Pesepak bola Persib Bandung rashid (kiri) mendapat gangguan dari pemain Persija Jakarta Makan Konate dalam pertandingan sepak bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (1/3/2022). | ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Olahraga

09 Mar 2022, 08:19 WIB

Persiapan Singkat Jadi Masalah Bagi Persib Jelang Vs Arema

Persib terakhir bermain saat menghadapi Persiraja Banda Aceh pada Sabtu (5/3) malam.

BANDUNG -- Kompetisi Liga 1 2021/2022 akan memasuki pekan ke-30. Pada lima laga terakhir ini, Persib akan bertemu dengan Arema FC di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Rabu (9/3). 

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengakui jadwal padat menjadi masalah bagi semua tim. Namun, jeda persiapan yang sangat singkat lebih banyak dialami oleh Maung Bandung. "Kami mencoba melakukan pemulihan usai memainkan laga terakhir yang mana kami bermain dalam kondisi yang sangat berat," kata Robert.

Persib terakhir bermain saat menghadapi Persiraja Banda Aceh pada Sabtu (5/3) malam. Meski menang dengan skor 3-1, pertandingan dihentikan akibat hujan deras yang tak kunjung berhenti. "Tentunya, hal itu membuat kaki pemain kami kelelahan," kata Robert.

Untuk itu, Robert ingin tim bisa berhati-hati, khususnya dalam menjaga kondisi tubuh. Robert hanya ingin menurunkan pemain yang memiliki kondisi dan permainan terbaiknya untuk bisa mengalahkan Arema. "Kami selalu mencoba menurunkan pemain terbaik untuk terus melaju dalam perlombaan menuju gelar juara. Beckham telah kembali dari sanksi akumulasi kartu dan banyak pemain yang rawan terkena sanksi serupa," ujar Robert.

Para pemain yang terancam terkena akumulasi kartu, di antaranya adalah Ardi Idrus, Nick Kuipers, Mohammed Rashid, Febri Hariyadi, Henhen Herdiana, Frets Butuan, dan David Da Silva. Untuk itu, Robert harus pintar-pintar mengatur skuad agar pemainnya tetap bisa bertanding dalam lima pertandingan tersisa ini.

"Jadi, kami harus cerdik dan hati-hati karena kami bukan hanya akan menghadapi Arema, tapi juga Madura United dan Persebaya. Jadi, kami harus mengoleksi sembilan poin dari tiga laga tersebut. Besok kami akan memulainya dengan meraih tiga poin pertama saat melawan Arema," kata Robert.

Pemain Persib, Beckham Putra Nugraha, mengaku siap untuk membawa tiga poin bagi Persib. Dia mengakui laga melawan Arema akan sulit mengingat kedua tim sama-sama ada di papan atas.

"Tentunya, kami akan lebih fokus dan harus bisa konsisten karena kemarin kami memenangkan pertandingan dan kami harus melanjutkan itu," ujar Beckham.

Beckham mengakui, ada misi balas dendam yang dibawanya untuk laga nanti. Sebab, Persib kalah 0-1 dari Arema FC pada putaran pertama lalu. "Di putaran pertama kita kalah dari Arema, di pertandingan besok kita akan balas," kata Beckham.

Pemain Arema FC, Johan Ahmad Farizi, mengatakan, persiapan tim berjalan seperti biasanya. "Kalau saya, mempersiapkan diri saja untuk menghadapi Persib. Saya sudah melihat bagaimana Persib bermain, jadi latihan normal seperti biasanya," kata Alfarizi.

Alfarizi pun memastikan persiapan Arema sama seperti menghadapi tim lainnya. Dia enggan melihat posisi Persib yang saat ini selisih dua poin di atas Arema.

"Recovery latihan dan persiapan lawan Persib besok, motivasinya tentu kami, pemain Arema, ingin mendapatkan tiga poin," ujar Alfarizi.

Pemain belakang ini bahkan menutup mata dengan catatan positif striker Persib, David Da Silva. David secara konsisten mencetak gol pada lima laga terakhir Persib. "Tidak, pemain Persib patut diwaspadai karena sepak bola sebelas lawan sebelas," kata Alfarizi. 

Menurut dia, tim harus fokus pada permainan sendiri. Dengan cara itu, dia optimistis tim bisa meraih poin penuh. "Saya hanya akan fokus untuk bertanding di setiap pertandingan, untuk dapatkan hasil terbaik," ujar Alfarizi. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Arema FC (aremafcofficial)


×