Prajurit TNI mengusung peti jenazah Serda Anumerta Miskel Rumbiak saat prosesi upacara pelepasan di lapangan Yon Zipur 20 PPA Sorong, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Jumat (21/1/2022). (ilustrasi) | ANTARA FOTO/Olha Mulalinda

Nasional

28 Jan 2022, 03:45 WIB

Tiga Prajurit Gugur Lagi di Papua

Empat prajurit TNI gugur dan empat terluka selama Operasi Damai Cartenz.

JAKARTA--Intensitas serangan kelompok kriminnal bersenjata (KKB) masif sejak pemerintah menerapkan Operasi Damai Cartenz pada Senin (17/1). Sepuluh hari penerapan operasi yang menggantikan Operasi Nemangkawi ini, empat prajurit TNI gugur akibat serangan kelompok separatis bersenjata di Papua.

Terbaru, tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur dalam serangan yang dilakukan KKB di Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1). Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan, serangan KKB ke pos TNI di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, ini juga mengakibatkan satu prajurit mengalami kritis akibat luka tembak.

“Tiga korban yang gugur, sudah dievakuasi ke Timika. Sedangkan anggota yang masih dalam kondisi kritis, masih dalam perawatan serius di Puskesmas Ilaga,” kata Kolonel Aqsha kepada Republika, di Jakarta, Kamis (27/1).

Aqsha menambahkan, prajurit yang gugur, yakni Serda Rizal Maulana Arifin (24 tahun), Dantim 2 Pos Koramil Gome. Kemudian Pratu Tupel Alomoan Baraza (24), Tabakpan Tim 2 Pos Koramil Gome. Lalu, Pratu Rahman Tomilawa (24), Tapakban Tim 3 Pos Koramil Gome. Sedangkan prajurit TNI yang masih dalam perawatan medis, adalah Pratu Syaiful. Keempatnya merupakan anggota Satgas Kodim YR 408/Sbh.

photo
Seorang prajurit TNI korban kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berhasil dievakuasi tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSAL dr. Oetojo Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (20/1/2022). Satu prajurit TNI AD Serda Maiskel Rumbiak dari Yon Zipur 20/PPA meninggal dunia dan empat orang lainnya yaitu Serda Darusman, Prada Ajiz, Prada Abraham, serta Prada Odeng luka berat usai kontak senjata dengan KKB Maybrat dan harus dievakuasi ke Sorong guna mendapatkan perawatan intensif. - (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

Serangan KKB terjadi pada Kamis (27/1) pagi waktu setempat. Serangan terjadi ketika pergantian personel jaga di Pos Koramil Gome. Dari serangan tersebut, Serda Rizal terkena tembakan. Prajurit lainnya sempat melakukan pertolongan dengan membawa Serda Rizal itu ke Puskesmas Ilaga. “Tetapi dalam perjalanan menuju Puskesmas, Serda Rizal meninggal dunia,” ujar Aqsha.

Pratu Tuppal Baraza, pun mengalami nasib yang sama. Meskipun sempat mendapatkan perawatan medis langsung, tetapi tim dokter di Puskesmas Ilaga, tak dapat melakukan penyelamatan. Saat upaya menyelamatkan nyawa kedua prajurit, serangan dari KKB kembali terjadi.

Pada serangan kedua tersebut, dua prajurit TNI lainnya turut terkena tembakan. Yakni, Pratu Rahman dan Pratu Saeful. Pratu Rahman tak tertolong saat dibawa ke puskesmas. Sementara, kondisi Pratu Saeful masih perawatan dalam kondisi kritis.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa tiba di Timika, Kamis (27/1) petang. Danrem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro mengakui Panglima TNI dijadwalkan melayat tiga prajurit yang gugur saat baku tembak di Gome, Kabupaten Puncak. Jenazah ketiga prajurit saat ini sudah berada di Timika setelah dievakuasi menggunakan helikopter Caracal. Selain tiga prajurit gugur di Gome, satu prajurit gugur di Maybrat pekan lalu.

photo
Pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya berpose selepas menyerang posko di Maybrat dan mengugurkan seorang anggota TNI pada 20 Januari 2022. - (dok TPNPB)

Sementara, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengaku bertanggungjawab atas penyerangan di Distrik Gome dan Maybrat. Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengeklaim, serangan terhadap TNI dilakukan kelompok pimpinan Numbuk Telenggen.

