Menteri BUMN Erick Thohir berbicara tentang transformasi digital di BUMN | ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Ekonomi

30 Mar 2022, 08:38 WIB

Transformasi Digital Jadi Terobosan Transportasi

Transformasi digital di sektor infrastruktur transportasi di tempat yang kompleks seperti Indonesia akan dapat memberi manfaat.

JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan perlunya transformasi digital di sektor transportasi untuk bisa mengelola kerumitan sektor tersebut sesuai dengan karakter Indonesia yang berupa negara kepulauan.

Luhut menyebut Indonesia membutuhkan infrastruktur transportasi yang spesifik karena merupakan negara kepulauan yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan terletak di antara dua benua dan dua samudera. Terlebih, luas wilayah Indonesia didominasi oleh perairan. "Kami percaya pengembangan digital dan transformasi digital dengan skala masif akan dibutuhkan untuk mengelola semua kerumitan di sistem transportasi," katanya dalam Working Session of Task Force 8 T20, Digital Transformation in Transportation Infrastructure Development of Emerging Countries yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa.

Luhut mengatakan pembangunan infrastruktur transportasi yang tepat menjadi kunci utama untuk bisa memfasilitasi trafik orang, barang dan produk industri sehingga bisa mendorong ekonomi nasional.

Pembangunan transportasi sendiri telah menjadi prioritas pembangunan Indonesia dalam beberapa tahun. Saat ini transportasi di Tanah Air bertumpu pada 636 pelabuhan, 339 bandara, 548 ribu kilometer jalan dan lebih dari 6,32 juta km jalur kereta api.

Pemerintah akan menambah 14 pelabuhan dan 19 jalan tol serta enam jalur kereta api. "Tentu cakupannya sangat luas dan begitu banyak infrastruktur moda transportasi, sangat rumit dan tentu jadi tantangan untuk dikelola," katanya.

Luhut menuturkan, pemerintah tengah mengimplementasi National Logistics Ecosystem (NLE/Ekosistem Logistik Nasional) yang mengandalkan teknologi digital untuk mengakomodasi distribusi barang dan komoditas. Ada pun untuk memfasilitasi mobilitas orang dan penumpang, transformasi digital dibutuhkan untuk meningkatkan layanan, efisiensi dan meningkatkan jaminan keamanan pergerakan orang dari satu titik ke titik lainnya melalui moda transportasi terintegrasi.

Transformasi digital di sektor infrastruktur transportasi di tempat yang kompleks seperti Indonesia akan dapat memberi manfaat. "Kami mengundang kerja sama internasional untuk belajar bersama dan berbagi pelajaran bersama," pungkas Luhut.

Inka-TWC kembangkan tram mover di Taman Mini Jakarta

 

PT Taman Wisata Candi Borbudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) atau TWC menggandeng PT Inka (Persero) mengembangkan moda transportasi ramah lingkungan di kawasan destinasi wisata. Hal ini tertuang dalam dengan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pengembangan moda transportasi wisata di Kantor Pusat Inka, Ahad (27/3).

Direktur Utama TWC Edy Setijono berharap kerja sama ini bisa menjadi penggerak tren penggunaan moda transportasi ramah lingkungan di kawasan destinasi wisata. Edy menyebutkan, kolaborasi ini tidak hanya berfokus di TMII ini, melainkan juga sebagai awal pengembangan moda-moda, baik di dalam kawasan wisata maupun membangun konektivitas antardestinasi wisata. 

“Jadi, ke depan, kita akan menggunakan moda-moda berbasis energi terbarukan,” kata Edy dalam keterangan tertulis yang diterima Republika di Jakarta, Senin (28/3).

Direktur Utama Inka Budi Noviantoro mengatakan, Tram Mover yang akan beroperasi di TMII ini berbentuk persegi panjang dan dinding berkaca lebar sehingga penumpang bisa menikmati pemandangan dengan lebih leluasa. Budi menyebutkan, Tram Mover memiliki desain yang terkesan minimalis dan modern serta didominasi dengan warna merah.

Selain itu, interior Tram Mover juga dilengkapi dengan kursi melingkar yang nyaman bagi pengunjung. Budi mengatakan, Tram Mover ini nantinya akan beroperasi secara otomatis tanpa pengemudi yang dikendalikan melalui sistem operation control center (OCC). 

“Kendaraan Tram Mover ini kan sesuatu yang baru, baik secara teknologi maupun secara moda. Saya kira, nanti akan menarik perhatian. Terlebih, saat ada delegasi G20, ini bisa menjadi sarana untuk menikmati indahnya TMII,” ujar Budi.

Wakil Menteri II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, TWC sebagai BUMN yang bergerak dalam bidang pengelolaan destinasi wisata budaya dan cagar budaya kini telah bertransformasi. Kartika sangat mendukung sinergi antar-BUMN kali ini untuk kemajuan teknologi dan pengembangan energi terbarukan di Indonesia, khususnya pada sektor wisata.

“Saat ini, TWC bukan hanya mengelola Candi Borobudur dan Prambanan, melainkan juga TMII. Ke depan, oleh pemerintah, TWC juga akan mengelola seluruh kawasan heritage, menjadi destinasi yang baru di Indonesia,” kata Kartika.

Kartika mengatakan, Tram Mover ini rencananya akan diujicobakan pada April 2022 dan pada Oktober sudah bisa digunakan dalam gelaran G20 di TMII. Selain Tram Mover, lanjut

Kartika, TWC dan INKA bekerja sama dalam pengadaan shuttle bus di TMII dan sedang melirik kerja sama pengadaan kereta gantung di Borobudur, Magelang.  ';

×