Menteri BUMN Erick Thohir (kedua kanan) melihat kondisi tenda sementara korban kebakaran Baduy di Kampung Cihuni, Lebak, Banten, Rabu (20/10/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka menyerahkan bantuan renovasi sarana dan prasarana bagi korban kebakaran war | ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/aww.

Ekonomi

Milenial Apresiasi Kinerja Erick Thohir

Di tangan Erick Thohir, perusahaan BUMN menunjukkan tren positif di tengah pandemi Covid-19.

JAKARTA —  Penggerak Milenial Indonesia (PMI) mengapresiasi kinerja Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Mantan presiden Inter Milan itu dinilai dapat menciptakan keuntungan yang begitu besar di perusahaan-perusahaan milik negara.

Koordinator Bidang UMKM dan Bisnis Penggerak Milenial Indonesia Nurul Hamim mengatakan, bahkan perusahaan BUMN menunjukkan tren positif di tengah pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya selesai.

Hamim menyebutkan, kinerja perusahaan BUMN di bawah kepemimpinan Erick pada semester I 2021 menorehkan kenaikan laba hingga 356 persen. Laba bersih perusahaan pelat merah tercatat sebesar Rp 5,77 triliun pada semester I 2020. Kini pada semester I 2021 mencapai Rp 26,35 triliun.

"Kinerja menteri BUMN mau tidak mau harus kita apresiasi. Di tengah pandemi yang belum usai ini, Pak Erick Thohir masih bisa memberikan yang terbaik dengan menaikkan laba bersih yang cukup signifikan," kata Hamim dalam keterangan resmi di Jakarta, Ahad (31/10).

Hamim mengatakan, jika seluruh lintas sektor BUMN sehat dan memberikan kontribusi, tentunya akan jauh lebih besar lagi laba yang didapatkan. “Bayangkan jika seandainya BUMN lain juga memberikan kontribusi yang sama, kami kira itu akan memberikan kontribusi yang lebih tinggi dari itu,” kata Hamim menambahkan.

Selain itu, Hamim juga memberikan apresiasi terhadap Erick terkait upayanya dalam melakukan transformasi di dalam tubuh BUMN. Hal tersebut, menurut Hamim, berdampak positif terhadap berjalannya perusahaan milik negara itu.

Hamim mendorong Erick terus melakukan pembenahan dan menguatkan transformasi di tubuh BUMN. Ia mengatakan, memimpin BUMN tentu sangatlah berat. Hal itu karena BUMN punya misi selain mendapatkan pendapatan untuk negara, juga mengedepankan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

"Alhamdulillah, Pak Erick masih di jalur yang benar. Pendapatan dapat, pelayanan terhadap masyarakat juga baik," ujar Hamim.

Hamim mengatakan, pihaknya akan terus mendukung penuh upaya Menteri Erick dalam melakukan transformasi besar-besaran di tubuh BUMN. "Selagi untuk efektivitas, kami sepakat dan kami akan dukung penuh upaya itu," kata Hamim.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Erick Thohir (erickthohir)

Terkait generasi milenial, Erick yang juga ketua umum Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengajak generasi muda membangkitkan ekonomi bangsa melalui program LeaderPreneur.

“BUMN berkomitmen membangun para leaderpreneur yang mau meningkatkan usaha (scale-up) melalui berbagai program konkret, misalnya, kemitraan Pertashop, Makmur, Kredit Usaha Rakyat, Mekaar, dan Pasar Digital UMKM," ujar Erick.

Erick juga menargetkan kepemimpinan generasi muda sebesar 10 persen pada 2023 di lingkup BUMN. Ia ingin generasi muda dan kaum perempuan  mendapat tempat di perusahaan pelat merah.

Guna mengejar komposisi kaum milenial di direksi BUMN, Erick mendorong pemberian bantuan biaya pendidikan kepada para karyawan yang memiliki key performance indicator (KPI) terbaik. Biaya itu akan diberikan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat