Deklarator dari Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) La Ode Basir (kedua kanan) bersama Dani Kusuma (kedua kiri), M. Iqbal Siregar (kanan) memberikan keterangan saat konferensi pers tentang Deklarasi Anies Baswedan for Presiden 2024 di Gedung Joan | Republika/Putra M. Akbar

Nasional

09 Nov 2021, 03:45 WIB

Deklarasi Capres Anies Dinilai Biasa

Dukungan relawan itu sebagai fenomena dari buah kerja Anies memimpin Jakarta.

JAKARTA -- Pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024, masih jauh. Namun, tensi politik dalam negeri mulai bergejolak dengan maraknya deklarasi dukungan nyapres bagi sejumlah publik figur. Termasuk, salah satunya dukungan yang diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pengamat Politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno, tak menampik bila saat ini memang banyak dukungan yang berdatangan terhadap Anies Rasyid Baswedan. Khusunya, untuk berpartisipasi di ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti.

Namun demikian, hal itu, dinilainya merupakan fenomena biasa. “Tak ada yang spesial. Bukan hanya Anies, tapi banyak sekai relawan bermunculan sebelumnya, dukung calon tertentu maju,” kata Adi kepada Republika, Senin (8/11).

Dia memerinci, Luhut Binsar Pandjaitan, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Airlangga, AHY hingga Cak Imin dan Ganjar-Puan juga dinilainya selalu mendapat deklarasi relawan setiap harinya. Sehingga, dukungan dari banyak relawan dan tokoh terhadap Anies, dianggap dirinya tidak begitu berguna.

“Relawan itu tak ada gunanya kalau yang diusung (Anies, red) tak dapat kendaraan parpol maju pilpres 2024,” ucap Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu.

 
photo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berusaha melewati hadangan pesepak bola tim DPRD DKI Jakarta saat uji coba lapangan latih di Jakarta International Stadium, (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (28/10/2021). Pertandingan persahabatan yang digelar PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda tersebut adalah bagian langkah pembuktian bahwa dua lapangan latih JIS yang berstandar internasional kini sudah bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat. - (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Ditanya apakah Anies masih akan dekat dengan partai pendukung saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 silam, Adi tak membantahnya. Namun demikian, dukungan itu pun akan sulit dimiliki Anies lagi, mengingat masing-masing partai saat ini sudah mengusung calonnya.

“Gerindra memastikan dukung Prabowo 2024, bukan Anies. Sementara PKS ambigu, kadang ingin majukan Dewan Syuro mereka Salim Assegaf, dan sempat genit usulin duet Anies-Sandi,” tuturnya.

Ditemui terpisah, koordinator relawan Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (Anies), La Ode Basir, menampik jika relawan ANIES tidak berdampak bagi Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, di ajang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 nanti. Menurutnya, di hajatan demokrasi lima tahunan nanti, pekerjaan relawan ANIES adalah vital untuk menyosialisasikan kinerja-kinerja Anies.

“Kerja-kerja sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan elektabilitas Pak Anies,” kata La Ode kepada Republika, Senin (8/11).

Menyoal partai politik yang menjadi syarat ikut ajang pilpres, La Ode tak menampiknya. Namun demikian, partai pendukung dan pengusung dinilainya akan dibicarakan dua hingga tiga pekan menjelang pendaftaran calon presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Itu konsumsi elite parpol,” katanya.

Merujuk pada pekerjaan relawan kali ini, untuk meningkatkan elektabilitas, disebutnya juga menjadi penilaian utama banyak pihak. Terlebih, lanjut dia, para partai politik yang akan mengusung calon-calonnya.

“Namun harus diingat, kalau belajar dari pengalaman selama ini rujukan para elit parpol adalah elektabilitas calon,” tuturnya.

Menyoal banyaknya dukungan terhadap Anies untuk maju ke kursi RI satu, La Ode menyebut, jika langkah itu merupakan fenomena baik bagi demokrasi Indonesia. Khususnya, ucap dia, ketika demokrasi juga memberikan ruang untuk itu.

“Ini artinya banyak kelompok masyarakat yang menginkan Pak Anies menjadi Presiden RI di tahun 2024. Kelompok relawan hanyalah mewadahi keinginan masyarakat ini. Dan bisa jadi ini akan terus bermunculan di daerah,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies 24 Muhammad Ramli Rahim mengamati, makin bermunculannya relawan pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024. Menurutnya, fenomena ini terjadi sebagai buah dari kerja Anies memimpin Jakarta.

Ramli mengklaim, sekelompok orang di Riau mendeklarasikan dukungan bagi Anies Baswedan di Pilpres 2024 dengan nama Relawan Tanjak Riau. Deklarasi ini hanya dihadiri puluhan orang plus sejumlah tokoh Riau, seperti Tuan Guru Syafrudin Sei Gergaji dan seniman Riau Mustamit Thalib.

Lalu, Ramli menyebut, relawan Anies juga hadir di Makassar terdiri dari anak muda yang mengaku mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulsel. Dia juga menerima konfirmasi akan rencana deklarasi kelompok relawan Anies di Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Barat dan Maluku. 


×