Sejumlah pemain Timnas Indonesia menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jumat (23/9/2022). Latihan tersebut digelar dalam rangka persiapan jelang laga FIFA Match Day Timnas Indonesia melawan Timnas Cura | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA

Sepak Bola

Shin Evaluasi Lini Pertahanan Jelang Laga Kedua

Kemenangan itu diprediksi akan membuat timnas Indonesia memperoleh 7,41 poin

JAKARTA – Tim nasional sepak bola Indonesia sukses memberikan kejutan dalam laga persahabatan FIFA Matchday pertama melawan Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/9) malam WIB. Skuad Garuda yang sempat tertinggal satu gol lebih dulu berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 3-2.

Kemenangan itu diprediksi akan membuat timnas Indonesia memperoleh 7,41 poin. Dengan tambahan 7,41 poin, perolehan angka Indonesia akan bertambah menjadi 1,026.6 poin. Pencapaian itu akan membuat timnas Indonesia naik dari urutan ke-156 menjadi ke-153 dunia menggeser Afghanistan (1.023,04), Yaman (1.023,52), dan Maladewa (1.025 poin).

Jika Indonesia bisa kembali meraih kemenangan pada laga kedua yang akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (27/9) malam, Indonesia bakal naik ke posisi ke-152 dunia menggeser Republik Dominika. Namun, Curacao diprediksi akan menyiapkan tim lebih baik pada laga nanti. Kemenangan Fachrudin Aryanto dkk memang di luar dugaan, bahkan pelatih Curacao Remko Bicentini tak menyangka timnya akan kalah dari Indonesia. 

photo
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong memberikan instruksi kepada pemain saat berhadapan dengan Thailand dalam pertandingan Piala AFF U19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). Pertandingan berakhir imbang tanpa gol. - (Republika/Edwin Putranto)
SHARE    

"Tentu kami kecewa dengan hasil dari pertandingan ini, tapi kekalahan memang selalu ada. Kami percaya diri bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada laga selanjutnya," kata Bicentini dalam konferensi pers seusai pertandingan melawan Indonesia, Sabtu (24/9).

Indonesia sempat kesulitan pada 10 menit pertama. Curacao terus menggempur pertahanan Indonesia dan berhasil mencetak gol pada menit kedelapan. Namun, dalam kurun waktu 15 menit, skuad Garuda mampu bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol yang dicetak oleh Marc Klok dan Fachrudin.

Curacao kembali menyamakan kedudukan dengan cepat dan skor imbang 2-2 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memasukkan Saddil Ramdani dan Marselino Ferdinan untuk menggantikan Egy Maulana Vikri dan Ricki Kambuaya. Pergantian itu terbukti menambah kekuatan serangan Indonesia dan Dimas Drajad sukses memberikan keunggulan pada menit ke-56. Skor 3-2 bertahan hingga pertandingan berakhir. 

Di lain pihak, Shin mengatakan, kemenangan melawan Curacao, tim yang punya peringkat jauh di atas Indonesia dan diisi oleh pemain dengan postur yang lebih tinggi, bisa tercipta berkat perjuangan keras para pemain. Pelatih asal Korea Selatan itu mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pemain yang menunjukkan rasa lapar dan pantang menyerah meskipun sempat tertinggal lebih dulu."Terima kasih banyak, pemain berjuang dengan sangat baik hari ini," kata Shin Tae-yong, Sabtu (24/9).

 Namun, Shin berharap skuad Garuda tidak berpuas diri dan bisa mempertahankan performa positif pada laga kedua nanti. Menurut dia, Fachrudin dkk telah bermain sesuai instruksi. Ia juga menilai masih ada evaluasi dari sisi pertahanan yang harus diperbaiki sebelum pertandingan kedua nanti.

"Penyerangan baik, tapi di pertahanan semua sama, masih kurang baik dalam organisasi permainan," ujar Shin. "Memang untuk membuat organisasi pertahanan lebih baik butuh waktu. Tim kami kurang untuk latihan bertahan. Jadi, ada beberapa kesalahan yang harus segera diperbaiki."

Al Qanun Fit-Tibb, Karya Ibnu Sina yang Jadi Rujukan Dunia

Buku Ibnu Sina ini merupakan salah satu buku teks kedokteran yang paling populer yang pernah ada

SELENGKAPNYA

Bung Hatta Menolak Uang Saku Perjalanan Dinas

Kejujuran Bung Hatta tidak diragukan lagi dan patut dijadikan teladan.

SELENGKAPNYA

Muslimah Merancap, Bolehkah?

Ulama berbeda pendapat mengenai apakah Muslimah boleh masturbasi.

SELENGKAPNYA