Ilustrasi Covid-19 varian omikron | Pixabay

Nasional

18 Jan 2022, 02:31 WIB

Sejumlah Daerah Hadapi Omikron

Di Kota Surabaya, enam kasus omikron telah ditemukan.

JAKARTA -- Sejumlah daerah di Indonesia telah mengonfirmasi kasus baru omikron di wilayahnya. Selain DKI Jakarta dan wilayah di Jawa Barat, Surabaya dan Malang, Jawa Timur, juga mengumumkan tengah menghadapi penularan kasus omikron. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Jakarta selalu menjadi tempat bagi warga negara asing (WNA) masuk ke Indonesia. Sehingga, tak aneh jika ada banyak potensi klaster luar omikron yang tiba di DKI. “Untuk itu, DKI Jakarta bekerja sama dengan Satgas Pusat, Menteri Perhubungan, Kemenkeu, Kemenkes, dan semuanya untuk siap menghadapi medan perang melawan varian omikron,” kata Riza, Senin (17/1). 

Riza menambahkan, memang ada peningkatan Covid-19 di Jawa dan Jakarta. Hal itu terjadi karena adanya dampak dari libur Natal dan tahun baru (Nataru). Untuk diketahui, pemerintah pusat batal menerapkan PPKM Level 3 nasional menjelang Nataru lalu. “Namun, sampai hari ini, kita semua masih dapat menangani dan mengendalikan dengan baik,” kata Ketua DPD Gerindra DKI itu.

Data per Ahad (16/1), ada 720 kasus omikron di DKI. Dari jumlah itu, 78 persen atau sekitar 567 orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri. “Sedangkan, 153 lainnya merupakan transmisi lokal,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jakarta Smart City (jsclab)

Di Kota Surabaya, enam kasus omikron telah ditemukan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan, dua pasien positif Covid-19 yang sebelumnya terkonfirmasi varian omikron telah dinyatakan sembuh. Namun, muncul lagi empat pasien omikron pada 14 Januari 2022.

Eri memastikan, keempat pasien tersebut terus mendapat perawatan di rumah sakit dan kondisinya dalam keadaan baik. "Tapi, meskipun omikron, CT value-nya tinggi, lalu mereka dalam keadaan sehat atau pasien OTG,” kata Eri, Ahad (16/1).

Eri memastikan, Dinas Kesehatan langsung melakukan tracing kepada keluarga dan tetangga sekitar pasien tersebut. Semuanya dinyatakan negatif varian omikron.

Sementara, di Kabupaten Malang, satu warga ditemukan terkena varian omikron. Bupati Malang M Sanusi mengatakan, pihaknya akan menerapkan kebijakan PPKM Mikro di tingkat RT sebagai salah satu cara mengantisipasi penyebarannya. Pasien omikron itu adalah warga Desa Banjararum, Kecamatan Singosari. “Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian omikron saat ini berjumlah satu orang," kata dia, Ahad. 


×