Sejumlah wisatawan mengabadikan suasanai matahari terbenam (sunset) di kawasan wisata Bukit Silvia, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT Minggu (19/1/2020). Bukit Silvia merupakan salah satu kawasan wisata yang sering dipadati oleh wisatawan domestik dan man | Antara Foto
10 Sep 2021, 07:30 WIB

Angin Segar Industri Travel

Industri pariwisata Indonesia akan kembali berjaya, apalagi cakupan vaksinasi Covid-19 kini cukup tinggi.

Program vaksinasi yang dimulai sejak awal 2021 dan terus digencarkan hingga kini memberikan angin segar bagi industri travel. Diperkirakan, industri dan dunia pariwisata akan kembali bergeliat secara bertahap. 

Kondisi ini tentu memberi peluang bagi perbaikan perekonomian nasional dari bidang kepariwisataan dan berbagai usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) terkait.

Sebagai salah satu contoh, aplikasi pemesanan perjalanan, tiket.com mengalami perbaikan dalam bisnisnya. Setelah mengalami kerugian cukup besar pada 2020, online travel agent (OTA) pertama di Indonesia itu kini mencatatkan kinerja bisnis terbaik selama pandemi, mulai awal 2021.

Co-Founder and Chief Marketing Officer tiket.com Gaery Undarsa menjelaskan, mulai awal 2021 transaksi di semua lini produk unggulan meroket rata- rata 700 persen bila dibandingkan dengan periode kuartal II 2020. Ini menandakan bahwa berwisata atau jalan-jalan adalah salah satu kebutuhan primer yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Terkait

Pariwisata juga menjadi salah satu tanda-tanda pertumbuhan ekonomi karena pada periode yang sama, perekonomian pun tumbuh sekitar tujuh persen. Pada kuartal II 2021, transaksi tiket pesawat meningkat 400 persen, transaksi akomodasi terdongkrak 600 persen, serta transaksi hiburan dan essentials travel di tiket To Do menanjak 1.100 persen.

“Ada tiga fitur terbaik pada kuartal II 2021, yaitu fitur tiket PayLater, fitur Hotel + tiket Flexi untuk program Long Stay Package, dan tiket To Do untuk pencarian tes Covid- 19 serta pendaftaran peserta vaksinasi Covid-19 di sentra tiket.com,” kata Gaery dalam konferensi pers, tiga pekan lalu.

Gaery juga mengungkapkan, Bali, Yogyakarta, dan Labuan Bajo masih menjadi tiga destinasi teratas yang paling banyak dituju para pengguna tiket.com pada 2021. Kondisi itu dimungkinkan karena masyarakat sangat jenuh di rumah terus.

Aplikasi ini juga berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) lewat promosi pariwisata nasional dan mendukung kampanye #DiIndonesiaAja. Tiket.com juga memberikan workshop dialog interaktif dengan para pelaku wisata, khususnya di 5DSP untuk optimalisasi platform digital dan mencari solusi dalam mempertahankan bisnis di tengah pandemi.

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Gaery mengakui, tiket.com mengalami penurunan omzet. Namun, dia optimistis pada 2021 ini industri pariwisata Indonesia akan kem bali berjaya. Apalagi, cakupan vaksinasi Covid-19 sudah cukup tinggi. “Kita coba tengok di AS untuk pesawat sudah over booking. Setiap pesawat domestik penuh, enggak ada seat distancing.”

“Harga hotel juga mulai naik karena demand-nya tinggi. Saya selalu optimistis ke depan kita di Indonesia juga akan begitu. Tentunya setelah kondisi membaik, kita bisa travel tanpa ada khawatir,” kata dia.

Sebelumnya, dalam memperingati 10 tahun di industri pariwisata, tiket.com juga terus berinovasi, berevolusi, dan beradaptasi sesuai kebutuhan dengan mengutamakan rasa aman dan nyaman saat bepergian. VP Brand Marketing tiket.com Maria Risa Puspitasari mengatakan, tiket.com memberikan promo Dekade untuk mendorong angka kunjungan wisatawan sampai HUT RI kemarin.

