Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii (kiri) dan Apriyani Rahayu (kanan). | Erika Sawauchi
22 Jul 2021, 11:35 WIB

Ganda Putri Indonesia Optimistis Lolos Grup

Pebulu tangkis ganda putri berusaha menampilkan performa terbaiknya.

JAKARTA — Indonesia hanya diwakili satu ganda putri pada Olimpiade Tokyo 2020. Satu-satunya pasangan yang akan berjuang membawa nama Indonesia adalah duet kombinasi pemain senior dan junior, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Bagi Greysia, tampil di pesta olahraga terbesar di dunia ini bukan kali pertama. Tercatat ini adalah penampilan ketiganya di ajang Olimpiade. Debutnya di Olimpiade London 2012 kala itu berpasangan dengan Meiliana Jauhari. Saat Olimpiade Rio 2016, Greysia kembali tampil dengan pasangan yang berbeda, yaitu Nitya Maheswari.

Sayang, dalam dua penampilan di Olimpiade, Greysia belum berhasil mempersembahkan medali. Kini ia tampil dengan Apriyani, pemain yang 10 tahun lebih muda. Greysia yang sekarang berusia 33 tahun mengaku bersemangat dan akan bermain tanpa beban.

Greysia/Apriyani tergabung di Grup A bersama unggulan pertama asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Chloe Birch/Lauren Smith dari Inggris Raya, dan wakil Malaysia Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean.

Terkait

Apriyani yang baru pertama tampil di Olimpiade hanya ingin bisa bermain maksimal di setiap pertandingan. "Persaingan di grup cukup berat, tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin," kata Apri, beberapa waktu lalu.

Sementara, sang pelatih Eng Hian optimistis anak didiknya bisa lolos dari persaingan grup asal tidak lengah. "Saya cukup yakin dengan melihat kondisi selama masa persiapan. Mereka dapat lolos persaingan grup atau lolos ke perempat final," ujar Didi, sapaan akrab Eng Hian, optimistis.

Dari hasil pertempuran sebelumnya, Greysia/Apriyani unggul 4-0 atas pasangan Inggris Raya, Birch/Smith. Kontra ganda Malaysia Chow/Lee, pasangan Indonesia ini sama kuat, 2-2. Namun, Greysia/Apriyani tertinggal jauh 2-8 dari Fukushima/Hirota.

Hal ini membuat Didi melakukan beberapa penyesuaian latihan untuk Greysia/Apriyani selama masa pemusatan latihan di Kumamoto pekan lalu. Ia juga mengaku persiapan anak asuhnya sudah mencapai 99 persen jelang pertandingan perdana. "Mereka sangat menikmati setiap program latihan yang diberikan dan menjalankan secara optimal," katanya.

Greysia/Apriyani akan memulai perjuangan di Olimpiade Tokyo 2020 melawan pasangan Malaysia pada Sabtu (24/7) di Mushashino Forest Sport Plaza.

Sudah berada di Tokyo

Sebanyak 26 atlet Indonesia telah berada di Tokyo, Jepang, setelah kloter ketiga yang berisikan lifter Deniserta dua pedayung Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri tiba di Bandara Narita Tokyo, Rabu. Secara keseluruhan, Indonesia mengirim 28 atlet ke Olimpiade Tokyo.

Pemberangkatan mereka dibagi menjadi empat kloter. Bulu tangkis menjadi kloter pertama dengan jumlah 11 atlet, dan mereka sudah tiba di Jepang pada Jumat (9/7).

Kemudian, rombongan kedua yang terdiri dari 12 atlet dari lima cabang olahraga telah menginjakkan kaki di Negeri Sakura itu pada Ahad (18/7), dengan rincian empat atlet panahan, empat atlet angkat besi, satu atlet menembak, dua atlet renang dan satu atlet selancar.

Dalam keterangan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo yang diterima di Jakarta, Rabu, total atlet yang sudah berada di Tokyo sampai dengan saat ini, yakni 26 orang.

Sementara itu, cabang olahraga atletik yang beranggotakan dua atlet dijadwalkan bergabung dengan kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo pada 24 Juli dan akan didampingi Sekjen NOC Indonesia Ferry Kono. Kloter ketiga yang baru tiba di Tokyo hari ini langsung disambut oleh pejabat KBRI Tokyo Sonny Surachman Ramli dan Arief Wibisono.

Deni, Mutiara dan Melani tiba bersama dengan tiga anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI), yakni Rafiq Hakim Radinal, Indra Gamulya dan Arlan Perkasa Lukman. Selain itu, ada pula beberapa ofisial yang terdiri dari tiga tenaga medis, tiga media internalKOI, tiga pelatih, dua orang dari tim sport science, dua orang dari tim pendukung dan tiga orang dari media nasional.

Dengan demikian, kloter ketiga yang sudah tiba di ibukota Jepang itu pada hari ini berjumlah 22 orang. Selain rombongan kontingen Indonesia, ada juga rombongan International Technical Official (ITO) dari Indonesia yang bertugas pada cabang bulu tangkis dalam Olimpiade tahun ini. Seluruh kontingen yang tiba di Tokyo dikabarkan dalam keadaan sehat dan sudah dipastikan negatif Covid-19.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Indonesia in Japan