Sejumlah penumpang pesawat berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (2/1/2022). | ANTARA FOTO/Fauzan

Nasional

04 Jan 2022, 03:45 WIB

Masa Karantina Covid-19 Dipersingkat

Pemerintah sedang menyiapkan pintu-pintu baru untuk para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

JAKARTA – Masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri kembali berubah. Kali ini pemerintah mempersingkat masa karantina tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, masa karantina yang sebelumnya diberlakukan selama 14 hari kini dipersingkat menjadi 10 hari dan yang dari 10 hari menjadi tujuh hari.

“Tadi diputuskan karantina yang 14 hari menjadi 10 hari dan yang 10 hari menjadi tujuh hari,” jelas Luhut, Senin (3/1).

Luhut menegaskan pemerintah tak akan memberikan diskresi lagi terkait pelaksanaan karantina. “Kita tidak bisa memberikan diskresi-diskresi kebanyakan lagi. Karena kita hanya mengacu pada Inmendagri yang ada,” ujarnya.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memfasilitasi tempat karantina bagi seluruh pelaku perjalanan luar negeri yang melintas di sembilan pintu masuk negara. "Ketentuan ini sesuai Surat Keputusan Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR Bagi Warga Negara lndonesia Pelaku Perjalanan Internasional," kata Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting.

Dalam SK tersebut ditetapkan pintu masuk ke wilayah lndonesia bagi warga negara lndonesia (WNI) pelaku perjalanan luar negeri jalur udara melalui Bandara Soekarno-Hatta di Banten, Juanda di Jawa Timur, dan Sam Ratulangi di Sulawesi Utara. Pintu masuk jalur laut melalui Pelabuhan Batam di Kepulauan Riau, Tanjung Pinang di Kepulauan Riau dan Nunukan di Kalimantan Utara.

Lalu, pintu masuk via Pos Lintas Batas Negara melalui perbatasan Aruk di Kalimantan Barat, Entikong di Kalimantan Barat, dan Motaain di Nusa Tenggara Timur.

Tempat karantina terpusat bagi WNI diperuntukkan bagi pekerja migran lndonesia (PMI) yang kembali ke lndonesia untuk menetap minimal 14 hari di lndonesia. Kemudian untuk pelajar atau mahasiswa yang kembali ke lndonesia setelah menamatkan pendidikan atau melaksanakan tugas belajar di luar negeri, pegawai pemerintah yang kembali ke lndonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri, dan perwakilan Indonesia dalam ajang perlombaan atau festival tingkat internasional.

Pemerintah juga sedang menyiapkan pintu-pintu baru untuk para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Airlangga Hartarto memastikan pembukaan pintu-pintu kedatangan internasional ini juga disertai dengan aturan karantina yang ketat.

photo
Sejumlah penumpang pesawat berjalan setibanya di Terminal 2 Kedatangan Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (2/1/2022). Pengelola Bandara Soekarno-Hatta mencatat total pergerakan penumpang pada Ahad (2/1/2022), yaitu 79.517 pergerakan dari 645 pergerakan pesawat baik dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dan diprediksi menjadi puncak arus balik libur tahun baru 2022. - (ANTARA FOTO/Fauzan)

"Kemudian tentu bagi PPLN juga pemerintah mempersiapkan pintu-pintu baru. Selain di Jakarta, disiapkan juga di (Bandara Internasional) Juanda (Surabaya) maupun di tempat lain yang tentunya disiapkan kekarantinaan," kata Airlangga dalam konferensi pers usai rapat terbatas tentang PPKM, Senin (3/1).

Airlangga mengatakan, selain pintu kedatangan melalui udara, pemerintah juga menyiapkan pintu kedatangan melalui darat dan laut. Untuk pintu darat, Pemerintah menyiapkan Pos Lintas Batas Negara di Kalimantan Barat mulai dari Entikong maupun di Kalimantan Timur.