Terbukti, promo tiket.com sangat efektif dalam mendorong angka kunjungan ke destinasi wisata di Indonesia sehingga para pelaku wisata dapat tetap mencari nafkah di tengah kondisi sulit seperti saat ini, kata Risa.

 

 

 
“Pada awal 2021, demand-nya tinggi. Banyak yang sudah lalu lalang. Kebanyakan ke Bali, Yogyakarta, dan Labuan Bajo.”
 
 

 

 

Optimisme Global

photo
Tampilan hotel The Standard, Hua Hin yang akan dibuka di Thailand Desember 2021. - (Dok The Standard Hotel)

Dunia pariwisata global juga mulai merasakan angin segar pulihnya industri perjalanan. Amar Lalvani selaku CEO Standard International (perusahaan induk dari The Standard Hotels), menyampaikan optimismenya dalam bisnis perhotelan di tengah tantangan berkelanjutan akibat Covid-19.

Lalvani juga menyampaikan rencana penambahan terbaru untuk portofolio perusahaan yang saat ini sedang berkembang, The Standard, Hua Hin, resor pertama The Standard di Thailand, yang akan dibuka pada 1 Desember 2021. Selain itu, akan dibuka pula oleh The Standard, Bangkok Mahanakhon, pada 2022. 

The Standard juga dengan senang hati mengumumkan The Standard, Ibiza, juga dijadwalkan dibuka pada tahun 2022. Ketiga properti baru ini akan memulai serangkaian dari 10 proyek tengara tambahan di pasar yang sangat didambakan di seluruh dunia, termasuk, Singapura, Melbourne, Lisbon, Dublin, Brussel dan Las Vegas.

photo
Tampilan hotel The Standard, Hua Hin yang akan dibuka di Thailand Desember 2021. - (Dok The Standard)

Krisis ini, disebut Lalvani, sebagai masa krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi industri perhotelan, dan jutaan orang di seluruh dunia yang bekerja di sektor ini. “Di tengah tantangan seperti itu, kami sangat bersyukur bahwa kami terus dapat menyenangkan para tamu, melayani komunitas kami, dan menciptakan peluang baru bagi anggota tim kami dengan membangun hotel-hotel terkenal di seluruh dunia,” ia melanjutkan. 

The Standard, Hua Hin, hotel pertama The Standard di Thailand, akan dibuka pada 1 Desember 2021. Dengan 178 kamar dan 21 vila yang dilengkapi dengan kolam renang dan akses ke tepi pantai, The Standard, Hua Hin akan menjadi tujuan untuk set kreatif Thailand dan Jaringan global pelanggan setia The Standard. Sebagai lokasi liburan yang popular sejak tahun 1911, Hua Hin yang merupakan kota pantai kecil dengan air yang jernih muncul sebagai tujuan wisata ketika pembangunan rel kereta api pertama kali menghubungkan Bangkok dengan kawasan Selatan. 

Pada pertengahan 1920-an, Hua Hin  menjadi tempat peristirahatan liburan yang dipilih bagi kaum bangsawan. Seiring waktu, desa nelayan yang sepi tersebut telah berubah menjadi tujuan pantai yang populer tanpa kehilangan pesona  lamanya. 

The Standard, Bangkok Mahankhon juga akan menjadi unggulan Asia untuk merek Standard. Dibuka pada 2022, hotel ini bertempat di King Power Mahanakhon Building, sebuah gedung serba guna dengan 78 lantai yang merupakan salah satu bangunan yang tertinggi di Thailand. Berlokasi di CBD antara Sathorn dan Silom, hotel ini akan mencerminkan energi dinamis ibu kota Thailand. 

Dengan 155 kamar, penthouse, kolam teras, pusat kebugaran, ruang pertemuan, dan berbagai tempat makanan, minum, dan kehidupan malam yang dinamis, dari The Parlor hingga Tea Room dan Standard Grill yang terkenal, serta restoran terkenal di Thailand, restoran Mott 32.  

