Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar pabrik korek api di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (2/11/2021). Kebakaran yang belum diketahui penyebabnya tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. | ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

Bodetabek

10 Nov 2021, 10:25 WIB

Disebut Ada Ledakan, Kebakaran di Tangerang Renggut 4 Nyawa

empat orang yang menghuni di rumah itu meninggal di lokasi kebakaran.

TANGERANG -- Insiden kebakaran yang menewaskan empat orang di Perumahan Metland Puri, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Selasa (9/11) pagi, sempat membuat warga panik. Apalagi, saksi mata mengaku mendengar adanya ledakan dalam insiden kebakaran tersebut.

Juan (19 tahun), tetangga korban mengatakan, pada pukul 04.30 WIB, api terlihat menyala di tempat kejadian perkara (TKP). Kejadian itu menyebabkan para tetangga kaget dan panik.

"Jam 04.30 WIB saya bangun sudah membesar, tetangga pada panik. Kondisi rumah sudah terbakar besar banget, asap terlihat membumbung tinggi," kata Juan di sekitar lokasi kejadian, Selasa (9/11).

Pada saat itu, dia menuturkan, warga berjumlah sekitar 20-an orang hanya bisa membantu dengan menyiramkan air menggunakan ember. Kemudian, tim pemadam kebakaran pun datang dan melakukan upaya pemadaman selama sekitar dua jam.

Juan mengatakan, sempat mendengarkan adanya ledakan dari arah rumah yang terbakar. Dia menduga, ledakan itu berasal dari barang-barang elektronik.

"Ada sempat tadi ledakan di dalam rumah. Kedengaran (ledakan), justru warga pada bangun karena ada suara ledakan-ledakan itu pertamanya. Mobil dan motor belum ada yang meledak, mungkin kayak tabung gas, kulkas, dan berhubungan dengan listrik meledak di dalam," jelasnya.

Akibat insiden tersebut, empat orang yang menghuni di rumah itu meninggal di lokasi. Adapun, api hanya meluluhlantakkan rumah tersebut, tidak sampai merembet ke rumah warga di sebelahnya.

"Ada empat (orang) dan tidak selamat semua. (Yang terbakar) satu rumah saja, enggak merembet ke mana-mana. Sebelah rumahnya cuma kena gentengnya saja," kata dia.

Berdasarkan informasi dari Juan, para korban menghuni rumah tersebut sejak sekitar satu tahun belakangan. Terkait dengan hubungan bersama dengan tetangga, dia menyebut penghuni rumah tersebut kurang bersosialisasi.

"Kami tetangga kurang merasa bersosialisasi. Tahu mah tahu (orang-orangnya) cuman kurang sosialisasi. Nomor telepon tidak punya. Beli rumah atau masih kontrak juga belum tahu," tuturnya.

Diinfokan sebelumnya, insiden kebakaran terjadi di Perumahan Metland Puri, Jalan Crisan Asri Blok B7/10 RT 02/08, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (9/11) pukul 04.30 WIB. Akibat insiden tersebut, satu keluarga yang terdiri atas empat orang meninggal dunia di TKP.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Abdul Rachim, mengatakan, keempat orang yang menjadi korban, yakni laki-laki berinisial J (35), perempuan berinisial E (31), laki-laki berinisial J (5), dan Mrs X, perempuan berusia sekitar 60 tahun yang belum diketahui identitasnya.

Terkait penyebab kebakaran, Abdul menyebut, dugaan sementara karena permasalahan arus pendek. Adapun, taksiran kerugian mencapai hingga ratusan juta rupiah. Meliputi sebuah rumah berikut isinya yang terletak di TKP, sebuah mobil Grand Livina, sepeda motor Pcx, dan sepeda motor Kawasaki Ninja.

"Diperkirakan api berasal dari arus pendek. Kerugian materi ditaksir sekira Rp 600 juta," kata dia.


×