Sejumlah mobil Honda BR-V melintasi perbukitan ketika melakukan Jelajah Pesisir Selatan Yogyakarta di sekitar Pantai Baron, Gunung Kidul, Yogyakarta, Selasa (11/4).. Honda BR-V merupakan 7-Seater Crossover SUV dengan mesin i-VTEC 1.5 liter yang hemat baha | ANTARA FOTO

Otomotif

13 Jan 2022, 03:57 WIB

Honda Serahkan All New BR-V kepada Konsumen Pertama

All New Honda BR-V ditawarkan dalam empat varian

 

September lalu, Honda resmi memperkenalkan All New BR-V. Kini, produk terbaru itu mulai diserahkan kepada konsumen yang telah melakukan pemesanan jauh-jauh hari.

Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM) Takehiro Watanabe mengatakan, perusahaan berterima kasih kepada seluruh konsumen yang telah memesan dan bersabar menunggu kehadiran All New BR-V hingga saat ini. "Kini, konsumen dapat mulai menikmati waktu bersama All New BR-V yang akan benar-benar mendefinisikan ulang pengalaman berkendara seluruh konsumen,” kata Takehiro Watanabe dalam seremoni penyerahan All New BR-V yang digelar di Senayan Park, Jakarta, Sabtu (8/1).

All New Honda BR-V ditawarkan dalam empat varian, yaitu tipe S dengan transmisi manual. Kemudian tipe E dengan pilihan transmisi manual dan CVT, tipe Prestige dengan transmisi CVT, dan tipe Prestige with Honda Sensing dengan transmisi CVT.

"All New Honda BR-V sangat tepat untuk konsumen yang menginginkan sebuah model LSUV 7 penumpang yang menciptakan sebuah definisi baru dalam pengalaman berkendara. Selain menawarkan fitur lengkap dan teknologi terdepan, kami percaya All New BR-V akan memberikan value for money yang tinggi bagi konsumen," ujarnya.

Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM mengatakan, produk ini termasuk produk yang sangat diminati oleh konsumen. Hal ini terlihat dari banyaknya pesanan yang masuk dari seluruh wilayah di Indonesia.

"Kami juga telah mulai mengirimkan All New BR-V ke seluruh wilayah Indonesia. Kami juga akan memaksimalkan kapasitas produksi di pabrik agar dapat memenuhi pemesanan All New BR-V dalam waktu sesegera mungkin,” kata Billy.

Menurutnya, All New BR-V dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 278,9 juta (on the road Jakarta) untuk kepemilikan mobil pertama. Harga tersebut adalah harga untuk nomor rangka tahun 2022 dan telah menerapkan regulasi pajak berdasarkan emisi yang berlaku saat ini.

Produksi All New BR-V di Indonesia mulai dilakukan pada 13 Desember 2021 di Pabrik PT Honda Prospect Motor di Karawang, Jawa Barat. Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang memproduksi model ini.

Selain untuk memenuhi permintaan konsumen di Indonesia, HPM juga memiliki rencana untuk mengekspor All New BR-V produksi Indonesia ke sekitar 30 negara di seluruh dunia. Rencananya, pasar ekspor itu akan mulai diakomodasi pada Februari tahun ini. 

Relaksasi tak kunjung pasti

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM Yusak Billy mengungkapkan bahwa pemesanan kendaraan mobil yang di pasarkan oleh Honda Prospect Motor (HPM) mengalami penurunan yang drastis hingga 50 persen pada Januari akibat relaksasi PPnBM yang tak kunjung pasti.

"Pemesanan mobil baru kami hingga 9 Januari 2022, jika dibandingkan dengan tanggal 9 Desember 2021 itu kita drop sampai dengan 50 persen," ungkap Yusak Billy pada saat sesi Media Test Drive all new Honda BR-V di Ungaran, dikutip Rabu.

Pengaruh yang cukup besar akan hadirnya relaksasi PPnBM ini, membuat banyak produsen berharap relaksasi ini dapat terus diperpanjang agar roda perekonomian juga semakin pulih akibat adanya pandemi wabah virus corona.

Dalam hal ini, pemerintah juga telah mengeluarkan wacana bahwa nantinya relaksasi ini akan terus diperpanjang atau dipermanenkan. Hal itu, masih dalam kajian lebih lanjut oleh pemerintah. Dengan begitu, mobil-mobil Honda yang dahulunya dapat menikmati relaksasi ini harus rela terkena imbas dari aturan yang belum pasti ini.

Seperti halnya Honda HR-V yang dahulunya mendapatkan relaksasi hingga 100 persen kini dengan adanya peraturan pajak emisi sejak 16 Oktober 2021 menjadi berubah.Dengan peraturan pajak emisi yang baru ini, harga-harga kendaraan juga ikut memberikan dampak kenaikan harga yang cukup tinggi.

"Kalau kita lihat kan dulu itu, HR-V 100 persen diskonnya, CR-V juga sama kan. sekarang itu mobil-mobil ini dengan adanya peraturan itu naik jadi 15-20 persen sesuai dengan skema pajak emisi yang berlaku," ucap dia.

Dengan begitu, banyak juga konsumen yang sudah memesan berbagai kendaraan mobil Honda menahan pembelian mereka hingga kepstian relaksasi PPnBM ini jelas dan sah dikeluarkan oleh pemerintah."Konsumen banyak yang nahan pembelian jadinya, meski banyak juga yang sudah melakukan SPK," tutup dia.


×