Striker Persib Bandung David Da Silva pada laga Grup C Piala Presiden antara Persebaya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (17/6/2022). Persib Bandung berhasil meraih poin penuh dengan skor 3-1. | Republika/Yogi Ardhi

Sepak Bola

Persebaya dan Persib Butuh Kemenangan

Persebaya berada di peringkat 13, Persib tepat berada di bawahnya.

 

JAKARTA — Dua tim penantang juara Liga 1 musim lalu, Persebaya Surabaya dan Persib Bandung, tak berada dalam posisi semestinya pada awal musim ini. Persebaya berada di peringkat 13, sementara Persib tepat berada di bawahnya. Hasil buruk hanya memetik satu kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah menjadi penyebabnya.

Dua tim tradisional yang punya basis pendukung sangat besar di Tanah Air ini tak mau lama-lama berada di papan bawah. Keduanya ingin segera menanjak ke peringkat lebih baik. Caranya dengan memetik kemenangan pada laga pekan kelima Liga 1 2022/2023, Jumat (19/8).

Persebaya akan bertandang ke markas tim peringkat empat Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. Pada hari yang sama, Persib juga beraksi di kandang PSS Sleman, Stadion Maguwoharjo.

Pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku sudah mempersiapkan strategi terbaik untuk bisa mengamankan kemenangan dari kandang Borneo FC. Ia percaya Bajul Ijo bisa memetik hasil bagus mengingat permainan yang mereka tampilkan sebelumnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Persebaya (officialpersebaya)

"Dalam pertandingan terakhir saat melawan Madura United, meskipun tidak menang, secara keseluruhan kami bisa memainkan sepak bola yang baik. Untuk mengantisipasi Borneo, pemain-pemain saya harus fight sepanjang pertandingan untuk bisa mencuri poin di sini," kata Aji dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Kamis (18/8).

Aji mengakui, Borneo sedang berada dalam tren positif dan diisi oleh materi pemain yang bagus. Ada dua pemain Borneo yang menurutnya harus mendapat perhatian lebih. Mereka, yaitu Stefano Lilipaly dan Jonathan Bustos. Ia percaya dalam sepak bola segala sesuatu bisa terjadi sehingga optimistis bisa mencuri poin di kandang Borneo.

Aji memboyong 22 pemain ke Samarinda. Nama Marselino Ferdinan masuk dalam daftar, tapi belum bisa dipastikan apakah ia akan diberi kesempatan bermain pada laga nanti. Persebaya dipastikan takkan diperkuat oleh gelandang Higor Vidal dan pemain muda Brylian Aldama yang masih dalam masa pemulihan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Borneo FC (borneofc.id)

"Secara keseluruhan tim kami sangat siap untuk menghadapi pertandingan besok meskipun persiapannya hanya satu-dua hari. Saya tekankan kepada pemain saya, meskipun bermain di Borneo, kita harus tetap bermain lepas dan minimal bisa mencuri poin," ujar dia.

Pelatih Borneo Milomir Seslija memprediksi laga akan berlangsung ketat. Ia memuji Persebaya sebagai salah satu tim yang berbahaya. Borneo, kata dia, tak bisa memberikan para pemain Persebaya celah sedikit pun.

"Mereka akan memanfaatkannya. Selain itu, pelatihnya juga sangat bagus sehingga harus bermain lebih baik saat melawan Persebaya," kata Milo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PERSIB (persib)

Sementara itu, Persib akhirnya bisa memainkan keempat pemain asingnya di markas PSS. Satu per satu pemain asing pulih yang melegakan caretaker Persib Budiman Yunus.

"Saya punya pemain-pemain yang cukup bagus, jadi saya tidak tertumpu pada satu pemain. Siapa pun yang diturunkan, itu yang terbaik," ujar Budiman dalam konferensi pers menjelang laga.

Budiman mengantisipasi kekuatan PSS. Menurutnya, PSS sedang dalam tren positif karena meraih poin penuh pada laga terakhirnya setelah menaklukkan Barito Putera. Namun, ia percaya kekuatan tim dan materi pemain yang dimiliki Persib sehingga tak sekadar menargetkan mencuri poin, tetapi mengamankan kemenangan.

Dari kubu PSS, pelatih kepala Seto Nurdiyantoro menyebut Persib tetap kuat meski tanpa pelatih kepala. Menurut dia, Maung Bandung tetap ingin menunjukkan taring mereka meski kini dipimpin oleh seorang caretaker.

Ia menilai, Persib hanya belum menemukan performanya di awal musim yang berakibat mundurnya pelatih Robert Alberts. Namun, Persib tetap berbahaya dengan materi pemain mumpuni dan kualitas yang merata. Apalagi, mereka punya motivasi besar untuk menang.

Untuk itu, kata Seto, pantang bagi timnya meremehkan Persib. Bagi Seto, konsentrasi menjadi jawaban untuk mengamankan kemenangan pada laga ini. "Yang jadi pembeda adalah motivasi dan konsentrasi. Selama kami punya keinginan untuk menang, kami mungkin bisa memenangkan pertandingan," kata Seto.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PSS Sleman (@pssleman)

Segeralah Tunduk Bersujud

Apakah kelak akan diperlakukan sama antara orang yang tunduk bersujud kepada Allah dengan yang membangkang?

SELENGKAPNYA

MTQ Polri Diharapkan Cetak SDM Berakhlak

Kapolri berharap umara dan ulama menjaga persatuan.

SELENGKAPNYA

Startup Sehat Ekosistem Digital Kuat

Usaha rintisan yang sehat, dapat tercermin dari inovasi dan bisnisnya yang menguntungkan.

SELENGKAPNYA