Pesepak bola Bhayangkara FC Renan Da Silva (tengah) menghadang pesepak bola PSS Sleman pada pertandingan Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (22/11/2021). PSS Sleman dan Bhayangkara FC bermain imbang dengan skor 0-0. | ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Olahraga

14 Jan 2022, 10:50 WIB

Bhayangkara dan Madura United Sama-Sama Incar Kebangkitan

Bhayangkara menilai Madura United bukan tim yang mudah untuk dikalahkan.

GIANYAR -- Bhayangkara FC akan menghadapi Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (14/1/2022). Menjelang laga ini, Bhayangkara FC sudah siap menghadapi Madura United. 

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menyebut timnya telah melupakan kekalahan dari Arema FC dalam laga sebelumnya. Persiapan tim pun sudah berjalan lancar. 

"Persiapan kami sudah semakin bagus, para pemain sudah mulai bergabung. Kami tidak sabar untuk menghadapi pertandingan besok," kata Paul dalam konferensi pers menjelang laga, Kamis (13/1). 

Paul mengakui, Madura United bukan tim yang mudah untuk dikalahkan. Bahkan, pada putaran pertama, Paul menyebut timnya kesulitan untuk bisa mengalahkan Madura United. 

"Mereka adalah tim yang bagus, terakhir kami bertemu dengan mereka itu adalah pertandingan yang bagus," kata Paul.

Kini, Madura United telah merombak tim untuk menjalani putaran kedua ini. Paul pun melihat Madura United layaknya tim baru yang akan dihadapi oleh timnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Madura United FC (maduraunited.fc)

"Sekarang mereka punya banyak pemain baru, jadi seperti kami tampil menghadapi tim baru yang bagus. Tapi, kami siap untuk menghadapi mereka," ujar Paul.

Paul mengatakan, ia tidak perlu lagi memotivasi tim untuk bisa meraih poin akibat kekalahan atas Arema. Menurutnya, tim sudah tahu apa tugas mereka, yakni memenangkan pertandingan. 

Pelatih Madura United, Fabio Lefundes, menyebut timnya punya waktu yang cukup untuk persiapan. Dia yakin pasukannya bisa bermain baik untuk menghadapi gempuran Bhayangkara FC. 

"Dalam latihan, pemain punya respons yang bagus dengan instruksi kami. Kami akan melawan tim yang ada di papan atas yang memiliki pemain bagus. Kami tidak bisa pilih lawan. Jadi, siapa pun lawannya, kami harus siap menghadapinya," kata Fabio.

Fabio menyatakan, ia enggan melihat kekalahan Bhayangkara FC dari Arema FC pada laga sebelumnya sebagai acuan. Menurut dia, kondisi timnya pun sama setelah dikalahkan oleh PSM Makassar. 

"Kita kalah pada pertandingan terakhir dari tim yang posisinya ada di bawah kami di klasemen. Bhayangkara kalah dari Arema FC yang juga ada di papan atas, tapi kami harus bermain baik dalam tim agar bisa memperbaiki posisi kami di klasemen," kata Fabio.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bhayangkara FC (bhayangkarafc)

Fabio pun sadar bahwa kekalahan masing-masing telah membuat kedua tim sama-sama mengincar kemenangan. Apalagi, selama putaran pertama Bhayangkara selalu mempertahankan posisi puncak klasemen. "Mereka memang selalu ada di puncak klasemen, tapi kami punya modal besar untuk menang," ujar Fabio.

Optimisme Fabio untuk meraih poin penuh atas Bhayangkara didasari dengan bertambahnya kekuatan Madura United saat ini. Sebut saja Beto Goncalves yang kembali memperkuat tim setelah direkrut pada bursa transfer paruh musim kemarin. 

"Beto adalah pemain senior di liga Indonesia, dia sudah beberapa kali juara dan banyak main di timnas, semua orang tahu dia. Dia punya permainan bagus dan tim lawan sudah tahu kualitas dia," kata Fabio. 


×