Pesepak bola Bali United Privat Mbarga (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Arema FC Dedik Setiawan (kanan) saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (15/3/2022). Bali United berhasil mengalahkan Arema FC dengan sko | ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Olahraga

15 Jun 2022, 12:21 WIB

Tiga Angka Penting Buat Singo Edan Arema

capain itu bisa jadi modal bagus untuk menjinakkan Singo Edan Arema.

 

 

 

MALANG -- Tuan rumah Arema FC akan mencari obat penawar luka setelah pada partai pembuka menelan pil pahit. Kini, Singo Edan berambisi untuk bisa mengamankan tiga angka saat bersua dengan Persik Kediri pada lanjutan kedua Grup D Piala Presiden 2022 di Kanjuruhan Stadium, Rabu (15/6) malam WIB.

Armada Eduardo Almeida menyerah dengan skor tipis 0-1 dari PSM Makassar pada laga pembuka Grup D. Singo Edan gagal memanfaatkan suntikan pun dukungan para pendukung sendiri.

Alhasil, kini tim sudah fokus memantapkan tekad mereka untuk pertandingan krusial kontra Persik Kediri. Pasalnya, Bagas Adi Nugroho dan kawan-kawan memerlukan tiga poin demi dapat menjaga harapan lolos ke fase selanjutnya.

"Sebenarnya kami main bagus secara keseluruhan, tapi kami kecolongan pada menit awal. Selain itu, kami tak beruntung pada laga kemarin. Semoga kami bisa tampil lebih baik dan mencetak gol pada laga berikutnya," kata Eduardo Almeida kepada media, Selasa (14/6).

Bisa dikatakan bahwa kemenangan menjadi harga mati untuk Arema. Sebab, selepas kekalahan dari Juku Eja, tak ada pilihan lain untuk menyapu laga tersisa dengan kemenangan.

Almeida menambahkan, dia telah melakukan analisis secara mendalam mengenai kekuatan dan kelemahan Persik. Ia menyebut, pasukannya harus menjaga dan mengontrol ritme permainan.

"Saya sudah melihat pertandingan Persik, dan kami menganalisis apa yang menjadi perhatian. Kami pun akan mewaspadai seluruh pemain mereka dan merebut tiga angka sebagai prioritas tim," kata pelatih kelahiran Lisabon, Portugal.

Dari kubu Persik, tim besutan Javier Roca baru saja memenangkan laga melawan Persikabo. Ia menyebut capain itu bisa jadi modal bagus untuk menjinakkan Singo Edan.

"Kami akan terus mengevaluasi, tetapi kemenangan pertama tentu sangat berdampak bagus bagi tim. Melawan Arema bakal lebih sulit karena dia bermain di hadapan pendukung sendiri, tapi saya yakin anak-anak tidak akan menyerah begitu saja," kata Roca.

Tercatat Arema versus Persik sudah saling berhadapan 18 kali dalam segala kejuaraan. Hasilnya, secara statistik Singo Edan berada di bawah Macan Putih karena menelan sembilan kekalahan, dua imbang, dan tujuh menang.

Laga berat PSM

Pada laga lainnya, PSM Makassar akan menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu. PSM menargetkan kemenangan untuk dapat lolos ke babak selanjutnya.

Pelatih PSM, Bernando Tavares, mengakui pertandingan melawan Persikabo akan berbeda dengan Arema FC. "Ini akan jadi pertandingan yang berat, saya akan mendapat kesempatan lagi untuk melihat skuad saya, pemain-pemain saya bermain melawan satu tim kompetitif," kata Bernardo dalam konferensi pers menjelang laga, Selasa (14/6).

Bagi Bernardo, atmosfer pertandingan tentu akan berbeda dibandingkan saat melawan Arema FC. Laga ini akan hanya ada sedikit penonton mengingat tidak banyak penggemar dari kedua tim.

"Pertandingan ini tidak akan memiliki atmosfer yang sama saat melawan Arema karena pertandingan nanti kemungkinan stadion kosong," ujar Bernardo.

Meski demikian, Bernardo akan memanfaatkan kekurangan Persikabo yang tidak diperkuat oleh pemain kuncinya musim lalu, Dimas Drajad. Dimas saat ini tengah membela tim nasional Indonesia.

"Tapi, itu tidak membuktikan bahwa mereka kekurangan senjata. Mereka tetap memiliki pemain yang bagus, kombinasi pemain asing dan lokal yang bagus, baik di lini tengah maupun belakang," ujar Bernardo menjelaskan.


×