Foto udara tikungan ke 10 Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). MotoGP Official Test atau tes pramusim untuk seri balap MotoGP 2022 | ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.

Olahraga

Celah Mandalika Berbenah

Kondisi lintasan Mandalika yang kotor diperparah minimnya karet ban yang bisa melekat erat di aspal.

Ada saja celah untuk Sirkuit Internasional Mandalika terus berbenah. Keluhan-keluhan mengenai lintasan sirkuit diungkap oleh pembalap. Pembalap RNF Yamaha Andrea Dovizioso, misalnya, mengeluhkan banyaknya kerikil yang terpelanting dari motor para pembalap yang ada di depannya.

Lalu, tersiar juga kabar bahwa juara Dunia 2020 Joan Mir menemukan lumpur di lintasan yang mungkin akibat hujan mengguyur sirkuit. Pelaksanaan tes pada hari pertama sempat dihentikan karena lintasan kotor dan membahayakan pembalap.

Kondisi lintasan yang kotor diperparah dengan sempitnya racing line dan minimnya karet ban yang bisa melekat erat di aspal. Itu menyebabkan pembalap tak dapat mendorong limit kecepatan motornya.

Sebagai sirkuit baru tentunya persoalan-persoalan semacam itu menjadi sesuatu yang wajar terjadi. Apalagi pembangunan infrastruktur sebagian masih berlangsung. Namun, perlu juga diingat, tidak semua kekurangan itu bisa menjadi alasan yang bisa dibenarkan.

Franco Uncini selaku Grand Prix Safety Officer FIM tak terlalu mempersoalkan keluhan itu. Menurut dia, sirkuit tersebut mungkin belum siap untuk menyelenggarakan tes pramusim karena masih banyak pengerjaan infrastruktur pendukung di sekitar sirkuit sehingga lintasan kotor.

Namun, secara umum Uncini menyatakan Sirkuit Internasional Mandalika siap menggelar balapan MotoGP 2022 pada 18-20 Maret bulan depan. Ia meminta panitia agar terus melakukan pembersihan lintasan dengan sangat baik.

Pembalap pun memaklumi kondisi tersebut selama tes. Pembalap Aprilia Aleix Espargaro kepada The Race mengakui bahwa kondisi lintasan yang kotor sempat membuatnya tak melanjutkan tes. Namun, ia yakin masalah tersebut tak ditemukan lagi pada saat balapan resmi. “Tapi, saya yakin mereka bisa membersihkan trek dalam satu bulan,” ujarnya.

Berdirinya Sirkuit Internasional Mandalika ini dan ditetapkannya sebagai lokasi seri kedua MotoGP 2022 jelas sudah sesuai persetujuan dari Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) di mana lembaga ini yang membuat pedoman sebuah sirkuit layak dijadikan ajang balapn MotoGP.

Ada 15 bab yang tertuang dalam dokumen pedoman syarat sirkuit layak menjadi tuan rumah balapan motor yang dikeluarkan oleh FIM pada 2021. Dalam dokumen tersebut dijelaskan secara terperinci,  di antaranya tentang sirkuit, lintasan, dan lingkungan trek. Namun, pedoman tersebut bisa saja diperbarui setiap saat oleh FIM.

Masih ada waktu satu bulan bagi Indonesia untuk membenahi keluhan-keluhan itu sekaligus merampungkan pembangunan infrastruktur pendukung. Optimisme harus tetap dibangun bahwa GP Mandalika akan berlangsung sukses dan mengharumkan nama bangsa.

GP Indonesia akan digelar pada 20 Maret pada seri kedua musim ini setelah GP Qatar pada seri pembuka 6 Maret mendatang. Ini adalah momen bersejarah karena pertama kalinya Indonesia kembali menggelar MotoGP sejak 1997.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MANDALIKA_CIRCUIT (sirkuit_mandalika_id)

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat