Tim Inggris berpose dalam sebuah pertandingan. | AP
24 Jun 2021, 05:44 WIB

Lawan Berat Menanti Inggris dan Kroasia

Inggris lolos sebagai juara Grup D tanpa pernah kebobolan.

LONDON — Striker timnas Inggris Raheem Sterling mencetak gol tunggal kemenangan atas timnas Republik Ceska pada laga terakhir Grup D Piala Eropa (Euro) 2020 di Stadion Wembley, Rabu (23/6) dini hari WIB. Kemenangan tersebut mengantar the Three Lions menjadi pemuncak klasemen Grup D.

Inggris mengoleksi tujuh angka hasil dari dua kemenangan atas Ceska dan Kroasia serta sekali imbang kontra Skotlandia. Armada polesan Gareth Southgate unggul tiga angka dari Kroasia yang duduk di posisi kedua dan Republik Ceska di kursi ketiga. Baik Kroasia maupun Ceska mengakhiri fase grup dengan perolehan empat angka dan menemani Inggris ke babak 16 besar.

"Pertandingan berjalan sulit dan itu adalah penampilan bagus dari kami. Anda memenangkan sepak bola apabila tidak kebobolan dan berhasil mencetak gol ke gawang lawan dan kami melakukan itu," kata Sterling purnalaga dikutip laman resmi UEFA, Rabu (23/6).

Penyerang sayap milik Manchester City itu juga optimistis pasukan Tiga Singa akan terus mempertahankan tren positif, terlebih kini skuad-nya sudah memasuki babak knock-out.

Terkait

"Ceska adalah tim yang sangat bagus dan mereka sangat sulit ditembus. Untunglah kami berhasil mencetak gol. Namun, kami tak boleh cepat berpuas diri karena masih ada tantangan di depan," ujar pelatih Inggris Gareth Southgate.

Adapun Inggris diprediksi bakal menghadapi tim runner-up Grup F, yang berisikan kesebelasan-kesebelasan top, seperti Jerman, Prancis, Portugal, dan Hungaria. Selain Prancis yang sudah memastikan lolos, tiga tim lain masih berjuang untuk bisa mengamankan tiket 16 besar.

Menanggapi calon lawan yang akan dihadapi oleh Inggris, Southgate memilih tak memusingkan hal tersebut. Pelatih berusia 50 tahun itu menilai siapa pun lawan akan menjadi tantangan yang harus dilalui oleh Kieran Trippier dan kawan-kawan.

"Untuk menjuarai sebuah turnamen elite, Anda harus menyingkirkan tim besar. Kami ingin memastikan keluar sebagai juara grup dan tetap bermain di Wembley. Kami tidak tahu apakah itu menguntungkan dalam hal undian, tapi juara grup bagus untuk kepercayaan diri tim," kata Southgate.

Sementara, lolosnya Inggris mengukir beberapa fakta menarik dalam sejarah sepak bola Negeri Ratu Elizabeth. Tiga Singa yang lolos dari fase grup Piala Eropa tanpa kebobolan satu gol pun memuncaki klasemen untuk ketiga kalinya, seperti edisi 1996 dan 2012 silam.

Kejutan lain dari Grup D, yakni keberhasilan timnas Kroasia memenangkan partai pemungkas versus Skotlandia. Gelandang veteran Luka Modric menebar sensasi menyusul gol indah dari luar kotak penalti melalui tembakan kaki bagian luar.

Meski bermain di kandangnya sendiri, yaitu di Stadion Hampden Park, Skotlandia tak bisa mengimbangi permainan Kroasia dengan skor akhir 1-3. Skotlandia pun dipastikan tersingkir setelah hanya mengantongi satu angka dari Grup D.

 
Ketika bermain seperti ini, kami berbahaya untuk tim lawan.
 
 

"Kami senang karena bermain bagus dan lolos ke babak berikutnya. Ketika bermain seperti ini, kami berbahaya untuk tim lawan," kata Modric menegaskan.

Di sisi lain, pelatih Kroasia Zlatko Dalic menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung timnas Kroasia. Pasalnya, dukungan fan sangat berarti untuk memberikan motivasi tinggi bagi skuad Vatreni. "Sepuluh hari ini adalah ujian besar bagi saya dan yang lain. Kami menunjukkan apa yang bisa kami lakukan," kata dia menegaskan.

Nantinya finalis Piala Dunia 2018 itu akan menghadapi runner-up Grup E, antara Swedia, Spanyol, Slowakia, dan Polandia. Keempat tim tersebut masih berpeluang lolos sebagai pemimpin klasemen, runner-up, pun tim posisi tiga terbaik.

Akan tetapi, Kroasia kemungkinan besar akan bertemu lawan sulit. Calon lawannya bisa saja Spanyol ataupun Swedia, dua tim yang menjadi kesebelasan favorit di Grup E.


×