Warga melintas pada jam sibuk di Stasiun Waterloo, london, Selasa (14/12/2021). Inggris mencatatkan rekor penularan harian Covid-19 tertinggi pada Kamis (16/12/2021). | AP/Matt Dunham

Internasional

17 Dec 2021, 03:45 WIB

Uni Eropa Bahas Peningkatan Infeksi Covid-19

Omikron diperkirakan akan menjadi varian dominan di kawasan UE pada pertengahan Januari.

BRUSSELS – Para pemimpin Uni Eropa (UE) menggelar pertemuan untuk membahas kenaikan kasus infeksi Covid-19 dan penyebaran varian omikron, Kamis (16/12). Menjelang musim liburan tiba, para pemimpin ingin menghindari peraturan yang tumpang tindih dan membingungkan warga 27 negara anggota UE.

“Satu jawaban untuk omikron saat ini adalah mempercepat program vaksinasi kita, dengan penekanan pada suntikan booster,” kata Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, Kamis.

“Di Yunani kami adalah salah satu negara pertama di antara negara-negara Eropa yang memulai suntikan booster untuk seluruh populasi.”

Para Pemimpin UE ini akan membahas program vaksinasi dan perlunya suntikan booster atau dosis vaksin tambahan untuk penguat.

Mitsotakis mengatakan, langkah tambahan seperti tes Covid-19 untuk para pengunjung harus diterapkan sepanjang Natal. “Agar kita bisa mendapat tambahan waktu untuk memberi suntikan booster kepada sebanyak mungkin orang. Ini pertaruangan dengan waktu,” katanya.

Peningkatan kasus baru Covid-19 membuat pemerintahan Eropa menerapkan aturan kesehatan masyarakat dan pembatasan baru dalam beberapa pekan terakhir. Prancis misalnya, menerapkan pembatasan ketat terhadap para pendatang dari Inggris.

Prancis juga membatasi tujuan perjalanan serta menerapkan kewajiban isolasi 48 jam sejak kedatangan. Ini akan berlaku mulai Sabtu (18/12).

Sebelum pertemuan, Dewan Eropa mengatakan, “Setiap pelarangan tidak boleh mengganggu fungsi pasar tunggal atau menghalangi perjalanan antaranggota UE dan ke Eropa.”

Pekan ini, Italia meminta para pengunjung negaranya untuk menunjukkan hasil negatif untuk Covid-19. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran bahwa jika langkah serupa diterapkan di negara lain maka akan membatasi warga UE untuk bepergian saat musim liburan tiba.

Portugal sudah menerapkan langkah serupa sejak 1 Desember. Pengunjung harus menunjukkan hasil negatif Covid-19, terlepas apakah mereka sudah divaksin atau belum.

Yunani juga mengumumkan pada Rabu (15/12) bahwa semua pengunjung yang datang ke negaranya harus menunjukkan hasil negatif Covid-19. Aturan ini mulai berlaku Ahad (19/12).   

photo
Warga berunjuk rasa menentang kewajiban vaksinasi Covid-19 dan kebijakan pencegahan Covid-19 lainnya di luar Gedung Parlemen Inggris, Senin (13/12/2021). - (AP/Matt Dunham)

Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin mengatakan, para pemimpin UE merasa khawatir akan penambahan kasus varian omikron. Penyebaran varian itu dikhawatirkan akan membebani sistem kesehatan.

Menurut Presiden Komisi Eropa Urusla von der Leyen, omikron diperkirakan akan menjadi varian dominan di kawasan UE pada pertengahan Januari. Saat ini sebanyak 66 persen warga UE sudah divaksin dengan dosis penuh. Namun, ini tidak menggambarkan pemerataan vaksin di seluruh wilayah UE.

Pusat Penanganan dan Pengendalian Penyakit Eropa, Portugal dan Spanyol sudah memvaksin mayoritas warga mereka. Sedangkan sejumlah negara lain masih amat ketinggalan. Bulgaria, misalnya, baru ada 26,6 persen warganya yang divaksin dengan dosis penuh.  

Kasus harian terbanyak

Pada Rabu, Inggris mengadapi kasus infeksi harian terbanyak sejak pandemi mulai dua tahun lalu. Angkanya mencapai 78.610 kasus baru pada Rabu, dari kasus total lebih dari 11 juta.

Inggris memang tidak menutup pub ataupun restoran. Namun, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mendesak warganya berhati-hati. “Berpikirlah baik-baik sebelum bepergian,” kata Johnson, Rabu, yang dikutip BBC.

Kepala tim ahli medis Pemerintah Inggris, Profesor Chris Whitty, mengatakan, Inggris saat ini menghadapi “dua pandemi yang saling tumpang tindih”. Satu pandemi didorong oleh varian omikron yang menyebar pesat, dan satu pandemi lainnya masih akibat penyebaran varian delta.

“Omikron bergerak dalam laju yang amat fenomenal,” kata Whitty.

“Sayangnya, kita harus realistik bahwa rekor akan dipecahkan dalam beberapa pekan mendatang sementara laju penyebaran terus naik,” katanya menambahkan.


×