Pasukan Respons Bencana Nasional (NDRF) India melakukan upaya evakuasi di lokasi putusnya jembatan berusia 100 tahun di Morbi, Gujarat, India, Senin (31/10/2022). | EPA-EFE/SIDDHARAJ SOLANKI

Internasional

Jembatan Putus di India, Insiden Mematikan 10 Tahun Terakhir

Jembatan di Gujarat, India ini dipadati ratusan orang saat terputus dan terhempas ke sungai.

MORBI -- Militer ikut turun tangan, Senin (31/10), untuk mencari orang yang hilang setelah jembatan gantung putus dan ambruk di Gujarat, India. Sekurangnya 141 orang tewas dan jumlah ini bisa bertambah. Ini menjadi insiden paling mematikan di India dalam 10 tahun terakhir.

Jembatan gantung yang dibangun pada 1877 ini terputus pada sabtu (30/10) dan menyebabkan ratusan orang yang berada di atasnya terhempas ke sungai. Rekaman yang menunjukkan beberapa saat sebelum jembatan ambruk menunjukkan ada sekelompok pria yang sedang berfoto.

Sedangkan sejumlah orang lain mencoba menggoyang-goyangkan jembatan. Jembatan terputus di tengah dan meluncur ke sungai setelah kabel yang menahan jembatan tak kuat menahan beban.

"Orang-orang bergelantungan di jembatan setelah jembatan putus, namun mereka akhirnya jatuh meluncur ke sungai ketika jembatan ambruk," ujar seorang saksi mata, Raju.

photo
Pasukan Respons Bencana Nasional (NDRF) India melakukan upaya evakuasi di lokasi putusnya jembatan berusia 100 tahun di Morbi, Gujarat, India, Senin (31/10/2022).  - (EPA-EFE/SIDDHARAJ SOLANKI)

"Saya tidak bisa tidur semalaman karena saya membantu operasi penyelamatan. Banyak anak-anak yang saya angkut ke rumah sakit," ujarnya menambahkan.

Jembatan yang dibangun era kolonial itu tergantung di atas Sungai Machchhu di pusat Kota Morbi, Gujarat. Pada Sabtu, jembatan itu dipadati para wisatawan yang sedang menikmati suasana liburan. Ketika jembatan ambruk, orang-orang terjatuh ke sungai yang jaraknya 10 meter di bawah mereka.

Sebagian besar korban adalah remaja, perempuan, dan orang lanjut usia. Data yang dilihat Reuters menunjukkan, sekurangnya 35 korban adalah anak-anak di bawah 14 tahun. Sejumlah korban yang ditemukan dalam keadaan kritis ketika dibawa ke rumah sakit.

Tim penyelamat dan pencari bekerja untuk mencari para korban. Jigar Khunt, pejabat di Kementerian Penerangan di  Gujarat, mengatakan militer yang terdiri dari angkatan laut, udara, dan darat, semua dikerahkan untuk membantu pencarian korban.  

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (republikaonline)

Pada Senin pagi, sekitar 177 orang berhasil diselamatkan. Namun, air sungai yang berlumpur menyulitkan proses penyelamatan. Ada kemungkinan, sejumlah orang masih terperangkap di balik reruntuhan jembatan yang terendam sungai.

Perdana Menteri India Narendra Modi berkuasa di Gujarat selama 12 tahun sebelum ia menjadi perdana menteri pada 2014. Ia menyatakan duka cita mendalam.

"Begitu jarang dalam hidup ini, saya merasakan kepedihan sedemikian hebat," kata Modi, Senin.

Jembatan ini memiliki lebar 1,25 meter dan panjang 233 meter. Pemerintah daerah memberikan kontrak pengelolaan dan pemeliharaan selama 15 tahun kepada perusahaan Ajanta Manufacturing Pvt. Ltd.. Selama ini perusahaan itu dikenal sebagai produsen jam, raket nyamuk, dan sepeda listrik.

photo
Petugas medis dan kepolisian mendata korban meninggal putusnya jembatan berusia 100 tahun di Morbi, Gujarat, India, Senin (31/10/2022).  - (EPA-EFE/SIDDHARAJ SOLANKI)

Perusahaan membuka operasional jembatan mulai 26 Oktober yaitu peringatan Tahun Baru Gujarat dan Hari Raya Diwali. Jembatan yang baru dibuka itu langsung menarik minat pengunjung. Ada sekitar 400 orang yang membeli tiket untuk menyeberangi jembatan itu.

Menurut orang yang selamat, jembatan itu memang amat padat dan orang-orang tak bisa menyelamatkan diri saat jembatan mulai goyah. "Jembatan itu disesaki orang. Kami bahkan sulit untuk bergerak," kata Sidik Bai (27 tahun), yang sedang dalam pemulihan di rumah sakit di Morbi.

Ia melompat ke sungai ketika jembatan mulai retak dan ia melihat temannya yang sudah di sungai, terhempas oleh lempengan jembatan yang jatuh. Bai berhasil selamat karena ia berpegangan pada kabel jembatan yang putus, sedangkan sang teman tidak selamat.

photo
Warga menggotong korban putusnya jembatan berusia 100 tahun di Morbi, Gujarat, India, Senin (31/10/2022). - (EPA-EFE/SIDDHARAJ SOLANKI)

"Setiap orang menjerit minta tolong, namun satu per satu mereka mulai lenyap ke dalam air," ujarnya menambahkan.

Sandeepsinh Zala, pejabat di Kota Morbi, mengatakan kepada Indian Express, bahwa perusahaan Ajanta membuka kembali jembatan tanpa memiliki izin operasional dan kelayakan. Pernyataan ini belum bisa diverifikasi, namun pemerintah negara bagian menyatakan akan membentuk tim untuk menyelidiki insiden ini. 

Tabungan Bunga Nol Persen

Selama ada bank syariah sebagai tempat menabung, tidak ada alasan untuk menabung di bank konvensional.

SELENGKAPNYA

IDX Sharia Growth Dukung Peningkatan Investasi Syariah

Saat ini indeks yang terkait syariah ada empat, yakni JII, ISSI, JII70, dan IDX MES BUMN 17.

SELENGKAPNYA