Presiden Joko Widodo meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik pada Selasa (12/10). Transformasi terus berlangsung setelah pemerintah mengambil alih 51 persen saham Freeport. | Lukas/Biropers
13 Oct 2021, 03:45 WIB

Smelter Freeport Serap Puluhan Ribu Pekerja

Transformasi terus berlangsung setelah pemerintah mengambil alih 51 persen saham Freeport.

GRESIK -- Presiden Joko Widodo meresmikan peletakan batu pertama pembangunan instalasi pemurnian dan pengolahan (smelter) tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10). Jokowi meyakini, pembangunan smelter tersebut akan berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat mengingat besarnya jumlah tenaga kerja yang bisa diserap.

Presiden mengatakan, selama masa konstruksi akan ada 40 ribu tenaga kerja yang terserap. "Artinya, lapangan kerja yang terbuka akan banyak sekali di Kabupaten Gresik dan Provinsi Jawa Timur,” kata Jokowi saat acara peresmian.

Menurut Jokowi, jumlah lapangan kerja yang tersedia di Jawa Timur juga akan semakin banyak jika pembangunan smelter telah selesai dan siap dioperasikan. Ia mengatakan, terbukanya lapangan kerja menjadi salah satu nilai tambah yang dihasilkan dari pemanfaatan sumber daya alam. “Ini goal yang penting bagi rakyat,” ujar Jokowi.

Atas alasan itu pula, pemerintah mewajibkan PT Freeport Indonesia yang 51 persen sahamnya dikuasai pemerintah untuk membangun smelter demi mendorong hilirisasi industri. PTFI saat ini merupakan bagian dari MIND ID, BUMN holding industri pertambangan.

Terkait

Jokowi menambahkan, Indonesia masuk dalam kategori tujuh negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. Potensi yang sangat besar ini, kata Jokowi, harus bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi nasional.

"Inilah alasan kita membangun smelter di dalam negeri. Jangan sampai kita memiliki tambang, konsentrat, tapi smelternya atau hilirisasinya, ada di negara lain. Ada di Spanyol, ada di Jepang. Nilai tambahnya berarti yang menikmati mereka,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, ia akan meminta perusahaan tambang, baik swasta maupun BUMN, untuk melakukan hilirisasi agar komoditas tambangnya memiliki nilai lebih tinggi. Hilirisasi juga akan memberikan nilai tambah bagi negara berupa penerimaan.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga memaparkan bahwa smelter Freeport di Gresik mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Dengan kapasitas itu, smelter yang dibangun dengan desain single line itu disebut sebagai smelter terbesar di dunia.

“Bisa bayangkan 1,7 juta ton. Itu kalau dinaikkan ke truk, yang kecil itu, biasanya mengangkut 3-4 ton, berarti berapa truk yang akan berjejer di sini? Bayangkan, ini gede sekali,” ujar Jokowi.

photo
Presiden Joko Widodo meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik pada Selasa (12/10). Proyek ini direncanakan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun dan dibangun di atas lahan seluas 100 hektare. Nilai investasi proyek smelter ini mencapai Rp 42 triliun. - (Dok Freeport)

Acara peresmian pembangunan smelter Freeport turut dihadiri sejumlah menteri, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Direktur Utama PTFI Clayton Allen Wenas menjelaskan, progres pembangunan smelter mencapai delapan persen. Menurut dia, PTFI terus melakukan penyesuaian dan memastikan pembangunan tetap berjalan dengan mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja.

“Kewajiban pembangunan smelter tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari izin keberlanjutan operasi PTFI hingga 2041,” ujar Tony, kemarin.

Pria yang akrab disapa Tony Wenas itu mengatakan, konsentrat tembaga yang dipasok ke smelter di KEK Gresik berasal dari tambang bawah tanah terbesar di dunia yang dikelola PTFI. Ia mengatakan, 98 persen karyawan di tambang tersebut merupakan putra-putri terbaik bangsa yang berasal dari berbagai suku dan daerah, baik di Papua dan daerah lainnya di Indonesia.

Dalam pembangunan smelter, PTFI menggandeng PT Chiyoda International Indonesia untuk melakukan pekerjaan engineering, procurement, dan construction (EPC) pada tahap konstruksi. Tahap ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi setidaknya 40 ribu tenaga kerja yang direkrut melalui perusahaan kontraktor.

"PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu," katanya.

Tony sepakat dengan Presiden bahwa industri hilir tembaga dan turunannya di Indonesia perlu ditingkatkan. Tujuannya agar produk katoda tembaga dapat semakin banyak diserap di dalam negeri dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Transformasi

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, inovasi dan transformasi PT Freeport terus berlangsung setelah pemerintah mengambil alih 51 persen saham Freeport. Erick menyebut, kinerja Freeport pun terus mengalami peningkatan dalam setahun terakhir.

"Saat ini, pertumbuhan pendapatan Freeport dibandingkan tahun kemarin meningkat hampir 100 persen. Tahun kemarin Rp 50 triliun dan tahun ini diproyeksikan mencapai Rp 105 triliun," ujar Erick.

Erick menilai pertumbuhan kinerja Freeport tak lepas dari adanya efisiensi, peningkatan kapasitas produksi, dan juga kenaikan harga tembaga. Terkait pembangunan smelter, Erick mengatakan fasilitas pemurnian dengan nilai investasi sebesar Rp 42 triliun tersebut akan menghasilkan katoda tembaga dan fasilitas pemurnian logam berharga yang menghasilkan emas, perak, dan logam berharga lainnya.

Nantinya, kata Erick, Freeport mampu menghasilkan rata-rata produksi 35 ton emas per tahun dengan nilai transaksi sekitar Rp 30 triliun.

photo
Para pekerja tambang dari Tembagapura menuju Grasberg harus diangkut menggunakan tram  yang memiliki kapasitas sekali jalan mengangkut 80 orang. - (MASPRIL ARIES/REPUBLIKA)

Erick optimistis, kehadiran smelter di KEK Gresik akan menciptakan lapangan kerja baru yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. "Ibu Gubernur Jawa Timur juga menitipkan kalau bisa mayoritas pekerja dari Jatim sehingga kepastian pembukaan lapangan kerja dapat terjadi," kata Erick.

Erick menambahkan, PTFI juga bakal meluncurkan 5G Mining pada tahun depan. Erick mengatakan, inovasi tersebut merupakan langkah transformasi yang dilakukan Freeport dalam menghadapi persaingan industri 4.0.

"Kami berencana enam bulan lagi, kami mengharapkan Bapak Presiden bisa hadir di Freeport untuk menyaksikan peresmian 5G Mining," ujar Erick.

Erick menyebut, 5G Mining Freeport menjadi yang pertama di Asia Tenggara. Erick telah menugaskan PT Telkom Indonesia untuk membantu Freeport dalam penyediaan layanan 5G Mining yang akan menjaga keamanan operasional. "Karena memang nanti tambang yang dilakukan itu tambang dalam sehingga penting sekali proteksi para tenaga kerja yang bekerja di dalamnya," ujar Erick.

Erick menyampaikan, layanan 5G Mining juga akan meningkatkan konektivitas integrasi hyper connected network. Nantinya, teknologi tersebut akan menghadirkan kendaraan atau truk-truk besar otonom. "Persiapan ini kita sedang kita coba maksimalkan antara Freeport dan Telkom." 


×