Bhabinkamtibmas bersama Satgas Covid-19 Regol, mendatangi toko yang masih buka dan tempat makan sekaligus mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 saat sosialisasi pemberlakuan PPKM Darurat, di Jalan Otto Iskandardi | Edi Yusuf/Republika
05 Jul 2021, 03:55 WIB

PPKM Masih Dilanggar

Ruas-ruas jalan di berbagai daerah selama masa PPKM Darurat mulai disekat.

CIREBON – Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat se-Jawa dan Bali belum seragam. Masih ditemukan pelanggaran-pelanggaran PPKM di lapangan.

Di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, masih didapati sejumlah aktivitas usaha seperti rumah makan belum ditutup pada waktunya. Sejumlah pembeli juga masih terlihat leluasa menyantap makanan di warung makan. Pelanggaran ini ditemukan oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang di Ungaran, Sabtu (3/7) malam.

Bupati Semarang, Ngeati Nugraha mengakui, masih banyaknya pelanggaran di tempat usaha, khususnya rumah makan. “Tanpa dukungan dari masyarakat melalui kepatuhan terhadap berbagai ketentuan pembatasan PPKM Darurat, akan sulit bagi pemerintah untuk bisa mengendalikan penularan dan penyebaran Covid-19,” kata Ngesti di Semarang, Ahad.

Di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, juga masih ada sejumlah pemilik usaha yang melanggar aturan. Hal itu terungkap saat petugas gabungan melakukan patroli yang dimulai dari Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Sabtu (3/7) malam.

Terkait

photo
Petugas gabungan mengimbau pedagang untuk menutup kiosnya saat penerapan jam operasional Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pasar Adiwinangoen Ngadirejo, Temanggung, Jateng, Ahad (4/7/2021).  - (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Dalam patroli itu, para petugas dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Satpol PP, dan lainnya mengingatkan pihak pengelola untuk mematuhi pembatasan jam operasional selama PPKM Darurat. Mereka tidak boleh melewati batas waktu jam operasional yang ditentukan, yakni pukul 20.00 WIB. 

Para petugas juga membantu pengelola minimarket, toko, kafe, rumah makan, dan PKL menutup tempat masing-masing karena telah melewati batas waktu. “Kami melaksanakan pengawasan, penertiban, dan imbauan pada hari pertama PPKM Darurat,” kata Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, yang memimpin langsung patroli.

Di Depok, Jawa Barat, beredar video lurah di Pancoranmas tetap menggelar pesta perkawinan anaknya dengan sajian musik dan ikut berjoget. "Saya sudah perintahkan Satpol PP Kota Depok untuk dibubarkan. Sekarang sudah dibubarkan. Yang bersangkutan akan segera kami panggil dan periksa. Tentu ada sanksinya," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dikonfirmasi.

Di Kota Tasikmalaya, masih banyak masyarakat yang abai menerapkan protokol kesehatan (prokes) di Pasar Cikurubuk. Selain itu, pembatasan pengunjung juga belum terlihat pasar terbesar di wilayah Priangan Timur itu.

"Mekanisme pembatasan memang belum terlihat hari ini, tapi kita sudah tempatkan personel agar pengunjung bisa dibatasi sesuai ketentuan," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, Ahad (4/7).

Penutupan jalan

Sementara di berbagai daerah, penutupan dan penyekatan jalan diberlakukan. Polresta Banyumas di Jawa tengah, misalnya, menutup sejumlah ruas jalan di Kota Purwokerto sejak Sabtu (3/7). “Menjelang sore hingga pagi hari,'' kata Kasatlantas Kompol Arie Prayitno, Sabtu (3/7). 

Penutupan ruas jalan dilakukan mulai Sabtu pukul 15.00 WIB hingga Senin (5/7) pukul 06.00 WIB. Sedangkan pada Senin hingga Jumat, penutupan ruas jalan dilakukan lebih dini mulai pukul 14.00 WIB hingga keesokan harinya pukul 06.00 WIB.

Ruas jalan yang ditutup meliputi seluruh ruas jalan yang menuju Alun-Alun Kota Purwokerto dan GOR Satria Purwokerto. “Seluruhnya, ada 10 ruas jalan yang dilakukan penutupan,'' kata Arie.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga menyiapkan titik-titik penyekatan guna menyaring pendatang yang masuk selama diterapkannya PPKM darurat. "Ini (titik-titik penyekatan) sedang kita siapkan dengan kekuatan gabungan Dishub Kota Yogyakarta, polresta, dan kodim, untuk menyaring orang yang datang memasuki Kota Yogyakarta," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

photo
Petugas kepolisian memasang pembatas jalan saat penutupan jalan protokol di Jalan Al-Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung, Ahad (4/7/2021). Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Polresta Bandung menerapkan kebijakan buka tutup di sejumlah ruas jalan protokol sebagai tindak lanjut dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Heroe menegaskan, yang memasuki Kota Yogyakarta setidaknya harus menunjukkan surat keterangan bebas dari Covid-19. Baik itu hasil negatif dari tes swab antigen maupun PCR, termasuk kartu identitas.

Selain itu, yang masuk ke Kota Yogyakarta juga hanya untuk masyarakat yang sudah divaksin. Setidaknya, sudah mendapatkan satu kali dosis suntikan vaksin Covid-19. "Serta menjelaskan tujuannya, ini adalah upaya untuk mengondisikan agar mobilitas orang bisa dikendalikan selama PPKM darurat ini di Kota Yogyakarta," ujar Heroe.

Penyekatan juga dilakukan, mengingat seluruh destinasi wisata di Kota Yogyakarta ditutup selama PPKM darurat. "Destinasi wisata ditutup, pertokoan selain kebutuhan hidup sehari juga tutup. Maka tentu harus ada penyaringan orang yang akan datang ke Yogyakarta," kata dia.

Sementara di DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan pihaknya mendirikan 63 titik-titik penyekatan, baik di dalam maupun di luar kota. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, 63 titik penyekatan itu tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. 

photo
Petugas kepolisian memasang pembatas jalan saat penutupan jalan protokol di Jalan Al-Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung, Ahad (4/7). - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

Adapun perinciannya adalah sebanyak 28 titik berada di dalam tol dan batas kota/provinsi. Kemudian sebanyak 21 titik pembatasan mobilitas dan 14 titik pengendalian mobilitas di wilayah yang dianggap rawan pelanggaran protokol kesehatan.

Terkait penyekatan tersebut, jalan-jalan utama di Jakarta tampak lengang tanpa dilintasi kendaraan. Meski begitu, keramaian lalu lintas masih terlihat di daerah-daerah penyangga.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)


×