Warga Hong Kong mengantre untuk dites usap Covid-19, Kamis (6/1/2022). Bandara Internasional Hong Kong melarang setidaknya 153 negara untuk transit. | AP/Vincent Yu

Internasional

15 Jan 2022, 10:02 WIB

Hong Kong Tolak Lebih dari 150 Negara

WHO merekomendasikan dua obat lagi untuk Covid-19.

HONG KONG -- Bandara Internasional Hong Kong menyatakan, Jumat (14/1), melarang setidaknya 153 negara untuk transit. Ini adalah langkah terbaru Hong Kong dalam menekan laju penularan Covid-19.

Penumpang yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam 21 hari terakhir menjadi sasaran pelarangan. Termasuk di antara mereka adalah orang yang pernah berkunjung ke Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Larangan berlaku pada 16 Januari-15 Februari.

Larangan dikeluarkan seiring pergulatan Hong Kong dalam mengatasi omikron. Sebagian besar kasus dilacak terkait dua awak pesawat Cathay Pacific. Keduanya melanggar aturan karantina. Mereka bahkan sempat makan di restoran dan pergi ke bar sebelum diketahui positif.

Lebih dari 50 kasus penularan lokal dilaporkan di Hong Kong, terhitung sejak akhir 2021. Sebelumnya, Hong Kong bebas kasus baru selama tiga bulan.

Sementara itu, risiko resesi membayangi Jerman. Negara dengan perekonomian terbesar di Eropa itu telah mengalami kontraksi pada ak hir 2021.

Mereka juga mengalami gun cangan pada awal tahun ini, di tengah penyebaran varian omikron yang membatasi orang untuk belanja dan bepergian. Pasokan bahan baku mentah yang terhambat juga meng akibatkan industri manufaktur ter hambat.

photo
Warga Hong Kong mengantre untuk dites usap Covid-19, Kamis (6/1/2022). Bandara Internasional Hong Kong melarang setidaknya 153 negara untuk transit. - (AP/Vincent Yu)

Filipina diperkirakan, bakal mengeluarkan perintah yang memungkinkan aparat desa mendatangi rumah warga, dari pintu ke pintu untuk mencatat status vaksinasi warga.

Pemerintah juga diperkirakan akan membatasi pergerakan warga hingga akhir Januari, setelah kasus Covid- 19 melejit. Pekan lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan, ia akan memerintahkan penahanan orang yang belum divaksin.

Eropa memperketat aturan pe makaian masker. Di Italia, misalnya, semula soal bermasker atau tidak menjadi bahan perdebatan. Namun, sejak Natal lalu, mereka memperketat pemakaian masker FFP2 di tempat umum, seperti transportasi umum, teater, bioskop, atau ajang olahraga.

Kini, pemakai masker bahkan tidak boleh membuka masker di tempat umum meski untuk makan atau minum. Masker juga harus dipakai meski berada di ruang terbuka. Selama ini, aturan pemakaian masker di ruang tertutup selalu berlaku walaupun infeksi sempat turun pada musim panas lalu.

Masker FFP2 setara dengan masker N95 yang dikenal di Indonesia. Masker tersebut memiliki beberapa lapis penyaring.

Spanyol juga memperketat aturan pemakaian masker yang sudah dimulai sejak Natal lalu. Ketika Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez ditanya, apakah masker memang bermanfaat, ia menjawab, "Tentu saja. Bukan menurut saya, melainkan menurut ilmu pengetahuan karena virus ini menyebar ketika orang mengembuskan napas."

Yunani juga memberlakukan kembali pemakaian masker di dalam ruangan. Masker yang digunakan adalah jenis FFP2 atau masker bedah dua lapis saat orang berada di transportasi umum dan tempat tertutup.

WHO tambah obat

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambah dua obat baru untuk merawat pasien Covid-19. Keduanya adalah baricitinib dan sotrovimab. Rekomendasi ini dimuat di British Medical Journal, Jumat.

Baricitinib biasanya dipakai untuk obat rheumatoid arthritis. Namun, obat ini dikombinasikan dengan korteskotiroid, yang amat direkomendasikan untuk penderita Covid-19 dalam kondisi parah atau kritis.

Tim panel ahli juga memberikan "rekomendasi bersyarat" untuk penggunaan sotrovimab. Ini adalah percobaan pengobatan antibodi monoklonal. Pengobatan ini hanya untuk pasien yang tidak parah, tetapi berisiko dirawat di rumah sakit.

Antibodi monoklonal adalah zat yang diciptakan di laboratorium. Cara bekerjanya dengan cara meniru mekanisme pertahanan alami tubuh.

Sumber : Reuters/AP


×