Provinsi Lampung terima bantuan oksigen dari PT Pusri, Kamis (29/7). | Diskomimfotik Lampung
30 Jul 2021, 03:38 WIB

BUMN Pastikan Kesiapan RS Darurat Lampung

Kementerian BUMN menyatakan Asrama Haji itu sudah layak dijadikan RS darurat.

BANDAR LAMPUNG – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan Rumah Sakit (RS) Darurat Asrama Haji Rajabasa Lampung segera beroperasi dalam waktu dekat. Saat ini, kementerian masih melengkapi sejumlah fasilitas dan peralatan medis dan sarana rumah sakit untuk pasien Covid-19 tersebut.

Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC Fathema Djan Rachmat mengatakan, saat ini Kementrian BUMN sedang menambah tempat tidur sebanyak 200 unit. “Saat ini, kami masih melengkapi fasilitas rumah sakit 10 hari ke depan,” kata dia di Lampung, Kamis (29/7).

Selain itu, BUMN juga merekrut tenaga kesehatan untuk membantu pelayanan di rumah sakit darurat itu. Penyediaan rumah sakit darurat di Lampung karena penularan Covid-19 masih terus terjadi sehingga dibutuhkan persiapan untuk menampung pasien positif bila terjadi lonjakan signifikan.

RS Darurat Asrama Haji Lampung akan digunakan untuk perawatan pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan ringan. Sedangkan perawatan pasien dengan gejala berat tetap di rumah sakit rujukan.

Terkait

Fathema berharap upaya ini akan mampu mengendalikan Covid-19 di Lampung. "Mudah-mudahan upaya yang dilakukan oleh Bapak Gubernur bersama Kementerian BUMN akan meningkatkan ketahanan Lampung terhadap pengendalian Covid-19," katanya.

 

Fathema menambahkan, kebutuhan vaksin di Lampung yang masih kurang akan dilaporkan kepada Kementerian BUMN, mengingat laporan gubernur Lampung masih rendahnya tingkat vaksinasi Covid-19 di Lampung.

Fathema berharap Kementerian BUMN dapat memerhatikan Lampung dapat penyediaan vaksin untuk mencegah penyebaran Covid-19, sehingga program vaksinasi di Lampung akan meningkat. Tak hanya pendistribusian vaksin, ia menyebutkan juga obat-obatan keperluan penanganan pasien Covid-19 di Lampung.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung, dr Reihana mengatakan, Kementrian BUMN menyatakan itu Asrama Haji itu sudah layak dijadikan RS darurat. BUMN juga akan membantu pengadaan 25 ventilator dan 30 HFNC High Flow Nasal Cannula (HFNC) atau alat bantu pernafasan di RS tersebut.

Stok oksigen

Selain kebutuhan tempat perawatan, Lampung juga tengah mengahadapi kesulitan oksigen sejak awal Juli. Stok oksigen di rumah sakit kosong, sedangkan penjual oksigen semakin menipis. Pada Kamis (29/7) kemarin, Lampung menerima bantuan oksigen liquid 15,08 ton dari PT Pupuk Sriwijaya (Pusri).

Oksigen yang dibawa mobil tangki tersebut tiba di RSUD Abdul Moeloek Lampung dari Palembang, Sumatra Selatan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Pertamedika (pertaminabinamedika)

Dirut PT Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan, bantuan oksigen berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pusri dan PT Sinar Mas Grup untuk memenuhi kebutuhan stok oksigen di wilayah Lampung. Bantuan setelah adanya permintaan dari gubernur Lampung terkait krisis oksigen.

“Mudah-mudahan bisa terpenuhi kebutuhan Lampung,” kata dia, kemarin. Oksigen liquid tersebut selanjutnya akan diolah unit instalasi di RSUD Abdul Moeloek Lampung, sebelum didistribusikan ke bagian lain yang memerlukan. 

Bantuan 15,08 ton oksigen dari PT Pupuk Sriwajaya (Pusri) tiba di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Kamis (29/7). Bantuan langsung disambut Gubernur Arinal Djunaidi bersama unsur Forkopimda.

"Alhamdulillah kita menerima 15,08 ton dari teman-teman dari Pusri, sehingga kita mendapatkan fasilitas oksigen," kata Arinal.

Gubernur pun meyakini bantuan tersebut akan terus berkelanjutan dan jumlahnya semakin meningkat. "Sehingga kebutuhan oksigen kita bisa terpenuhi. Mudah-mudahan ini terus meningkat," kata Gubernur.

Jajaran Polda Lampung mengawal truk tangki berisi oksigen liquid dari Palembang ke Bandar Lampung yang tiba Kamis (29/7). Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengatakan, kedatangan jajaran direksi ke Polda Lampung terkait pengiriman bantuan oksigen tersebut untuk menutupi kekurangan tabung oksigen di Provinsi Lampung.

“Polda Lampung ikut membantu dalam proses pengawalan dari Palembang sampai tiba di Bandar Lampung,” kata Kapolda Hendro Sugiatno saat menerima audiensi jajaran direksi PT Pusri di Mapolda Lampung, Kamis (29/7).

Kapolda mengatakan, pengiriman oksigen liquid menggunakan mobil tangki tersebut berlangsung secara bertahap. Oksigen tersebut diserahkan kepada RSUD Abdul Moeloek Lampung dan RS Urip Sumoharjo.

Sumber : Antara


×