Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,Kamis (16/9/2021). Rapat antara komisi II dengan Mendagri, KPU, BAWASLU dan DKPP tersebut membahas persiapan da | Prayogi/Republika.
18 Sep 2021, 03:45 WIB

KPU akan Simulasikan Tahapan Pemilu April atau Mei 2024

Bawaslu berharap jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 segera ditetapkan agar ada kepastian

JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan simulasi tahapan pemilu sesuai usulan pemerintah yang menginginkan hari pemungutan suara pada April atau Mei 2024. KPU sebelumnya sudah menyampaikan simulasi tahapan Pemilu jika pencoblosan digelar Februari 2024 berdasarkan kesimpulan Tim Kerja Bersama Pemilu dan Pilkada 2024.

"Kami akan melakukan simulasi lagi terkait dengan usulan pemerintah," ujar Ketua KPU RI Ilham Saputra dalam pesan singkat kepada Republika, Jumat (17/9).

Ilham belum bisa menyampaikan banyak hal mengenai rencana memundurkan jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 seperti yang disampaikan pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dia juga belum dapat menyebutkan tahapan-tahapan apa yang bisa dipadatkan waktunya.

Sebelumnya, KPU maupun Komisi II DPR sudah menyebutkan Tim Kerja Bersama Pemilu dan Pilkada 2024 (Komisi II DPR, Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP) menyepakati pemungutan suara Pemilu digelar 21 Februari 2024 dan Pilkada dilaksanakan 27 November 2024. Kesepakatan ini akan dibawa ke rapat resmi di DPR untuk disahkan.

Terkait

photo
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia saat memimpin rapat dengar pendapat Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/9/2021). Rapat antara komisi II dengan Mendagri, KPU, Bawaslu. dan DKPP tersebut membahas persiapan dan kesiapan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 -- Praoygi/Republika - (Prayogi/Republika.)

Namun, rapat yang dilaksanakan pada Kamis (16/9) urung menetapkan hari pemungutan suara Pemilu dan Pilkada 2024. Mendagri Tito Karnavian justru menyampaikan usulan pemerintah agar pencoblosan Pemilu dilaksanakan April atau Mei 2024.

"Kami mengusulkan agar hari pemungutan suaranya dilaksanakan pada bulan April seperti tahun-tahun sebelumnya atau kalau masih memungkinkan Mei 2024," ujar Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, Kamis (16/9).

Alasannya, kata Tito, proses pemilu dan pilkada seyogianya dilaksanakan dalam waktu singkat dan efisien dengan tetap dalam koridor peraturan perundang-undangan. Ditambah adanya pertimbangan efisiensi anggaran karena prioritas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berharap jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 segera ditetapkan agar ada kepastian bagi penyelenggara menyiapkan tahapan pemilihan lainnya. Hal ini mengingat simulasi tahapan perlu disusun kembali usai pemerintah mengusulkan hari pencoblosan Pemilu pada April atauu Mei 2024.

"Harapan kami sesegera mungkin agar ada kepastian bagi penyelenggara menyiapkan pekerjaan tahapan-tahapannya," ujar Ketua Bawaslu RI Abhan kepada Republika, Jumat (17/9).

Menurut Abhan, sampai saat ini belum ada undangan rapat untuk membahas hal tersebut. Dia juga menegaskan, belum ada keputusan resmi mengenai hari pemungutan suara hingga sekarang, apakah Februari atau April/Mei 2024.

Di samping itu, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan hari pemungutan suara. "Jadwal kampanye, penyelesaian sengketa proses yang menjadi kewenangan Bawaslu, pengadaaan logistik dan distribusinya, dan irisan-irisan dengan tahapannya," kata Abhan. 


×