Asma Nadia | Daan Yahya | Republika

Resonansi

17 Sep 2022, 03:45 WIB

Budaya Menunggu Sampai Terlambat

Mari mengingat-ingat, banyak bencana besar menimpa kita karena kebiasaan menunggu sampai terlambat.

OLEH ASMA NADIA Jangan menunda. Jangan sampai nasi menjadi bubur. Jangan sampai yang tersisa hanya penyesalan. Ada banyak ungkapan serupa dalam jargon, frasa, atau peribahasa yang digunakan dalam keseharian.  Selain mengingatkan agar tidak menunda sesuatu alias jangan sampai terlambat, ada juga ungkapan "Tidak ada kata terlambat" dan "Lebih baik terlambat daripada tidak... ';

Syajaratud Dur, Budak Sang Ratu Adil

Ia sosok pemimpin yang peduli dan peka terhadap permasalahan rakyatnya

SELENGKAPNYA

Bolehkah Seorang Muslim Menjadi Komunis?

Prinsip-prinsip dalam Islam bertentangan dengan paham komunis.

SELENGKAPNYA

Antara Soviet dan PKI

Penting mengetahui bagaimana pandangan Soviet terhadap Islam sejak awal revolusi 1917.

SELENGKAPNYA
×