Petugas Public Safety Center 119 (PSC 119) bersama petugas puskesmas mengevakuasi jenazah pasien Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri (isoman) di rumahnya di Jalan Cibarengkok, Sukajadi, Kota Bandung, Ahad (18/7/2021). | REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
23 Jul 2021, 03:45 WIB

Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jabar Turun

Gubernur meminta bantuan obat dari Kemenkes untuk menekan kasus kematian penderita Covid-19.

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, angka kasus kematian akibat Covid-19 di Jabar terus menunjukkan penurunan. Fatality rate atau tingkat kematian akibat Covid-19 di Jabar sebesar 1,41 persen yang berarti lebih rendah dari rata-rata nasional.

“Puncaknya di 11 Juli ada 269 laporan, kemarin jadi 80-an (laporan) dan dua hari lalu di angka 70-an (laporan). Mayoritas komorbidnya hipertensi, diabetes, dan jantung,” kata Ridwan Kamil (Emil) di Bandung, Kamis (22/7).

Emil meminta bantuan obat-obatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menekan kasus kematian penderita Covid-19. Obat-obatan itu khususnya untuk tiga komorbid yang menjadi penyebab mayoritas meninggalnya pasien Covid-19.

Dia melanjutkan, tingkat kematian pasien Covid-19 berhubungan dengan cakupan vaksinasi. Angka kasus kematian penderita Covid-19 di Kota Bandung dan Kota Cirebon tergolong rendah karena cakupan vaksinasinya sudah tinggi.

Terkait

“Kesimpulannya, dengan vaksinasi yang maksimal ternyata tingkat kematiannya juga rendah, di bawah satu persen,” kata Emil.

photo
Petugas Public Safety Center 119 (PSC 119) bersama petugas puskesmas memasukkan jenazah pasien Covid-19 yang meninggal saat isolasi mandiri (isoman) ke dalam ambulans di Jalan Cibarengkok, Sukajadi, Kota Bandung, Ahad (18/7/2021). - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Sementara, daerah-daerah yang cakupan vaksinasinya masih rendah, seperti Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut, kata Emil, angka kasus kematian pasien Covid-19 tergolong tinggi. Emil mengatakan, ke depan, akan fokus mempercepat vaksinasi di daerah tersebut.

“Kata Pak Menkes bulan depan jutaan dosis (vaksin) akan dikirim ke Jabar, itu akan meng-cover daerah yang rendah vaksinasinya,” ujar dia.

Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat isolasi mandiri (isoman) juga menunjukkan peningkatan. Data dari LaporCovid-19 menunjukkan, sebanyak 2.313 pasien isoman meninggal hingga Kamis (22/7).

“Ini sumbangsih dari rekap LaporCovid-19 sebanyak 1.901,  rekapitulasi CISDI 412, rekap dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta 1.161,” kata Analis Data LaporCovid-19 Said Fariz Hibban.

LaporCovid-19 mencatat, enam provinsi utama yang mempunyai angka kematian yang lebih besar dibandingkan provinsi lain, yaitu DKI Jakarta sebanyak 1.214 orang, Jawa Barat 249 orang, Jawa Tengah 141 orang,  DI Yogyakarta sebanyak 134 orang, Jawa Timur 72 orang, dan Banten 68 orang.

Sumber : Antara


×