Kesebelasan Prancis dalam Piala Dunia. | Youtube

Olahraga

Prancis Lupa Rasanya Menang Piala Dunia

Kesempatan Prancis menuju Piala Dunia semakin besar.

KIEV – Prancis mengalami kebuntuan dalam kiprahnya pada laga resmi internasional. Armada Les Bleus seperti lupa rasanya mencetak gol untuk memenangkan pertandingan. Teranyar, skuad Ayam Jantan ditahan imbang Ukraina 1-1 di Stadion Olimpiade, Kiev, Ahad (5/9) dini hari WIB, dalam laga Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa.

Gol gelandang Ukraina Mykola Shaparenko pada menit ke-44 dibalas Anthony Martial saat babak kedua baru berjalan lima menit. Gol tersebut menjadi yang pertama dari Martial untuk Prancis dalam lima tahun.

Hasil seri ini merupakan kedua berurutan di pentas kualifikasi Piala Dunia 2022. Jika ditarik ke Piala Eropa 2020 yang baru usai, tim asuhan Didier Deschamps sudah mencatatkan lima hasil imbang secara beruntun, jika tidak memasukkan gol pada babak tambahan 2x15 menit dan adu penalti.

Pada Piala Eropa lalu, Karim Benzema dan rekan-rekan bermain imbang melawan Hungaria, Portugal, dan Swiss selama 90 menit plus injury time. Selanjutnya, dalam laga kualifikasi menuju Qatar, juara Piala Dunia 2018 ini gagal memecundangi Bosnia Herzegovina. Padahal, pertandingan tersebut berlangsung di kandang sendiri, Stade de la Meinau, Strasbourg, Kamis (2/9) dini hari WIB.

Dalama laga itu, Les Bleus bermain dengan hanya sepuluh orang sejak menit ke-51. Pemain bertahan Jules Kounde diusir wasit. Lumrah jika pasukan Deschamps kesulitan menciptakan gol tambahan.

Kali ini, saat bertamu ke markas Ukraina, hasil serupa diraih. Deschamps mengakui, skuad berjuluk Zhovto-Blakytni (Kuning-Biru) memberikan perlawanan sengit terhadap timnya. Deschamps sampai harus mengubah formasi pemainnya pada babak kedua sebagai respons atas permainan Ukraina.

"Kami tahu, Ukraina tampil lebih baik di beberapa area pada babak pertama, jadi kami harus bereaksi. Lawan menyulitkan kami," kata Deschamps, dikutip dari lawan UEFA.

Deschamps membuat beberapa perubahan dari laga kontra Bosnia. Martial, Kurt Zouma, Adrien Rabiot, dan Kingsley Coman menjadi starter di Kiev. Nama terakhir menggantikan Kylian Mbappe yang mengalami cedera. Karim Benzema dicadangkan.

Namun, tetap gol yang diharapkan tak kunjung hadir setelah Martial menyamakan kedudukan dan Deschamps mulai merotasi timnya. Alhasil, Prancis lagi-lagi kehilangan dua poin. Padahal, jika menang, kans untuk lolos langsung ke Qatar makin terbuka.

Prancis masih di puncak klasemen Grup D dengan sembilan poin dari lima laga, unggul empat angka atas Finlandia di kursi runner-up. Namun, Finlandia baru menyelesaikan tiga pertandingan. Ukraina juga mengoleksi lima poin, hasil selalu imbang dari lima laga sehingga berada di urutan ketiga. Sementara, Bosnia di posisi keempat dengan nilai dua dari tiga laga dan Kazakhstan menempati posisi buncit dengan nilai dua dari empat laga.

Di kualifikasi Eropa, hanya juara grup yang berhak lolos ke Qatar. Sementara, runner-up akan menjalani babak play-off untuk berlaga di Piala Dunia 2022. Melihat posisi Prancis sekarang, Deschamps wajib ekstra waspada. Jalan akan sedikit lapang jika bisa mengalahkan Finlandia dalam laga berikutnya, Rabu (8/9) dini hari WIB. Sambil kemudian berharap Ukraina mengganjal Finlandia dan Bosnia pada laga selanjutnya.

Jika melihat sejumlah peluang yang diciptakan Prancis melawan Ukraina, semestinya kemenangan atas Finlandia bukan target teramat sulit. Tim Ayam Jantan hanya perlu lebih tenang di depan gawang.