Kendaraan melintas di gerbang tol stabat Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Binjai - Langsa Seksi 1 (Tol Binjai-Stabat), Stabat, Langkat, Sumatera Utara, Jumat (1/4/2022). PT Hutama Karya akan mulai menerapkan tarif pada jalan tol Ruas Binjai-Langsa Seksi 1 Bi | ANTARA FOTO/Fransisco Carolio

Ekonomi

Erick: Kerja Sama Investasi INA-BUMN Sinyal Positif

INA, Hutama Karya, dan Waskita Karya bekerja sama dalam investasi pengembangan jalan tol.

JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kerja sama investasi antara Indonesia Investment Authority (INA) dengan dua BUMN Karya, Hutama Karya dan Waskita Karya, terkait percepatan pembangunan jalan tol merupakan sinyal positif bagi iklim investasi.

Ia menyebutkan, Indonesia telah memiliki terobosan dalam skema pembiayaan investasi dengan kehadiran INA. INA resmi menjalin kerja sama investasi untuk percepatan pembangunan tiga ruas Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) milik Hutama Karya dan dua ruas Jalan Tol Trans-Jawa milik Waskita Karya, senilai lebih dari Rp 39 triliun.

"Terkadang semua ketakutan utang, kalau utang produktif itu baik, tetapi tidak boleh jorjoran utang, yang kita concern itu kalau utang untuk koruptif. Kita sama-sama dukung langkah ini, untuk Indonesia yang maju, makmur, dan mendunia," kata Erick di Jakarta, Sabtu (16/4).

Menurut Erick, hal ini yang menjadi dasar bagi INA dan sejumlah kementerian untuk mengubah cara pandang pembiayaan dengan tidak lagi bersandar kepada utang, tapi lewat investasi. Ia mencontohkan, pembiayaan jalan tol kini bukan berdasarkan utang, melainkan investasi sebagai upaya pemerintah dalam menekan tingkat utang. 

Erick mengapresiasi transaksi investasi INA untuk jalan tol Sumatra dan Jawa sebesar Rp 39 triliun kepada dua BUMN, yakni Hutama Karya dan Waskita Karya. "Kita harapkan, dengan kesehatan keuangan Hutama Karya dan Waskita, bisa meneruskan lagi program jalan tol lain di Sumatra. Kalau terus utang, berat sekali. Dengan adanya solusi ini, mudah-mudahan jalan tol bisa dikembangkan lagi. Ini solusi pembiayaan baru," kata Erick.

photo
Kendaraan melintas di Tol Trans Sumatera Ruas Binjai - Langsa Seksi 1 (Tol Binjai-Stabat), Stabat, Langkat, Sumatera Utara, Jumat (1/4/2022). PT Hutama Karya akan mulai menerapkan tarif pada jalan tol Ruas Binjai-Langsa Seksi 1 Binjai-Stabat mulai 3 April 2022 setelah beroperasi dengan tarif nol rupiah sejak tanggal 11 Februari 2022. - (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Sebelumnya, INA, Hutama Karya, dan Waskita Karya mengumumkan kerja sama investasi untuk mempercepat pengembangan jalan tol. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian induk (Heads of Agreement/HOA) antara INA dan Hutama Karya untuk sejumlah ruas JTTS, mencakup ruas-ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, dan Tol Medan-Binjai.

Begitu juga, konfirmasi dimulainya transaksi (Confirmation of Transaction Commencement/CTC) antara INA dan anak usaha Waskita, PT Waskita Toll Road untuk sejumlah ruas Jalan Tol Trans-Jawa mencakup ruas-ruas Tol Kanci-Pejagan dan Tol Pejagan-Pemalang di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/4).

Direktur Utama INA Ridha Wirakusumah menyatakan, investasi untuk percepatan pembangunan dan pengembangan jalan tol, khususnya Trans-Sumatra dan Trans-Jawa, akan menciptakan efek multiplikasi pada pertumbuhan ekonomi dan mengoptimalkan potensi ekonomi di Sumatra dan Jawa.  Selain itu, lanjut Ridha, investasi ini menunjukkan sinyal positif bagi iklim investasi di Indonesia, terutama minat investasi di sektor infrastruktur jalan tol Indonesia. 

"Kami akan terus menggalang investasi untuk sektor-sektor lain yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dan memberikan dampak positif pada pembangunan berkelanjutan," kata Ridha.

photo
Sejumlah kendaraan melaju di simpang susun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Kayu Agung-Palembang di Desa Ibul Besar III, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Rabu (13/4/2022). Kementerian Perhubungan telah menerbitkan pembatasan operasional angkutan barang untuk 16 Ruas Jalan Tol mulai 28 April-1 Mei dan 7-9 Mei 2022 guna mengoptimalkan pergerakan arus mudik dan arus balik Lebaran. - (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto optimistis investasi dari INA menjadi sumber pembiayaan baru, melengkapi dana PMN dan pinjaman yang membantu perusahaan mempercepat pembangunan ruas-ruas JTTS lainnya.

"Hutama Karya yang tengah menjalankan penugasan membangun JTTS sepanjang 2.800 km dari Lampung hingga Aceh, akan terus menyelesaikan seluruh tahapan, mulai dari pendanaan, perencanaan, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan sehingga percepatan penyelesaian JTTS dapat berjalan lancar dan dapat selesai sesuai target," kata Budi. 

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono menyampaikan, kerja sama investasi dengan INA merupakan tindak lanjut dari Heads of Agreement yang telah ditandatangani pada 21 Februari 2022. 

Menurut Destiawan, investasi INA akan mendukung komitmen perseroan untuk menyelesaikan pembangunan ruas-ruas tol, terutama proyek strategis nasional yang ditetapkan pemerintah. Ia menilai, hal ini sejalan dengan strategi bisnis Waskita dalam memperkuat modal kerja sehingga kinerja keuangan dan operasional ke depannya akan lebih stabil dan memperkokoh kesinambungan perseroan. 

"Ini merupakan komitmen kami untuk memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan, proyek-proyek yang dikerjakan oleh Waskita dapat berjalan dengan baik," kata Destiawan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Erick Thohir (erickthohir)

Buta Aksara Alquran Masih Memprihatinkan

Literasi Alquran menjadi salah satu solusi menekan angka buta aksara Alquran.

SELENGKAPNYA

Transformasi Anak Jalanan di Pesantren Tasawuf Underground

Anak jalanan ingin menatap masa depan yang cerah.

SELENGKAPNYA

Pemda Siapkan THR

Kemendagri meminta kepala daerah segera mengeluarkan peraturan terkait THR dan gaji ke-13.

SELENGKAPNYA