri kepada Republika.

Menurut Tri, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama harus bisa memberikan penjelasan terkait adanya perubahan informasi ini.

"Jika hal ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan, tentu akan membuat kekecewaan yang mendalam bagi calon jamaah umrah Indonesia," katanya.

Tri menilai, pernyataan Menteri Tawfiq tentang penghapusan kebijakan vaksin meningitis bagi jamaah umrah sebarnya sudah tepat. Apalagi, stok vaksin meningitis di Indonesia tidak memadai.  "Kita tahu keberadaan vaksin meningitis di Indonesia untuk keperluan umroh jumlahnya sangat terbatas dan sangat sulit," katanya.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP Amphuri) Firman M Nur mengaku bingung dengan adanya perubahan kebijakan dari Saudi. "Karena tak mungkin selevel menteri menyampaikan kebijakan yang tak benar," kata Firman.

Firman mengeklaim telah bertemu dengan Menteri Tawfiq Al Rabiah untuk membicarakan masalah kemudahan umrah. Salah satu topik yang dibicarakan mengenai kepastian penghapusan vaksin meningitis bagi jamaah umrah. Firman mengatakan, pihaknya juga diminta untuk bersurat kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, agar pernyataan penghapusan vaksin meningitis menjadi berita resmi dari Arab Saudi.

Persyaratan vaksinasi meningitis dikeluhkan karena stoknya tidak memadai. Sejumlah jamaah umrah saat dihubungi //Republika// belum lama ini, mengaku membutuhkan waktu berpekan-pekan untuk mencari fasilitas kesehatan yang menyediakan vaksin meningitis.

Pengembangan Tol Naikkan Wisata ke Pangandaran

Jalan tol dan layanan penerbangan diharapkan memudahkan kunjungan ke Pangandaran

SELENGKAPNYA

Panggung Penuh Emosional Jay B

Jay B berterima kasih selama 10 tahun ini penggemarnya selalu setia mendengarkan karya GOT7

SELENGKAPNYA

Sendunya Malam Bersama Calum Scott

Dia menceritakan makna terdalam dari lirik yang sebagian besar terinspirasi orang-orang terdekatnya

SELENGKAPNYA