Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Rakernas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia di Gedung Nusantara V, komplek DPR MPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/11). Kegiatan Rapat Kerja Nasional XV Ikatan Persaudaraan Ha | Thoudy Badai_Republika

Khazanah

08 Nov 2021, 09:27 WIB

PP IPHI Hasil Muktamar VII Siap Bertugas

PP IPHI bertanggung jawab moral untuk melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas alumni haji.

JAKARTA – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) memiliki struktur kepemimpinan yang baru untuk masa bakti lima tahun ke depan. Pengurus pusat (PP) organisasi itu kini dinakhodai oleh Ismed Hasan Putro yang terpilih sebagai ketua umum dalam Muktamar VII di Surabaya, Jawa Timur, Agustus lalu.

Ismed Hasan mengatakan, pihaknya siap menjalankan tugas yang meliputi berbagai program kerja keumatan. Menurut dia, PP IPHI bertanggung jawab moral untuk melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas alumni haji.

“Haji tidak hanya mendapatkan gelar sebagai haji, tapi dia harus memiliki komitmen sosial pada kehidupan umat dan bangsa ini. Komitmen kita agar bangsa ini bisa sejahtera,” ujar Ismed dalam acara pelantikan PP IPHI periode 2021-2026 di Gedung Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Sabtu (6/11).

Ia menjelaskan, fokus perkumpulan ini bukan hanya pada masalah haji, tetapi juga pembinaan terhadap jamaah pascahaji. Lebih lanjut, IPHI juga menyoroti perihal antara lain pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan advokasi umat.

“Harapan kita, para haji ini bisa membantu menggerakkan ekonomi bangsa agar kehidupan sosial ekonomi kita benar-benar dirasakan oleh semuanya. Bukan hanya kaum Muslimin, bukan para haji saja, tapi seluruh umat ini,” katanya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut ialah Muhammad Jusuf Kalla serta Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (PHU Kemenag) Hilman Latief. Dalam struktur IPHI yang baru, sosok yang akrab disapa JK itu duduk sebagai ketua Dewan Kehormatan.

Selain JK, sejumlah nama penting lainnya juga terdapat dalam struktur dewan tersebut. Di antaranya, Menteri Agama Yahya Cholil Tsaquf, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Prof Din Syamsuddiin, serta Hamdan Zoelfa. Di posisi Dewan Pembina, terdapat nama-nama, yakni Menko PMK Prof Muhadjir Effendy, Rachmat Gobel, dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam Dewan Penasihat, ada sejumlah tokoh, yakni Sofyan Djalil, Zainut Tauhid Saadi, Prof Nasaruddin Umar, serta Anwar Abbas. Dewan Pakar diisi antara lain Prof M Nasir, Prof M Nuh, Prof Didin Hafidhuddin, dan KH M Cholil Nafis.

Umrah bepesiar

Dalam kesempatan itu, JK berharap penyelenggaraan ibadah haji dapat kembali normal pada tahun mendatang. Dengan begitu, jamaah RI bisa kembali berangkat ke Tanah Suci.

Menurut wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI itu, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada perubahan kebijakan pihak Arab Saudi. Di Tanah Air, jumlah kuota haji pun terimbas, khususnya bagi mereka yang masuk dalam daftar rata-rata masa antre 30 tahun. Ia mencontohkan, calon jamaah asal Jawa secara pukul rata mesti menunggu 20 tahun. Namun, di Sulawesi Selatan masa tunggu itu bisa mencapai 40 tahun.

“Jadi, kalau mendaftar pada usia 20 tahun, naik hajinya setelah berusia 60 tahun,” kata ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu.

Menanggapi itu, Ismed berharap kaum Muslimin dapat bersabar. Kalaupun sudah begitu rindu dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Ketua Umum PP IPHI itu menyarankan umat untuk mendahulukan umrah. Sebab, penyelenggaraan ibadah sunah ini tidak perlu mengantre.

Dalam hal ini, kata dia, IPHI akan merancang kegiatan umrah bersama dengan menyewa sebuah kapal pesiar. Tentunya, hal itu dapat dilaksanakan sesudah ada kepastian dari Saudi terkait akses bagi jamaah RI.


×