Sebby mengaku, kontak senjata pertama terjadi pukul 05.00 WIT. Lalu, serangan susulan dilakukan pukul 09.37 WIT. "Numbuk Telenggen dengan pasukannya serang lagi di Pos Koramil Distrik Gome Tanah Merah, Kabupaten Puncak Ilaga, dan dalam serangan ini dua orang anggota TNI tertembak," ujarnya. 

Sepanjang 2022 ini, sejumlah serangan telah dilakukan terhadap pasukan TNi/Polri di Papua. Pada 17 Januari 2022, KKB menembaki pos keamanan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Anggota Polri Bharatu Bachtiar terluka tembak dalam kejadian itu. 

Kemudian pada 20 Januari 2022, rombongan Yon Zipur 20 PPA ditembaki saat melintasi Distrik Aifat Timur, Maybrat, Papua Barat. Anggota TNI Serda Miskel Rumbiak gugur dan tiga lainnya terluka tembak. Pada 22 Januari 2022, helikopter yang membawa Satgas Damai Cartenz ditembaki di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Anggota polisi Bharada Resi Nugroho terluka tembak.

Sepanjang 2021 sebanyak 44 orang dilaporkan meninggal akibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di beberapa lokasi di Papua. "Memang benar dari 92 kasus penembakan yang terjadi mengakibatkan 44 orang meninggal, 15 orang diantaranya anggota TNI-Polri," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri dalam keterangan akhir tahun di Jayapura, Kamis (23/12).

Dia mengakui kasus penembakan yang melibatkan KKB memang mengalami kenaikan dibanding tahun 2020. Tahun lalu, kasus penembakan tercatat 49 kasus. Tahun ini naik 87,75 persen karena terjadi 92 kasus. Kasus-kasus yang melibatkan KKB itu terjadi di tujuh polres, yakni di Polres Mimika, Intan Jaya, Puncak, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga dan Polres Keerom.

Dari data yang ada terungkap selama periode itu tercatat 18 warga sipil meninggal dan 11 orang KKB dilaporkan tewas. Ke depan, kata Kapolda dalam keterangan akhir tahun yang dihadiri tokoh-tokoh agama, anggota sudah diperintahkan untuk tidak melakukan pengejaran dengan berbagai alasan.

"Kalau anggota melakukan pengejaran, kemungkinan akan menimbulkan korban jiwa dan senjata sehingga memperkuat persenjataan mereka (KKB)," ujar Fakhiri.

Salah satu strategi kepolisian, polisi yang ditugaskan di wilayah Papua nantinya adalah anak-anak asli setempat. "Saat ini 1.999 anggota Polri program bintara noken yang dibiayai dana otonomi khusus dan mereka lah yang akan dikembalikan ke daerah pengirim," kata Fakhiri. 

Pemakaman

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman rencananya akan memimpin langsung upacara pemakaman salah satu dari tiga prajurit TNI yang gugur akibat kontak senjata dengan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, yakni Serda M Rizal Maulana Arifin. Upacara pemakaman itu bakal digelar di Bandung, Jawa Barat.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta KSAD terhadap prajuritnya yang gugur. Tatang mengungkapkan, jenazah Serda Rizal pun rencananya akan diberangkatkan ke Bandung pada, Kamis (27/1).

"Sebagai wujud penghormatan dan rasa cintanya kepada prajuritnya yang gugur, direncanakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, akan memimpin langsung upacara pemakaman Serda M Rizal Maulana Arifin salah satu korban kontak tembak tersebut di Bandung," kata Tatang dalam keterangan resmi Dispenad yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, lanjutnya, upacara pemakaman Pratu Tupel Alomoan Baraza di Jambi akan dipimpin oleh Pangdam II/ Sriwijaya. Sedangkan upacara pemakaman Pratu Rahman Tomilawa di Maluku Tengah akan dipimpin oleh Pangdam XVI/Pattimura.

Adapun jenazah Pratu Tupel Alomoan Baraza Pratu Rahman Tomilawa akan diterbangkan ke daerah asal masing-masing pada Jumat (28/1).

Sumber : antara


×