Pedayung Chelsea Corputty (kiri), Julianti (kedua kiri), Aisah Nabilla (kedua kanan), dan Sylvia Lisdiana (kanan) berpose usai pengalungan medali nomor Women | ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Olahraga

12 May 2022, 12:00 WIB

Rowing Bersinar di SEA Games 2021

Kontingen rowing Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam menyelesaikan hari yang sukses.

JAKARTA -- Kontingen Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam menyelesaikan hari yang sukses di kompetisi dayung (rowing). Bertanding di empat nomor, kontingen Indonesia meraih medali dari keempatnya.

Cabang olahraga (cabor) dayung menyumbangkan dua medali emas dan dua perak dari total tiga emas dan empat perak, ditambah satu perunggu yang diamankan Indonesia pada Rabu (11/5).

Adapun medali pertama yang diraih Indonesia adalah medali perunggu daric cabang kickboxing. Nadya Nakhoir yang berlaga di kelas full contact putri 48 kg tampil sebagai juara ketiga. Nadya sukses meraih medali perunggu setelah takluk 0-3 dari wakil Vietnam, Nguyen Thi Hang Nga, di babak semifinal pada Selasa (10/5).

photo
Pedayung Chelsea Corputty (kanan), Julianti (kedua kanan), Aisah Nabilla (kedua kiri), dan Sylvia Lisdiana (kiri) berekpresi usai fini kedua dalam babak final nomor Womens Coxless Four (W4) dayung SEA Games 2021 di Thuy Nguyen Hai Pong Aquatic Center, Hai Phong, Rabu (11/5/2022). Mereka meraih medali perak setelah finis kedua dengan catatan waktu 7 menit 16,530 detik. - (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Selanjutnya, satu hari menjelang upacara pembukaan SEA Games 2021 Vietnam pada Kamis (12/5), kontingen Indonesia sudah membukukan tiga medali emas dan empat perak sekaligus dari dua cabang, yakni dayung (dua emas dan dua perak) dan pencak silat (satu emas dan dua perak).

Pada race pertama, kuartet Maslin Efrilia, Dewi Purwanti, Annisa Meilani Yahya, dan Putri Agni Anugrah menyumbangkan medali perak di nomor quadruple sculls putri dengan catatan waktu 7 menit 23 detik. Vietnam meraih medali emas dan Filipina melengkapi posisi tiga besar dengan medali perunggu.

"Kami sangat bangga, kami melakukan yang terbaik. Meskipun bukan emas, kami tetap bangga dengan apa yang kami raih," kata Maslin Efrilia seusai balapan, dikutip dari NOC Indonesia, Rabu (11/5).

Sementara itu, Indonesia menuntaskan sapu bersih medali dengan perolehan medali keempat setelah kuartet Chelsea Corputty, Syiva Lisdiana, Aisah Nabila, dan Julianti merebut medali perak di nomor coxless empat putri dengan catatan waktu 7 menit 16 detik. Syiva Lisdiana mengatakan, timnya sudah melakukan yang terbaik walau gagal meraih emas.

"Kami memberikan yang terbaik, tapi inilah hasilnya, semoga di balapan-balapan mendatang kami bisa tampil lebih baik lagi," kata Syiva.

Selain dayung, cabang pencak silat menyumbangkan satu medali emas dan dua medali perak. Ganda putri pencak silat Indonesia Riska Hermawan/Ririn Rinasih menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Emas dari Riska/Riri merupakan yang pertama pada cabang pencak silat. Riska/Ririn berhasil menang seusai mengalahkan pasangan tuan rumah Vietnam di Bac Tu Liem Stadium.

Bagi Riska, torehan ini membuatnya melanjutkan tradisi keluarga, yang mana ia merupakan anak dari peraih medali emas SEA Games 1997, Cece Hermawan. "Perasaan aku senang banget dan terima kasih buat seluruh rakyat Indonesia. Medali emas ini aku persembahkan khusus untuk ayah yang pernah juara SEA Games 1997 serta paman dan perguruan aku juga Kabupaten Majalengka," kata Riska.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by INDONESIA ROWING TEAM ';

Telkom Bukukan Pendapatan Rp 35,2 Triliun 

Kinerja anak usaha Telkom juga mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I 2022.

SELENGKAPNYA

Jaga Thomas, Rebut Uber

Ginting menjadi satu-satunya pemain yang belum pernah menyumbangkan poin dalam dua pertandingan yang sudah dia mainkan.

SELENGKAPNYA

Di Ambang 'Paceklik' Global

Hampir 200 juta orang menghadapi kerawanan pangan akut pada 2021, hampir dua kali lipat angka tahun 2016.

SELENGKAPNYA