Petugas mengoperasikan alat berat saat menyelesaikan akses jalan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (19/4/2022). | ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.

Nasional

04 Jun 2022, 03:45 WIB

Pembangunan IKN Dimulai Paruh Kedua 2022

Banyaknya jumlah pekerja yang akan didatangkan ke IKN ini untuk mengejar waktu pelaksanaan agar target pembangunan tercapai.

JAKARTA—Kepala Otorita IKN Bambang Susantono memastikan, persiapan pembangunan Ibu Kota Nusantara mulai dilakukan tahun ini. Beberapa pekerjaan di lapangan, seperti pematangan tanah atau and development dan pembukaan akses untuk logistik serta jalur untuk infrastruktur akan dilakukan.

“Kami harapkan nanti pada paruh kedua 2022 ini akan dimulai beberapa pengerjaan di lapangan, khususnya menyangkut pematangan tanah ataupun land development. Kemudian akses-akses yang penting, akses untuk logistik, kemudian beberapa jalur-jalur untuk infrastruktur juga kita buat,” kata Bambang usai rapat internal dengan Presiden, yang ditayangkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (3/6).

Pada 2023, diharapkan akan dimulai pembangunan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Menurut Bambang, Presiden Joko Widodo meminta agar pelaksanaan dan perancanaan pembangunan lebih dimatangkan kembali, khususnya perencanaan untuk multisektor.

Selain itu, ia mengungkapkan pemerintah akan mendatangkan pekerja lapangan dalam jumlah yang cukup besar. Diperkirakan pada 2023 nanti akan terdapat sekitar 150 ribu hingga 200 ribu pekerja di IKN.

Bambang menjelaskan, banyaknya jumlah pekerja yang akan didatangkan ke IKN ini untuk mengejar waktu pelaksanaan agar target pembangunan tercapai. Dengan banyaknya pekerja yang akan didatangkan, Presiden meminta agar tetap memperhatikan kondisi lingkungan hidup sekitar dan juga interaksi dengan masyarakat setempat.

“Tentunya jumlah pekerja dan nanti jumlah material juga akan cukup banyak. Jadi diarahkan tadi untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan hidup dan kemudian juga kondisi dengan bagaimana berinteraksi dengan masyarakat,” ujar dia.

Bambang berharap masyarakat setempat dapat dilibatkan dalam pembangunan ini. Menurutnya, tim transisi pun tengah menyiapkan pola-pola untuk melibatkan masyarakat sekitar dalam pembangunan IKN.

“Kami juga mengharapkan nanti ada pola-pola di mana masyarakat juga bisa terlibat langsung di dalam pembangunan ini. Dan saya kira itu sedang dimatangkan oleh tim transisi,” tutur Bambang.

Kepala Otorita IKN mengaku ada pihak luar negeri yang sudah menyatakan berkomitmen membantu pembangunan IKN. Misalnya, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair yang sudah bertemu dengan Kepala Otorita IKN pada Rabu (1/6) kemarin. Bambang mengeklaim, Tony Blair bakal mewartakan potensi IKN kepada audiens internasional.

Kedua belah pihak juga membahas langkah strategis dan taktis untuk persiapan dan pelaksanaan pembangunan IKN, terutama terkait foreign direct investment ke IKN. Kepala OIKN juga mengundang Tony Blair untuk berkunjung ke lokasi IKN.

“Kami mengundang beliau (Tony Blair) untuk melakukan kunjungan kerja lapangan ke IKN pada September mendatang. Beliau menyambut baik undangan tersebut dan akan mengatur jadwal untuk itu,” kata Bambang.

Blair sendiri mengaku kalangan internasional ingin berpartisipasi dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan industri di IKN nanti. “Dengan strategi komunikasi yang baik, program (pembangunan IKN) ini akan menjadi program yang menarik bagi investor,” kata Blair.

Tony Blair dengan lembaga Tony Blair Institute (TBI) for Global Change aktif melaksanakan kajian serta memberikan perhatian khusus tentang Indonesia. Blair juga merupakan pihak yang dipercaya dan memiliki hubungan baik dengan para investor. 


Saudi Siap Terima Jamaah Haji

Suhu panas di Saudi menjadi tantangan besar pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

SELENGKAPNYA

AS ‘Diberondong’ Penembakan Massal

Kepolisian Tulsa belum mengungkap identitas pelaku penyerangan bersenjata ke Natalie Medical Building.

SELENGKAPNYA
×