Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa berjalan usai dilantik menjadi Panglima TNI di area Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Presiden Joko Widodo melantik Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tja | ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

Nasional

18 Nov 2021, 03:45 WIB

Jokowi Lantik Andika dan Dudung

Jokowi meminta TNI membantu pemerintah menjalankan program demi kesejahteraan rakyat.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi melantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI pada Rabu (17/11) siang. Pelantikan ini digelar di Istana Negara, Jakarta, pada pukul 13:30 WIB.

Pelantikan yang dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat ini berdasarkan Keputusan Presiden No 106 TNI tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI. Setelah pembacaan Keputusan Presiden, acara kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Jokowi.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit," kata Jokowi saat mendiktekan sumpah jabatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan berita acara. Lalu penanggalan serta penyematan tanda pangkat dan jabatan serta penyerahan tongkat komando Panglima TNI oleh Presiden. Setelah melantik Jenderal Andika, Presiden kemudian melantik Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman pun mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal TNI. Jenderal TNI Dudung Abdurachman menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang terpilih sebagai panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun.

Seusai pelantikan, Jenderal Andika Perkasa mengatakan, akan melanjutkan program kerja yang sudah ada serta melakukan beberapa evaluasi.

"Program kerja kita akan melanjutkan secara umum karena memang kita kan sudah dibatasi ruang. Ruang di mana tugas-tugas kita itu sudah juga dicantumkan dalam UU No 34 tahun 2004. Jadi saya akan terus tapi memang detailnya saja dari tiap-tiap tugas itu yang perlu sedikit evaluasi dan perbaikan sana sini," ujar Andika.

Sebagai Panglima TNI baru, Andika pun mengajak semua prajurit di seluruh Indonesia agar bekerja bersama-sama. "Saya ingin kita menjadi bagian dari kita sendiri, dari kita semua di tengah keluarga, teman maupun sanak saudara kita semua karena kita bagian dari mereka," kata Andika.

Adapun, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman berjanji akan membantu pemerintah dalam menjalankan seluruh program-programnya. Hal ini sesuai pesan Presiden Jokowi kepada dirinya usai dilantik menjadi KSAD.

"Ada pesan yang disampaikan bapak Presiden bahwa segala bentuk apa pun dari TNI Angkatan Darat harus membantu pemerintah di dalam melaksanakan programnya. Kami TNI Angkatan Darat siap membantu pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia," kata dia usai pelantikan.

Selain itu, Presiden juga berpesan agar kesejahteraan prajurit dapat terus ditingkatkan. Sebab, kesejahteraan prajurit merupakan hal utama.

Dudung juga berpesan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat agar berpedoman pada Delapan Wajib TNI, utamanya agar selalu hadir di tengah masyarakat mengatasi berbagai kesulitan.

"Saya akan menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat pedomani Delapan Wajib TNI, khususnya yang kedelapan, menjadi contoh dan mempelopori segala usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. TNI Angkatan Darat harus hadir di manapun adanya kesulitan yang diderita oleh masyarakat," ujarnya.

photo
Presiden Joko Widodo (kanan) menyematkan tanda pangkat saat pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/11/2021). Jenderal TNI Andika Perkasa resmi menjabat Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun. - (ANTARA FOTO/HO/Setpres-Agus Suparto/wpa/rwa.)

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengucapkan selamat kepada Jenderal Andika Perkasa yang dilantik sebagai Panglima TNI pada Rabu (17/11). Ia harapkan di bawah kepemimpinannya, Andika dapat membuat institusi TNI hadir di tengah masyarakat.

"Kami harapkan dapat bekerja dengan baik dan tentunya TNI bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dalam bingkai NKRI," ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (17/11).

Ia juga mengucapkan selamat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal Dudung Abdurachman yang akan dilantik sebagai KSAD. Ia harap, TNI AD maju di bawah kepemimpinannya.

"Kami ucapkan selamat bertuga kepada KSAD yang baru dan semoga Angkatan Darat di bawah kepemimpinan Pak Dudung tetap maju dalam bingkai NKRI menjaga keutuhan negara," ujar Dasco. 


×