"Selanjutnya juga yang masuk laut antara lain Batam, Tanjung Pinang yang seluruh Kepulauan Riau yang seluruhnya juga disiapkan terkait dengan kekarantinaan," ujar Airlangga.

Presiden Joko Widodo menegaskan agar tak ada lagi dispensasi karantina dan kasus suap karantina Covid-19 di Indonesia. Ia menekankan agar karantina terhadap pelaku perjalanan luar negeri betul-betul ditegakkan untuk mencegah masuknya kasus omikron di Tanah Air.

photo
Petugas melintas di keberangkatan Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (31/12/2021). Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan bahwa Bandara Internasional Juanda siap membuka pintu masuk kedatangan bagi penumpang penerbangan internasional setelah sebelumnya berhenti beroperasi selama pandemi Covid-19. - (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

“Saya minta betul-betul utamanya yang terkait dengan omikron ini adalah karantina bagi yang datang dari luar negeri. Jangan ada lagi dispensasi-dispensasi apalagi yang bayar-bayar itu kejadian lagi,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas evaluasi PPKM di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/1).

Presiden pun meminta agar BIN dan Polri betul-betul mengawasi pelaksanaan karantina di lapangan. Kasus berbayar terkait karantina Covid-19 pun tak kembali terjadi. “Saya harapkan sekali lagi, BIN, Polri yang menyangkut urusan karantina agar betul-betul diawasi,” tegasnya.

Jokowi menyampaikan, saat ini kasus omikron di Indonesia telah mengalami lonjakan menjadi 136 kasus. Hampir seluruh kasus berasal dari kasus impor. Karena itu, ia juga meminta agar pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas kesehatan di pusat maupun daerah, mengingat juga sudah ditemukannya kasus transmisi lokal omikron.

photo
Calon penumpang pesawat udara berjalan masuk ke Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Ahad (2/1/2022). Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai memperkirakan puncak arus balik libur Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 terjadi pada Ahad (2/1) dengan perkiraan sekitar 15 ribu orang penumpang yang meninggalkan Bali menuju berbagai kota di Indonesia. - (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

“Prosedur mitigasi harus betul-betul kita siapkan. Apalagi kita memasuki tahun baru dan di bulan Januari seluruh sektor sudah bergerak dengan aktivitasnya, baik utamanya yang besar di sektor pendidikan dan perkantoran,” jelasnya.

Sebaran lokasi karantina:

1. DKI Jakarta:

Wisma Atlet Pademangan, RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Rusun Nagrak Cilincing, dan Rusun Pasar Rumput Manggarai.

2. Surabaya:

Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur, Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kementerian Agama Surabaya, Hotel Vini Vidi Vici, Hotel Grand Park Surabaya, Hotel Sahid, Hotel 88 Embong Malang, Hotel BeSS Mansion, Hotel Zest Jemursari, Hotel Bisanta Bidakara, Fave Hotel Rungkut, Hotel Life Style, Hotel Delta Sinar Mayang Sidoarjo, Hotel Zoom Jemursari, Hotel 88 Kedungsari, Hotel 88 Embong Kenongo, Hotel Pop Stasiun Kota, Hotel Pop Gubeng, dan Hotel Cleo Jemursari.

3. Manado:

Asrama Haji Tuminting dan Badiklat Maumbi.

4. Batam:

Rusun BP Batam, Rusun Pemerintah Kota Batam, Rusun Putra Jaya, Asrama Haji, dan Shelter Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI).

5. Tanjung Pinang:

Rumah Perlindungan Trauma Center (RTPC) Tanjung Pinang dan Selter Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

6. Nunukan:

Rusunawa Pemerintah Daerah Nunukan.

7. Entikong:

Gedung Terminal Barang Internasional (TBI) Entikong, Unit Latihan Kerja Indonesia (ULKI), dan Gedung Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Entikong.

8. Aruk:

Gedung Diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Asrama Haji Kota Sambas, Wisma Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, dan Asrama Brimob.

9. Motaain:

Rusun Yonif RK 744/SYB.

sumber: Satgas Covid-19

Sumber : antara


×