Sejumlah pengunjung berwisata di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/5/2022). Destinasi wisata favorit Kebun Raya Bogor telah dikunjungi sebanyak 20 ribu pengunjung selama libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan jumlah tersebut meningkat dibandingkan tah | ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Bodetabek

Kebun Raya Bogor Mitigasi Pohon Selama Cuaca Ekstrem

Pengunjung KRB untuk tidak berlindung di bawah pohon ketika hujan deras

BOGOR -- Di tengah cuaca ekstrem, Kebun Raya Bogor (KRB) terus melakukan mitigasi terhadap pohon-pohon yang ada di wilayah tersebut. Pengelola KRB, PT Mitra Natura Raya (MNR) juga telah memberi tanda pada pohon-pohon yang dinilai rawan.

GM Coorporate Communication dan Security PT MNR Zaenal Arifin, mengatakan saat cuaca ekstrem beberapa pohon di KRB sempat ada yang tumbang. Namun saat ini pohon-pohon tersebut sudah berhasil dimitigasi.

photo
Pedagang mengambil barang-barang dari kiosnya yang hancur dalam peristiwa pohon tumbang di Jalan Hasanudin, Kota Bandung, Senin (29/3). Pohon tumbang terjadi saat hujan deras, Ahad (28/3) sore, menyebabkan lima orang terluka, sejumlah motor rusak dan tujuh kios makan hancur. Selain hujan yang disertai angin, pohon tumbang disebabkan pohon sudah tua dan lapuk dibagian perakaran. - (Edi Yusuf/Republika)
SHARE    

Di samping itu, pihaknya juga melakukan arahan dan imbauan kepada pengunjung KRB untuk tidak berlindung di bawah pohon ketika hujan deras. “Itu kita arahkan ke titik-titik aman dan kita kerahkan patroli untuk mengevakuasi pengunjung. Yang penting pengunjung tidak berdiri atau berteduh di bawah pohon ketika hujan,” kata Zae kepada Republika, Ahad (23/10).

Selain itu, Zae mengatakan, PT MNR juga telah memasang sign atau tanda, termasuk safety line atau garis pengaman di beberapa pohon. “Itu warning supaya tidak berteduh di pohon tersebut,” ujarnya. 

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas, mengimbau warga agar tidak melakukan perjalanan di jam-jam rawan hujan angin. Terutama pada siang hingga sore hari.

 
Ruas jalan Kota Bogor kan banyak pohonnya. Walaupun dilakukan pemangkasan tetap saja potensi bahaya tetap ada.
TEOFILO PATROCINIO FREITAS
 

“Ruas jalan Kota Bogor kan banyak pohonnya. Walaupun dilakukan pemangkasan tetap saja potensi bahaya tetap ada,” tegasnya.

Terkait dengan cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi hingga akhir tahun, Theo berharap masyarakat bisa lebih waspada dan ekstra hati-hati. Terutama untuk warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah yang ada kemiringan, tebingan dan sejenisnya. Mereka diminta agar selalu waspada dan jangan apatis.

Menurut Theo, jika cuaca ekstrem mulai datang pada siang hingga sore. Masyarakat di daerah rawan diimbau untuk melakukan evakuasi secara mandiri. Caranya bisa dengan mengungsi dari rumah yang posisinya diperkirakan bisa membahayakan.

“Setelah cuaca cerah pagi ya nggak apa-apa. Tapi dari siang ke sore itu agar melakukan evakuasi mandiri untuk menjaga supaya tidak ada korban jiwa,” ucapnya. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kebun Raya Bogor (kebunrayabogor)

Hujan deras dan angin kencang yang terjadi memang sulit diprediksi. Beberapa waktu lalu satu melanda dilaporkan seorang pengendara motor tertimpa pohon di Jalan Raya Sukahati yang tumbang akibat angin kencang. 

"Dikarenakan hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan pohon di pinggir Jalan Raya Sukahati tumbang menimpa pengendara motor dan menutup akses jalan," kata Aris Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko.

Pengendara motor mengalami luka ringan akibat peristiwa tersebut. Sesaat setelah kejadian, pohon tersebut langsung dibersihkan oleh tim rescue cepat (TRC) BPBD bersama pihak terkait lainnya.

Crisis Center Tragedi Kanjuruhan Masih Beroperasi

Pemain Arema FC mendapatkan pendampingan pulihkan kondisi psikologis pascatragedi Stadion Kanjuruhan.

SELENGKAPNYA

Lagi-Lagi Ganda Putra

Empat sektor lainnya masih harus kerja lebih keras lagi.

SELENGKAPNYA

Inkonsistensi Merseyside Merah

Momen positif itu nyatanya tidak dapat dipertahankan Mohamed Salah dkk setelah dipermalukan tim zona degradasi Nottingham Forest.

SELENGKAPNYA