Menuju Secercah Pemulihan

photo
Wisatawan lokal menikmati suasana saat liburan di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Senin (15/3/2021). Tiga wilayah di Pulau Dewata telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beserta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno sebagai zona hijau bebas COVID-19 untuk pelaksanaan program Free Covid Corridor (FCC) yaitu Ubud di Kabupaten Gianyar, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua di Kabupaten Badung, dan Sanur di Kota Denpasar. - (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Mengatasi pandemi perlu kerja sama dan dukungan banyak pihak. Apalagi, saat ini bidang pariwisata terpukul telak selama pandemi ini. Dengan banyaknya masyarakat yang sudah menerima vaksin Covid-19 dan kasus positif yang menurun, peluang bisnis pariwisata untuk pulih makin terbuka.

The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk salah satu hotel yang terdampak pandemi. Beberapa cara pun ditempuhnya, termasuk efisiensi karyawan, agar hotel tetap bertahan. “Karyawan kami dituntut multitasking. Kami semua dituntut bisa bekerja di medan apa pun karena orangnya enggak ada,” ujar Marketing Communications Manager the Sultan Hotel & Residence Jakarta Indira Puliraja kepada Republika, Rabu (1/9).

Dari berbagai mekanisme penghitungan biaya, dia mengatakan, hotel mengalami kerugian banyak sekali. “Tetapi, alhamdulillah, kami enggak ada PHK, masih bisa berjalan dengan jumlah karyawan yang ada walaupun lebih efektif. Dampak lainnya adalah penurunan penerimaan anak magang yang biasanya 90 orang dalam satu batch, kini hanya 10 orang. Penghematan juga dilakukan di banyak aspek. Itulah cara kami bertahan,” ujarnya.

Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 ini, hotel membuka lagi kolam renang baru infinity pool dan lapangan tenis outdoor. Kolam renang dibuka lagi karena banyaknya permintaan masyarakat. Sudah bisa dibuka dengan prokes dan limit. 

“Mulailah berdatangan tamu-tamu weekend dan family staycation. Karena, kolam renang ini jadi salah satu unit selling pointdan instagramable,” ujar Indira lagi.

The Sultan Hotel & Residence juga berkolaborasi dengan travel agent dan e-commerce untuk promo flash sale. Apalagi, hotel bintang lima itu baru saja merayakan HUT-nya yang ke-15. Kerja sama lainnya adalah dengan GoFood, GrabFood, dan Traveloka Eat. Kami berusaha channelingsupaya visibility the Sultan Hotel & Residence tetap ada dan bisa meraih pasar, ujarnya.

Menyoal kewajiban vaksin, the Sultan Hotel & Residence belum ada pengajuan dari Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI). Sementara, aplikasi Traveloka aktif mendukung program vaksinasi nasional lewat layanan `Vaksinasi di Bandara'.

Layanan ini diinisiasi oleh Kemen terian Kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), PT Angkasa Pura II (AP II), dan Traveloka. Gelaran untuk vaksinasi dosis kedua pun digelar pada 9 sampai 22 Agustus 2021 di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Co-Founder Traveloka, Albert mengungkapkan bahwa inovasi yang ditunjang infrastruktur teknologi jadi dasar Traveloka dalam menghadirkan layanan bagi pengguna. Teknologi ini juga menghadirkan berbagai inisiatif selama pandemi, termasuk program vaksinasi. “Kami berharap melalui upaya kolaboratif ini, makin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksinasi agar terbentuk herd immunity.”

Untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, Traveloka juga memberikan free healthy kit, berupa vitamin lengkap, masker, serta hand sanitizer bagi 1.000 penerima vaksin pertama. Promo lainnya adalah kupon diskon Rp 100 ribu untuk layanan sewa mobil (car rental) untuk digunakan calon penerima vaksin dalam memudahkan mobilisasi menuju lokasi vaksin atau sebaliknya. 

 


×