Pembalap Repsol Honda Team MotoGP Pol Espargaro berlatih start pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlan | ANTARA FOTO/Andika Wahyu

Inovasi

Mandalika, Ajang Unjuk Gigi Jaringan 5G

Berbagai pengalaman digital dengan teknologi 5G akan hadir di Mandalika.

Pada 18-20 Maret 2022, Mandalika akan menjadi perhatian dunia dengan menjadi tuan rumah gelaran seri kedua MotoGP. Berbagai persiapan, untuk mendukung konektivitas di event internasional ini pun terus dilakukan.

Pekan lalu, Telkomsel telah memastikan kesiapan konektivitas mobile broadband 4G/LTE serta ragam layanan unggulan untuk kenyamanan masyarakat di kawasan Mandalika, termasuk para pengunjung yang nantinya akan hadir menyaksikan MotoGP.

Optimalisasi kesiapan tersebut telah disampaikan secara langsung saat mendampingi kunjungan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo), saat melakukan pengecekan infrastruktur telekomunikasi di masa pra-musim MotoGP 2022 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Network Telkomsel Nugroho mengatakan, Telkomsel sebagai bagian dari TelkomGroup mendukung digitalisasi di salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yakni kawasan Mandalika.

“Untuk memastikan pengalaman aktivitas digital yang nyaman bagi masyarakat dan para pengunjung MotoGP 2022 nantinya, kami telah melakukan sejumlah optimalisasi kapasitas dan kualitas jaringan broadband 4G/LTE, serta nantinya akan menggelar akses jaringan 5G Telkomsel,” ujarnya, dalam keterangan pers yang diterima Republika.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Telkomsel (@telkomsel)

Telkomsel, kata Nugroho melanjutkan, juga akan menghadirkan showcase 5G dengan sejumlah use case teknologi 5G yang menarik di Mandalika International Street Circuit. Menurutnya, selama perhelatan berlangsung, masyarakat serta pengunjung dapat menikmati pengalaman digital di gelaran showcase ‘Telkomsel 5G Experience Center’ yang berada di kawasan Mandalika International Street Circuit, melalui pemanfaatan teknologi VR Tourism yang menampilkan keindahan destinasi wisata di NTB,

Selain itu, ada pula augmented reality (AR) Industrial Work Instruction yang menampilkan teknologi AR untuk operasional industri otomotif, 5G humanoid robot, virtual reality (VR) dan cloud gaming yang akan menampilkan pengalaman gaming balap terkini dengan teknologi VR atau cloud.

Untuk makin melengkapi pengalaman digital melalui 5G, Telkomsel juga menyiapkan, VR training and collaboration yang menampilkan teknologi VR untuk kolaborasi dan pelatihan virtual untuk industri otomotif, dan 5G Remote Control Drone yang menampilkan remote surveillance.

Optimalisasi jaringan, juga akan dibarengi dengan penambahan kapasitas dan penguatan kualitas di seluruh BTS 4G/LTE. “Semuanya, akan menjangkau area populasi masyarakat yang diperkirakan akan terjadi lonjakan trafik broadband, seperti area penginapan, lokasi wisata kuliner, medical center, titik transit transportasi seperti bandara dan pelabuhan, tempat destinasi wisata, dan venue MotoGP 2022,” ujar Nugroho.

 

 

TelkomGroup mendukung digitalisasi di Mandalika. 

 

 

 

Uji coba spektrum 3.5 GHz

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by XL Axiata Tbk (@xlaxiata_tbk)

Persiapan saksama untuk memastikan kondisi layanan yang prima juga dilakukan PT XL Axiata Tbk. Rencananya, XL akan segera menghadirkan layanan 5G di Mandalika, Lombok, NTB.

Berbagai persiapan pun saat ini sedang dilakukan di lapangan agar layanan data dan internet supercepat ini bisa hadir. Baik untuk tujuan 5G Experience maupun 5G Showcase.

Salah satu tahap persiapan yang sudah berlangsung adalah uji coba  5G XL Axiata secara terbatas di lapangan, yaitu pada 12 Februari 2022, dengan hasil yang cukup memuaskan.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa menjelaskan, pada uji coba ini, XL telah menguji beberapa aspek teknis, dengan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan beberapa operator satelit.

Tujuannya, untuk melaksanakan pengujian jaringan co-existence pada spektrum 3.5GHz. “Uji co-existence ini dimaksudkan untuk memastikan jaringan 5G yang akan digelar nanti tidak mengganggu sistem operasional satelit yang telah ada di sekitar kawasan,” ungkap Dharma.

Hasilnya, ia melanjutkan, cukup memuaskan karena tidak ditemukan adanya gangguan di jaringan satelit akibat dari pemanfaatan 5G. Gede melanjutkan, guna menyelenggarakan layanan 5G di Mandalika ini, XL Axiata akan menggunakan spektrum pita frekuensi 3.5GHz dan 26GHz untuk menghadirkan real 5G experience bagi pelanggan, khususnya bagi pengunjung yang berada di Sirkuit Mandalika.

Untuk dapat menikmati layanan 5G XL Axiata ini, maka pengunjung harus memastikan, smartphone yang dipakai juga telah mendukung jaringan seluler generasi kelima di pita frekuensi 3.5 GHz dan 26 GHz serta simcard yang dimiliki juga sudah uSIM.

Rencananya, akan ada beberapa titik strategis layanan 5G XL Axiata yang bisa diakses secara gratis oleh pelanggan di seputar sirkuit. Titik-titik akses ini berada di sekitar sirkuit yang akan menjangkau area VVIP village, tribun penonton serta lokasi strategis lainnya yang menjadi lokasi berkumpulnya penonton balapan, jurnalis dan broadcaster, tim pendukung, serta satuan kerja event MotoGP. Akses ke layanan 5G ini sepenuhnya gratis atau sama sekali tidak dikenakan biaya.

Sementara itu untuk keperluan 5G Showcase atau pameran 5G, Dharma menjelaskan, XL akan menghadirkan 5G immersive games and experience seperti Motorbike Augmented Reality (AR), dan 360 Degree Camera Live Broadcasting.

Diharapkan, melalui penggelaran 5G ini, pengunjung akan dapat merasakan pengalaman 5G yang sesungguhnya. Termasuk juga menikmati keunggulan teknologi 5G, dibandingkan jaringan 4G di antaranya dari aspek data rate atau kecepatan data yang lebih atau kerapatan koneksi yang lebih banyak dari 4G. 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat