Ilustrasi Hikmah Hari ini | Republika

Hikmah

26 Jul 2022, 03:30 WIB

Migrasi Amal

Ketika kita mampu bersabar maka pada saat itulah terjadi migrasi amal.

 

OLEH IMAM NUR SUHARNO

Suatu hari, Abu Bakar ash-Shiddiq bersama Nabi Muhammad SAW. Di tengah perjalanan, tiba-tiba Abu Bakar diadang oleh seseorang dan dicaci-maki. Abu Bakar merasa tidak kenal dan tidak bersalah, sehingga dia diam saja sambil tersenyum.

Abu Bakar bertambah bingung tatkala Nabi SAW ikut tersenyum. Setelah orang itu agak lama melemparkan kata-kata cacian, Abu Bakar menjawab kelancangan orang tersebut. Ketika Abu Bakar membalas orang tersebut, Nabi SAW berhenti tersenyum dan terus pergi.

Abu Bakar merasa penasaran akan sikap Nabi SAW. Keesokan harinya, Abu Bakar bertanya pada beliau, “Mengapa Rasulullah tersenyum ketika orang itu mencaci maki dirinya yang tidak bersalah? Mengapa Rasulullah pergi ketika dirinya menjawab?”

Nabi SAW pun menjawab, “Ketika engkau tersenyum mendengarkan fitnah dan cacian tadi, engkau menerimanya dengan lapang dada karena engkau tidak bersalah. Aku pun tersenyum karena melihat Malaikat sibuk memindahkan (memigrasikan) catatan amalan kebajikan orang itu ke dalam dirimu, sedangkan catatan kesalahanmu dipindahkan ke orang itu.” (HR Ahmad).

Kisah di atas memberikan pelajaran kepada kita tentang pentingnya melipatgandakan kesabaran dalam menjalani hidup dan kehidupan. Ketika mendapatkan cacian dan hinaan dari orang lain ketika kita mampu bersabar maka pada saat itulah terjadi migrasi amal.

Berkaitan dengan kesabaran, Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS Ali Imran [3]: 200).

Dikatakan bahwa orang yang tidak akan pernah merugi hidupnya di dunia dan di akhirat adalah orang yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS al-Ashr [103]: 1-3).

Dalam pepatah Arab dikatakan bahwa, “Orang yang bersabar akan memperoleh kemenangan.” Dalam hal ini, Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, (karena) Allah itu senantiasa bersama orang-orang yang sabar.” (QS al-Baqarah [2]: 153).

Beruntunglah orang yang sabar karena akan diberikan balasan yang pahalanya tidak dapat ditimbang atau tidak terbatas. “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS az-Zumar [39]: 10).

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita kaum Muslimin kesabaran dalam menghadapi berbagai cacian dan hinaan serta meraih keutamaan yang dijanjikan. Amin. 


Melepas Rindu di Kamar Ghurfatul Barakah

Berkah bagi jamaah, berkah juga bagi kita.

SELENGKAPNYA

Puluhan Jamaah Haji Positif Covid-19

Kemenkes menemukan jamaah haji yang terinfeksi virus Covid-19 bergejala ringan.

SELENGKAPNYA
×