BUMN Transportasi bersiap menghadapi lonjakan pemudik. | ANTARA FOTO/Jojon/rwa.

Ekonomi

31 Mar 2022, 11:55 WIB

BUMN Transportasi Prediksi Kenaikan Pemudik 

Persiapan mudik DAMRI secara keseluruhan sedang dalam proses persiapan armada untuk dilakukan rampcheck.

JAKARTA — Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi memasang target positif pada masa mudik Idul Fitri tahun ini. Optimisme tersebut muncul di tengah adanya pelonggaran syarat perjalanan dan tidak adanya larangan mudik pada tahun ini. Perum Damri menargetkan lebih dari 8.000 perjalanan pada masa angkutan Idul Fitri 2022.

“Ini dengan jumlah pelanggan di atas 200 ribu orang,” kata Plt Corporate Secretary DAMRI Siti Inda Suri kepada Republika di Jakarta, Rabu (30/3). 

Siti memastikan persiapan mudik Damri secara keseluruhan sedang dalam proses persiapan armada untuk dilakukan rampcheck. Begitu juga dengan persiapan pengemudi untuk melayani penumpang pada masa mudik tahun ini. “Kegiatan angkutan Hari Raya Idul Fitri 2022 ini tentunya akan dilaksanakan oleh seluruh cabang di Indonesia,” ujar Siti. 

Untuk penambahan rute dan armada, Siti mengatakan, hal tersebut dimungkinkan akan dilakukan. Hanya, ia menambahkan, rencana penambahan rute dan armada akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar. “Sampai dengan saat ini, bus siap guna operasi Damri kurang lebih sebanyak 1.600 unit armada,” kata Siti. 

Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, Tri Handayani, juga memasang target positif pada masa mudik tahun ini. Anda, sapaan akrabnya, memprediksi terjadi peningkatan penumpang pada masa mudik tahun ini. “Prediksi kami ada kenaikan penumpang mudik Lebaran tahun ini hingga 133 persen dari realisasi 2021 dengan kapasitas kursi 49.267,” ujar Anda.

Anda menjelaskan, rencana operasi angkutan Lebaran tahun ini akan dilakukan pada 17 April hingga 18 Mei 2022. Pelni memproyeksikan puncak arus mudik akan terjadi pada 26 April 2022 dan arus baliknya pada 9 Mei 2022.  “Kapal yang kami siapkan sebanyak 70 kapal. Dari total ini, sebanyak 26 kapal penumpang dan 44 kapal utama perintis,” kata Anda.

Anda mengatakan, dari 26 kapal penumpang, memiliki kapasitas kursi sebanyak 32.447 tempat duduk. Sementara, kapal perintis yang dioperasikan Pelni pada masa mudik tahun ini memiliki kapasitas 16.821 tempat duduk. 

Sementara itu, BUMN transportasi penyebrangan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan saat ini sudah melakukan persiapan penyelenggaraan Posko Pengendalian Transportasi selama periode Angkutan Lebaran Tahun 2022. Khususnya pada 10 lintasan penyeberangan terpantau nasional. “Kami susun skenario operasional tergantung situasinya yang menentukan jumlah kapal dan dermaga yang kami buka,” ujar Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi.

Pada saat keadaan padat, Ira mengatakan, ASDP akan melakukan pengelolaan jumlah kapal. Begitu juga dengan waktu loading dan unloading yang dipercepat sehingga membuat trafik lebih lancar. Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin menyatakan, pihaknya siap menyelenggarakan layanan angkutan Lebaran 2022. Pada masa pandemi Covid-19. 

Shelvy menegaskan, manajemen telah mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan dengan memaksimalkan kapasitas, baik sarana dan prasarana kapal serta pelabuhan. “Kami optimistis layanan penyeberangan periode Labaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan selamat,” kata Shelvy. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT ASDP Indonesia Ferry (@asdp191)

';

Produsen Berjanji Penuhi Kebutuhan Minyak Goreng Curah

Pasokan minyak goreng menurun drastis setelah pencabutan DMO.

SELENGKAPNYA

RI Dorong Pembangunan Infrastruktur untuk Pemulihan Global

Sebagai tuan rumah G20, penyediaan infrastruktur di sektor informasi dan teknologi menjadi hal utama.

SELENGKAPNYA
×