Bank BRI | ANTARA FOTO

Ekonomi

25 Nov 2021, 08:45 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan

BRI akan terus menjadi yang terdepan dalam pengembangan UMKM dan mendukung kebijakan regulator.

JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih empat penghargaan dalam Bank Indonesia Award 2021. BRI dinilai mendukung berbagai kebijakan bank sentral dan memberikan layanan terbaik, termasuk dalam pengembangan UMKM.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, pihaknya akan terus menjadi yang terdepan dalam pengembangan UMKM dan mendukung kebijakan regulator.

‘’Penghargaan yang kami raih merupakan komitmen BRI menopang kebijakan pemerintah dalam penyediaan jasa transaksi perbankan,” ujar Sunarso dalam keterangan resmi yang diterima Republika, Rabu (24/11).

Penghargaan itu dalam kategori Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah dan Valas Terbaik; Bank Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS Tebaik, Bank Buku 3 dan 4; Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) QRIS Dengan Performa Terbaik; serta Bank Pendukung UMKM Terbaik (Bank Buku 3 & 4).

Penganugerahan keempat penghargaan tersebut diberikan dan disaksikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara virtual, sebagai rangkaian acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 di Jakarta, Rabu. 

Sunarso menambahkan, penghargaan yang diraih tak terlepas dari kerja keras seluruh karyawan BRI yang disebut Insan BRILian. “Ini menjadi apresiasi bagi seluruh Insan BRILian yang tak henti-hentinya memberikan kinerja terbaik,” katanya menambahkan.

Sebagai pemenang kategori Bank Konvensional Pendukung Pengendalian Moneter Rupiah dan Valas Terbaik, misalnya, BRI dinilai giat berperan aktif menjaga stabilitas harga atau nilai mata uang.

Terkait kategori Bank Pendukung UMKM Terbaik, selama ini memberdayakan segmen tersebut. Penyaluran kredit UMKM BRI tumbuh 12,50 persen secara tahunan hingga pengujung kuartal ketiga 2021 dengan nilai kredit mencapai Rp 848,60 triliun.

Capaian tersebut membuat porsi kredit UMKM meningkat dari 80,65 persen pada akhir September 2020 menjadi 82,67 persen pada akhir September 2021 dari total portofolio kredit BRI.

BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggandeng guru binar dalam program optimalisasi pembelajaran abad 21 bagi tenaga pengajar sekolah dasar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat."Itu sebagai bentuk konsistensi BCA dalam mendukung kemajuan tenaga pendidik di Indonesia," kata Kepala Pelaksana Program Elnandha, melalui keterangan resmi di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan program yang akan berlangsung hingga Desember 2022 tersebut merupakan program peningkatan kompetensi guru yang berfokus pada integrasi literasi dan keterampilan atau 4C dalam mewujudkan inovasi dan proses pembelajaran yang berkualitas, bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

Melalui pelatihan yang terstruktur, terukur, program tersebut akan dilaksanakan dengan menerapkan metode kombinasi tatap muka dan online learning. Setelah mengikut seleksi tahap satu, calon peserta akan melanjutkan ke proses seleksi tahap dua, di mana mereka akan mengambil satu kelas daring di platform guru binar dengan bobot tiga JP selama satu minggu.

Setelah dinyatakan lolos pada kedua fase seleksi, 70 peserta program dari 20 sekolah akan diberikan sesi pembekalan mengenai teknis pelaksanaan program yang meliputi materi pelatihan, output pelatihan, dan hal teknis lainnya. "Nantinya, 70 peserta program tersebut akan menjadi agents of change khususnya di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya karena di akhir program, mereka juga akan dibekali untuk dapat mendiseminasikan kepada rekan-rekan guru lainnya," ujar Elnandha.

Sementara itu, Executive Vice President Corporate Social Responsibility BCA Inge Setiawati mengungkapkan kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) harus diimbangi dengan perkembangan teknologi yang mumpuni.BCA sebagai bagian yang erat dari masyarakat pun turut mendukung transformasi digital dalam metode pembelajaran.

"Program pelatihan ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian BCA dalam menjawab tantangan tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Indonesia," katanya.

Selain diberikan materi inti dari program, kata dia, para peserta pelatihan juga akan dibekali dengan keterampilan diseminasi.Keterampilan tersebut nantinya akan dipraktikan oleh para peserta untuk mengimbaskan praktik baik kepada guru-guru sekitar agar dapat memberikan dampak yang lebih luas dan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh peserta program dapat dinikmati oleh guru-guru lainnya.

"Dengan diimplementasikannya program ini diharapkan mampu meningkatkan akses pelatihan guru sekolah dasar di Kabupaten Lombok Barat, demi mewujudkan hasil belajar siswa yang lebih baik," ucap Inge.


×