Sejumlah peserta antre memasuki lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Kampus Universitas Siliwangi (Unsil), Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (18/5/2022). | ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wsj.

Nusantara

19 May 2022, 03:45 WIB

Empat Peserta UTBK-SBMPTN Gunakan Alat Komunikasi

Keempat peserta memilih satu program studi yang sama, yakni kedokteran.

JAKARTA -- Panitia Pelaksana Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menemukan empat peserta yang melakukan kecurangan. Mereka menggunakan alat bantu komunikasi elektronik yang diletakkan di kuping.

Mereka ketahuan menggunakan alat bantu komunikasi elektronik yang diletakkan di kuping. "Alatnya melekat pada tubuh saja, saya tidak tahu persis bagaimana alat itu bekerja tapi alat tersebut bisa berkomunikasi. Iya betul (ditaruh di kuping)," ungkap Ketua Pelaksana UTBK-SBMPTN UNJ, Suyono, saat ditemui di UNJ, Jakarta Timur, Rabu (18/05).

Suyono menuturkan, keempat orang itu merupakan peserta UTBK-SBMPTN 2022 pada hari kedua. Mereka ketahuan membawa alat bantu komunikasi untuk membantu mengerjakan soal-soal ujian. Menurut Suyono, modus yang digunakan oleh keempat peserta itu sama, yakni melekatkan alat tersebut pada telinga.

"Saya ketika tahu ditaruh di kuping, saya enggak bisa lihat karena kan perempuan. Ada laki-laki di sesi pagi, ada perempuan, yang siang ini perempuan," jelas dia.

photo
Peserta menunggu untuk mengikuti pelaksanaan UTBK seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di UPN Veteran Jakarta, Pondok Labu, Jakarta, Selasa (17/5/2022). Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tersebut dilaksanakan dalam dua tahap yakni pada tanggal 17-23 Mei 2022 untuk gelombang I dan tanggal 28 Mei 2022 untuk gelombang II dengan jumlah total peserta sebanyak 18.805 peserta. - (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU)

Dia juga mengatakan, keempat peserta tersebut memilih satu program studi yang sama, yakni kedokteran. Tapi, kata Suyono, pihaknya memastikan keempat peserta itu tidak memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya.

Setelah ketahuan menggunakan peralatan tersebut, mereka diamankan di ruang sekretariat untuk kemudian dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Akibat dari tindakan itu, keempatnya tidak diperkenankan untuk mengikuti ujian.

"Mereka kita amankan di sekretariat, mereka buat BAP dan tanda tangan BAP atas segala kejadian yang dilakukan. Mereka kami amankan sampai selesainya pelaksanaan tes. Mereka tidak ikut tes dan kami silakan untuk pulang," kata dia.

Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Budi Prasetyo, memastikan pihaknya terus memastikan agar tindakan curang dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) tak terjadi. Karena itu, dia meminta agar para peserta menghindari perilaku curang dalam proses ujian.

photo
Sejumlah peserta menunggu waktu pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Selasa (17/5/2022). - (Republika/Putra M. Akbar)

"Kita hindarilah hal-hal seperti itu. Dan secara sistem itu sebetulnya kami di command center IT kita, itu kalau ada server saja yang itu terhubung dengan, taruhlah internet dan sebagainya, itu akan terdeteksi," ungkap Budi saat ditemui di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Rabu (18/5/2022).

Menurut dia, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya tindak kecurangan dalam proses UTBK-SBMPTN. Meski ada saja pihak yang terus berusaha melakukan tindakan curang untuk mendapatkan apa yang diharapakannya.

"Kita juga, sekali lagi, memberi kepercayaan kepada perguruan-perguruan tinggi, termasuk mitranya dan sebagainya, itu ya harapannya memang betul-betul sama satu frekuensi untuk mengamankan itu semua," jelas dia.

Percaya diri

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Nizam melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan UTBK-SBMPTN di Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat. "Kerjakan dengan pede, percaya dengan diri sendiri," kata Nizam kepada peserta.

photo
Sejumlah peserta menunggu waktu pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Selasa (17/5/2022). - (Republika/Putra M. Akbar)

Nizam mengatakan, menyontek, menggunakan joki, dan tindakan curang lainnya dalam UTBK-SBMPTN tidak akan berguna. “Yang rugi, ya, Anda sendiri, yang bersangkutan sendiri," kata Nizam.

Menurut Nizam, setidaknya ada dua kerugian yang akan diterima oleh pelaku yang bertindak curang dalam ujian. Pertama, mereka telah menipu diri sendiri. 

Kedua, jika lolos dari deteksi dan mendapatkan kampus yang dituju, para pelaku curang akan kesulitan dalam perkuliahan. Sebab, kemampuan mereka tidak sesuai dengan apa yang didapatkan.

Dia juga mengatakan masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) bukan hal yang harus betul-betul dikejar sedemikian rupa sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Menurut Nizam, masih banyak perguruan-perguruan tinggi swasta (PTS) yang juga tak kalah bagus dengan PTN saat ini. Bantuan dari pemerintah kepada mahasiswa pun tidak hanya untuk PTN. 

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022 dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 17 hingga 23 Mei 2022. 

Gelombang kedua akan berlangsung pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022 mendatang. UTBK-SBMPTN setiap harinya digelar sebanyak dua sesi dan berlangsung di 74 Pusat UTBK-SBMPTN di seluruh Indonesia.


Satu Tarif Antarmoda di Jakarta akan Kembali Dibahas

Tarif integrasi antarmoda di Jakarta sedang diujicobakan di beberapa koridor

SELENGKAPNYA

Malam Spesial Glasgow Rangers di Sevilla

Glasgow Rangers dan Eintracht Frankfurt akan berduel pada partai final Liga Europa.

SELENGKAPNYA

Pelatih Arsenal Arteta Tolak Menyerah

Peluang Arsenal lolos ke Liga Champions musim depan berubah mengecil.

SELENGKAPNYA
×