Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/5/2022). IHSG ditutup melemah 4,42 persen atau 319,16 poin ke level 6.909,75 pada perdagangan bursa saham hari pertam | ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Ekonomi

10 May 2022, 13:15 WIB

IHSG Anjlok Akibat Sentimen The Fed

Derasnya dana asing yang keluar menyebabkan IHSG melorot ke zona merah sejak pembukaan perdagangan.

JAKARTA -- Kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS Federal Reserve (the Fed) disebut menjadi penyebab utama keluarnya dana investor asing dari pasar modal Indonesia. Di bursa saham, investor asing tercatat melakukan aksi jual hingga Rp 2,59 triliun.

Derasnya dana asing yang keluar menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot ke zona merah sejak pembukaan perdagangan. IHSG pun ditutup terkoreksi sebesar 4,42 persen ke level 6.909,75 pada Senin (9/5).

"Fed rate paling berpengaruh terhadap sentimen negatif keluarnya dana investor asing. Ada perpindahan alokasi dana ke negara maju setelah naiknya Fed rate secara agresif," kata Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, Senin (9/5).

Tingkat inflasi pada April 2022 yang menembus 3,47 persen (yoy) juga mengindikasikan kenaikan harga terus berlanjut. Menurut Bhima, saat ini investor juga masih menunggu respons Bank Indonesia (BI) terkait kebijakan suku bunga dalam rapat dewan gubernur (RDG) yang akan datang.

photo
Pekerja memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/5/2022). IHSG ditutup melemah 4,42 persen atau 319,16 poin ke level 6.909,75 pada perdagangan bursa saham hari pertama usai libur Lebaran 2022. - (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

"Semakin BI preemptives maka tekanan terhadap dana keluar bisa dicegah," kata Bhima.

Selain itu, kata Bhima, pelarangan ekspor CPO dianggap meningkatkan risiko terhadap kinerja emiten perkebunan. Semakin lama CPO dilarang maka kenaikan harga komoditas yang diharapkan menjadi penopang indeks menjadi berkurang efeknya.

Senada dengan Bhima, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menilai, penurunan tajam IHSG disebabkan oleh sentimen negatif kenaikan suku bunga the Fed. "Meskipun tidak berdampak langsung kepada emiten di pasar modal, kenaikan ini mendorong investor merealisasikan keuntungan pada posisi harga saham yang masih tinggi," kata Piter.

 

Kendati demikian, Piter memperkirakan, sentimen negatif setelah liburan panjang ini tidak akan berlangsung lama. Menurut dia, data pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi pada kuartal I 2022 bisa menjadi pemicu bangkitnya kembali optimisme investor.

"Perekonomian Indonesia masih didukung oleh tingginya harga komoditas dan emiten-emiten yang terkena koreksi sesungguhnya tidak punya masalah struktural. Saya perkirakan harga saham emiten besar akan segera rebound," ungkap Piter.

photo
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/5/2022). IHSG ditutup melemah 4,42 persen atau 319,16 poin ke level 6.909,75 pada perdagangan bursa saham hari pertama usai libur Lebaran 2022. - (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pekan lalu. Kebijakan tersebut membuat kisaran target suku bunga dana federal sebesar 0,75 persen hingga satu persen.

Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Faisal Rachman memperkirakan, BI akan menaikkan suku bunga BI-7DRRR secara total sebesar 75 basis poin menjadi 4,25 persen pada tahun ini. "Sikap the Fed lebih hawkish di tengah meningkatnya tekanan inflasi. Kami masih mengharapkan BI dapat mulai menaikkan BI-7DRRR pada semester II 2022," ujarnya.

Faisal menyebut, melonjaknya harga komoditas global akibat konflik antara Rusia dan Ukraina telah mendorong kinerja ekspor Indonesia dan memperpanjang rangkaian surplus perdagangan. Hal ini dapat mendukung kondisi neraca transaksi berjalan serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sampai tingkat tertentu.

"Kondisi tersebut bisa memberikan ruang yang cukup bagi BI-7DRRR dapat bertahan di level 3,50 persen dalam beberapa waktu," ucapnya. ';

Angka Pengangguran Belum Pulih

Penurunan pengangguran dukung proses pemulihan ekonomi.

SELENGKAPNYA

Muhammadiyah Gelar Silaturahim Akbar

Silaturahim Muhammadiyah bermuara pada kehendak untuk mempertautkan tali persaudaraan.

SELENGKAPNYA

Produksi Sampah Meningkat Sepekan Pascalibur Lebaran 

Data dari Kota Bogor, dari hari ke hari mulai Ahad (1/5), sampah yang diangkut sebanyak 609 kilogram

SELENGKAPNYA
×