Kawasan Gelora Bung Karno Jakarta. Di dalamnya terdapat Indoor Multifunction Stadium (IMS). | ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Jakarta

10 Jan 2022, 00:50 WIB

Pemprov DKI Pugar Gedung IMS di GBK

Proses pugar Gedung IMS di GBK ini dimaksudkan untuk menjaga warisan bangsa yang berkaitan dengan olahraga.

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta menerbitkan surat rekomendasi pemugaran gedung Indoor Multifunction Stadium (IMS) di kawasan Cagar Budaya Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Desain akhir gedung IMS GBK yang dirancang tetap sesuai dengan bangunan cagar budaya pada kawasan tersebut. 

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana mengatakan, rekomendasi tersebut setelah ada permohonan pengelola Kompleks GBK dan rencana pembangunan gedung telah melalui proses sidang bersama Tim Sidang Pemugaran DKI Jakarta. “Pemugaran dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ruang dalam memfasilitasi kegiatan olahraga cabang bola basket,” kata Iwan, Ahad (9/1).

Di sisi lain, sebagai upaya perlindungan bagi bangunan cagar budaya, diduga cagar budaya, maupun bangunan di kawasan pemugaran. Hal ini agar setiap proses pemugaran dan pengembangannya tetap sesuai dengan kaidah pelestarian.

“Melalui berbagai masukan dan saran dalam sidang dari para ahli yang memiliki kompetensi di bidang pelestarian, kami mengupayakan desain akhir Gedung IMS GBK yang dirancang dapat tetap sesuai dengan bangunan cagar budaya pada kawasan tersebut,” ujar Iwan.

Kekayaan budaya atau cagar budaya (istilah lebih spesifik dalam perundang-undangan Indonesia) adalah sebuah benda fisik yang merupakan bagian dari warisan budaya suatu kelompok atau masyarakat. Barang-barang tersebut termasuk bangunan bersejarah, karya seni, situs arkeologi, perpustakaan dan museum.

Indonesia memiliki ribuan peninggalan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Lokasinya tersebar di seantero Nusantara. Sebagai investasi alam pikir dan alam rasa dari masa lalu, perlindungan dan pelestarian cagar budaya di negeri ini masih menjadi tantangan meski tapak sejarah pelestariannya sudah berlangsung sejak lama. Dan salah satu cagar budaya itu adalah Gedung IMS yang berada di Kompleks Gelora Bung Karno Jakarta.

Pembangunan gedung IMS dirancang arsitek Ir Widharko dengan desain terinspirasi dari kerajinan tangan anyaman keranjang, sebuah produk seni budaya Indonesia yang erat dengan aspek kehidupan bangsanya. Prinsip anyaman yang saling bertumpang dan bertumpuk diabstraksikan menjadi bentuk massa bangunan berlapis dengan variasi pola yang unik, merepresentasikan spirit of craftsmanship.

Rencananya, Gedung IMS bakal dibangun di sebelah barat laut area kompleks Situs Cagar Budaya Gelora Bung Karno. Lokasi pastinya adalah sebelah timur Gedung Hall A Basket. Proyek pembangunan ini dirancang berdasarkan konsep rancangan standar internasional melalui pendekatan ‘sikap’ yang mengadaptasi bahasa arsitektur sekitar.

“Sebagai bangunan dengan fungsi baru pada kawasan tersebut, Gedung IMS GBK diharapkan dapat menjadi ruang publik yang baru untuk memenuhi kebutuhan fungsi dan sekaligus dapat menikmati eksistensi kawasan yang bersejarah serta bernilai tinggi tanpa mengurangi rasa hormat terhadap sekitarnya,” imbuh Iwan. ';

×