Bendera Partai Politik, di Ruang Rapat Gedung KPU, Jakarta, Kamis (9/1/2019). | Republika/Adhi Wicaksono

Nasional

04 Apr 2022, 03:45 WIB

Kepercayaan Publik Terhadap Partai Politik Terendah

Publik tidak punya opsi lain di luar dari partai. 

JAKARTA -- Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepercayaan publik partai terhadap partai politik terendah dibanding institusi lainnya. Tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik hanya kurang lebih sekitar 54 persen.

Sementara 42 persen lainnya menyatakan sedikit percaya atau tidak percaya sama sekali kepada partai politik. “Jadi, sangat sedikit, baik yang sangat percaya atau cukup percaya. Bahkan dibandingkan institusi yang lain, parpol tingkat trust-nya paling rendah," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya secara daring, Ahad (3/4). 

Pada survei September lalu, Indikator juga menyatakan partai politik sebagai institusi dengan tingkat kepercayaan publik terendah. Bahkan berdasarkan catatan Republika, Lembaga Survei Nasional (LSN) pernah merilis hasil jajak pendapat terkait empat penyebab merosotnya kepercayaan publik terhadap partai politik pada 2013, yakni parpol terlibat kasus korupsi, parpol kurang peduli terhadap berbagai masalah, politisi parpol bertindak pragmatis, dan politisi parpol terlibat skandal amoral. 

Kendati demikian, partisipasi pemilih pada pemilihan umum masih cukup tinggi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat partisipasi pemilih mencapai 75,11 persen pada pemilu legislatif 2014  dan 81 persen pada 2019.

Survei Indikator juga menunjukkan sejumlah parpol penguasa masih memiliki elektabilitas tertinggi. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih kokoh di posisi teratas dengan 26 persen, disusul Partai Gerindra dengan 13 persen, dan Partai Golkar 12,5 persen. 

Selanjutnya, Partai Demokrat 9,3 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 persen, dan Partai NasDem 3,7 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2,7 persen, dan PAN 1,8 persen. 

Burhanudin mengatakan, tingkat kepercayaan publik terhadap parpol dipengaruhi oleh adanya ekspektasi publik yang tidak dijalankan dengan baik oleh partai politik. Kendati demikian, ia menambahkan, publik tidak punya opsi lain di luar dari partai. 

Burhanuddin  menjelaskan bahwa partai politik merupakan institusi demokrasi yang paling krusial. Tidak ada demokrasi tanpa partai politik. "Karenanya partai politik adalah wajah kita, karenanya kita perlu untuk meng-encouragement mereka supaya lebih baik," tuturnya. 

Karena itu, Burhanuddin berharap, parpol melakukan introspeksi. Apalagi, kepercayaan publik terhadap DPR juga terendah kedua setelah partai politik. "Perlu jadi introspeksi untuk parpol, buat DPR buat DPD, karena bagaimanapun wajah demokrasi kita itu mereka," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani optimistis elektabiltas partainya terus meningkat jelang Pemilu 2024. "Dengan waktu 22 bulan yang masih tersedia, kami optimistis masih bisa meningkatkan elektabilitas secara signifikan termasuk mempersiapkan caleg-caleg yang potensial menghadapi 2024 nanti sehingga berkontribusi nyata pada peningkatan elektabilitas dan penambahan kursi di parlemen," kata Kamhar kepada Republika, Ahad (3/4). 

NasDem Komentari Hasil Survei Indikator

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menanggapi santai hasil survei terkait elektabilitas partai. Jelang Pemilu 2014 dan 2019, NasDem disebut-sebut sejumlah lembaga survei tidak lolos parliamentary threshold. "Kenyataan 2014 NasDem 7 persen kemudian 2019 10 persen," ujarnya.

Ahmad juga menegaskan bahwa Partai NasDem menargetkan runner up pada Pemilu 2024 mendatang. Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk berjuang lebih giat menghadapi 2024. 


Satgas: Angka Kasus Covid-19 Aktif Turun

Kasus Covid-19 di Lampung mengalami penurunan jumlah kasus, maupun kasus yang meninggal dunia.

SELENGKAPNYA

Komnas HAM Minta Polisi Serius Tangani Kasus Kerangkeng

Komnas HAM meminta polisi menjalankan segala rekomendasi yang diajukan lembaganya.

SELENGKAPNYA

Survei: Peluang Erick Thohir Terus Naik

Erick Thohir memiliki kans besar masuk dalam bursa calon presiden atau wakil presiden.

SELENGKAPNYA
×